
Kakek yoga dan pak dedi berada di perjalanan menuju NP Group, setibanya di lampu merah mobil yang di kendarai oleh pak dedi berhenti.
"Dedi kita ke panti asuhan kasih ibu aja, saya mau menemui santi langsung. untuk Nattan kamu kabari kalau aku menunggu dia di rumah besar sore ini.
"Baik tuan, tetapi kenapa tuan mau menemui santi secara langsung.
"Itu karena saya tidak yakin santi mau menemui kamu, kalau kamu ke sana sendiri.
"Tapi tuan, saya yakin saya akan menemukan gadis itu, walaupun saya tidak bertemu dengan santi.
"Apa kamu seyakin itu mereka akan memberikan informasi kepada kamu, bahkan semua orang yang ada di panti itu tau kalau kamu mantan suami dari santi. kamu tau maksud saya.
Pak dedi diam dia tidak menjawab semua perkataan kakek yoga, karena semua yang kakek yoga bilang itu adalah benar. dia sendiri dari kemaren tidak yakin kalau santi akan mau menemuinya setelah perceraian mereka.
"Kenapa kamu diam, apa kamu memikirkan bagaimana caranya kamu kembali dengan santi (ledek kakek dan sedikit senyum di bibirnya)
"Tidak tuan, saya cuma sedang berkonsentrasi menyetir.
"Alasan kamu
__ADS_1
Seketika suasana pun hening, tanpa ada lagi pembicaraan antara bos dan asistennya itu.
**
Cukup lama kakek dan pak dedi di perjalanan karena sempat terjebak macet, di jam-jam kantor dan sekolah seperti sekarang memang sering terdapat kemacetan dibeberapa titik.
"Dedi sudah 1 jam lebih kenapa kita belum sampai juga, apa kamu sengaja membuat jalan mobil ini seperti keong supaya kamu tidak bertemu dengan santi (omel kakek yoga)
"Maafkan saya tuan, bukan seperti itu. sepertinya ada kecelakaan di depan jadi mobil kita belum bisa jalan, mau putar arah juga tidak bisa mobil kita sudah terjebak.
"Terus berapa lama lagi kita akan di sini.
"Saya tidak tau tuan.
20 menit kemudian mereka sampai di depan panti asuhan Kasih ibu pak dedi memarkirkan mobilnya di depan panti asuhan itu, lalu keluar dan membukakan pintu mobil untuk tuannya.
Melihat kedatangan kakek yoga beserta pak dedi salah satu penjaga panti yang kebetulan sedang membersihkan pekarangan panti pun mendekat menghampiri kakek yoga dan pak dedi.
"Assalamualaikum...tuan yoga, apa kabar (sapa pak asep salah satu penjaga panti, sambil mengulurkan tangannya untuk bersalaman)
__ADS_1
"Waalaikumsalam... alhamdulillah saya baik pak asep. bagaimana kabar semuanya di panti, maaf saya lama tidak berkunjung.
"Ya tuan saya tau tuan pasti sibuk, alhamdulillah semuanya baik tuan, oh ya saya sampai lupa silahkan masuk tuan, pak dedi silahkan masuk.
"Terima kasih asep, apa santi ada di ruangannya. (sambil berjalan memasuki kawasan panti)
"Ada tuan, ibu santi ada di ruangannya.
"Baiklah, tidak usah di antar asep, kamu lanjutkan saja pekerjaan kamu, saya bisa sendiri ke sana.
"Baiklah tuan, kalau begitu saya permisi dulu, assalamualaikum...
"Waalaikumsalam...(jawab keduanya)
Kakek yoga dan pak dedi berjalan menuju ruangan di mana biasanya ibu santi tempati. sampai di depan ruangan pak dedi mengetok pintu ruangan itu.
Tok tok tok....
"Assalamualaikum...(Ucapnya dari luar)
__ADS_1
"Waalaikumsalam...(Jawab ibu santi dari dalam sambil berjalan mendekati pintu dan membuka pintu)
"Mas dedi...(ucap ibu santi ketika melihat mantan suaminya yang berada di depan pintu)