Cinta Karena Janji

Cinta Karena Janji
Ketahuan


__ADS_3

Nayna menggeliat, lalu mengucek matanya secara berlahan, setelah matanya benar-benar terbuka dan semua kesadaran sudah kembali, nayna melihat ke arah jam yang ada di dinding kamar.


Saat ini jam menunjukan pukul 11.00 wib siang


Nayna melihat ke samping, tampak Nattan masih tidur dengan pulas menghadap miring ke nayna tangannya satu memeluk tubuh mungil nayna.


Nayna menggerakkan tubuhnya secara berlahan, memiringkan tubuhnya untuk menghadap ke Nattan. Secara berlahan nayna melakukan nya supaya Nattan tidak terbangun atau mengganggu tidur Nattan.


Nayna tersenyum, lalu menyingkirkan sedikit rambut yang menutupi wajah Nattan.


Nayna mengusap wajah Nattan dengan lembut. Lalu secara pelan dan berlahan nayna mengecup kening Nattan.


Secara berlahan nayna menjauhkan lagi wajahnya. Melihat Nattan yang masih tidur dengan pulas tanpa terganggu atau pun terbangun dengan apa yang di lakukan oleh nayna barusan.


Nayna menatap Nattan sambil tersenyum malu. Nayna menutupi wajah nya dengan satu tangan karena malu, lalu nayna membukanya dan kembali menatap Nattan.


"Kamu seperti bayi kalau sedang tidur seperti ini mas...! Gak tau kenapa saya sangat suka melihat kamu tidur, dan saya juga gak tau sejak kapan saya suka menatap kamu dalam tidur seperti ini mas secara diam-diam seperti ini. (kata nayna)


"Kamu sangat tampan mas, kamu sangat sempurna. Saya sangat beruntung memiliki kamu di hidup saya. Terima kasih mas sudah hadir di hidup saya.


Saya sangat mencintai kamu Samuel Nattan Prayoga. (kata nayna lagi)


"Saya juga sangat mencintai kamu Nyonya Samuel Nattan Prayoga (kata Nattan, sambil tersenyum menatap nayna)


"Mas Nattan, kamu sudah bangun (ucap nayna gugup dan kaget)


Nayna, menggeser tubuhnya lalu berusaha untuk duduk. dengan cepat Nattan mencegahnya, Nattan menahan tubuh nayna dengan tangannya.


"Ya mas udah bangun (kata Nattan yang masih menahan tubuh nayna supaya tidak bangun dan kabur menjauh dari nya)


"Mas lepaskan nay, nay mau ke kamar mandi (kata nayna yang berusaha lepas dari perangkap Nattan)


"Gak mas gak Mau, Udah lebih baik sayang diam, gak usah memberontak kayak gitu, karena mau dengan cara apa pun sayang mencoba ingin lepas dari mas sayang gak akan bisa. Mas itu lebih kuat dari sayang. udah lebih baik sayang diam dan nurut kepada mas, karena bagaimana pun usaha sayang mau lepas dari mas sayang tetap gak akan bisa. Apa lagi seperti ini, malah itu akan menyakiti diri mu sendiri sayang. Kamu tetap gak akan bisa lepas sayang. (kata Nattan)


"Ya ya baiklah, nay ngaku kalah sekarang. Tapi mas longgarkan dulu cengkraman kaki mas ini, kaki nay sangat sakit karena kaki mas ini. (kata nayna)


"Baik mas akan longgarkan, tapi sayang harus janji dulu, bagaimana sayang mau janji... (kata Nattan)


"Janji...? janji apa sih mas...? (tanya nayna)


"Janji kalau sayang gak akan kabur dari mas, bagaimana...? Janji...(kata Nattan)


"Ya baiklah (kata nayna)


"Kok cuma ya baiklah...! janji dulu sayang...(kata Nattan lagi)


"Ya iya, nay janji. Puas...(kata nayna lagi)


"Nah begitu, itu baru anak pintar. (kata Nattan)


Nattan pun melonggarkan jepitan kakinya di kaki nayna. Lalu tersenyum penuh kemenangan kepada nayna.


"Gak usah senyum senyum seperti itu...Mas itu jelek tau. (kata nayna)

__ADS_1


"Jelek...yakin...?


Ah...mas yakin, kata kata itu bukan dari hati nay kan...! (goda Nattan)


"Ya bukan dari hati nay, tapi dari mulut nay (kata nayna)


"Yakin...mas ini jelek....! Perasaan tadi mas dengar ada orang yang bilang mas ini tampan...! Oh ya Apa sayang tau, ternyata selama ini ada orang yang secara diam-diam sering melihat mas tidur loh. Mas baru tau itu, Dan dia sangat mencintai mas. Mas sangat bahagia mendengar nya. (goda Nattan lagi)


Nayna dengan cepat menutup wajahnya, karena wajah nayna seketika memerah karena malu, ternyata semua omongan nya tadi di denger oleh Nattan.


"Kok malah di tutupin begitu wajahnya, kenapa sih sayang...? apa sayang merasa malu sekarang...! udah gak usah malu. Masak menggoda suami sendiri malu. (kata Nattan yang berusaha membuka tangan nayna yang menutupi wajahnya)


"Sayang...ayo buka, udah gak usah malu. Buka ya mas mau lihat loh wajah istri mas yang menggoda suami nya diam-diam ini. (kata Nattan)


"Mas, jangan begini nay malu. (kata nayna, lalu nayna pun menyembunyikan wajahnya di dada Nattan)


Hahaha...


"Ternyata, istri mas bisa malu juga ya. Kirain gak bisa (kata Nattan, sambil mengelus kepala nayna)


Kedua nya terdiam beberapa menit, lalu....


"Oh ya, dari kapan mas bangun...? perasaan pas nay bangun dan liat mas, mas masih tidur pulas loh tadi...? (tanya nayna yang mengangkat kepala nya tiba tiba dan menatap Nattan)


"Dari kapan ya, kasih tau hak ya...!! (kata Nattan)


"Mas...gak usah mulai deh, jawab aja yang nay tanya barusan (kata nayna lalu memanyunkan bibir nya)


"Ya ya mas jawab, mas kebangun dari istri cantik mas ini diam-diam mencuri mencium suaminya. (kata Nattan)


"Em...(jawab Nattan sambil tersenyum)


"Uh...mas jahat, bukannya membuka mata malah mas semakin pura-pura tidur ternyata. Nay yakin pasti mas sengaja ya kan...? (kata nayna, lalu nayna pun memukul Nattan dengan bantal guling yang di pegang nya)


Hahaha...


Nattan tertawa sangat puas karena bisa mengerjai istri nya.


"Mas jahat...(teriak nayna, lalu kembali memukul Nattan dengan bantal dan guling)


Nattan tertawa dan duduk, lalu menghindar dari pukulan Nayna, Nattan terus saja menghindar dan tertawa itu membuat nayna semakin jengkel, nayna pun melemparkan bantal serta guling kepada Nattan.


Nattan dan nayna saling pukul guling di atas tempat tidur, mereka bercanda, saling serang sambil tertawa.


Bantal serta guling sudah berserakan kemana-mana, selimut serta alas kasur sudah tidak beraturan.


Tanpa mengetuk pintu, atau pun salam mami jihan masuk kedalam kamar pasangan suami istri itu yang tidak di kunci.


"Ya allah...Ini kamar atau kapal pecah sih, kenapa semua nya berantakan seperti ini...!! (ucap mami jihan, sambil melangkah masuk dan melihat ke seluruh kamar yang tampak berantakan)


Nattan dan nayna yang kaget, langsung berhenti bercanda dan melihat ke arah sumber suara.


Keduanya terdiam sambil menatap mami jihan. Mami jihan juga menatap pasangan suami istri itu yang masih duduk di atas tempat tidur tangan keduanya masih memegang guling.

__ADS_1


"Kalian berdua sedang apa sih...? bukannya buat cucu malah membuat kamar berantakan seperti ini. (kata mami jihan)


Kata kata mami jihan membuat keduanya tersadar, dan tersedak, lalu nayna dan Nattan pun saling pandang.


"Uh...dasar suami istri aneh (kata mami jihan)


Mami jihan pun berjalan dan keluar dari dalam kamar pasangan suami istri itu sambil terus mengomel, membuka pintu lalu menutup nya kembali.


Nayna dan Nattan menatap mami jihan dengan heran.


Lalu tiba tiba pintu kamar kembali terbuka.


"Kakek dan yang lain sudah menunggu kalian berdua di bawah untuk makan siang, jadi segeralah turun. Nanti mami akan kirim orang untuk membereskan kamar kalian yang seperti kapal pecah ini. Ok (kata mami jihan, yang hanya menongolkan kepalanya di ambang pintu kamar)


"Baiklah mi, sebentar lagi kita turun (kata nayna)


"Baiklah, mami turun duluan. Segeralah menyusul. (kata mami jihan lagi)


Mami jihan pun pergi, menutup kembali pintu kamar.


Sepanjang jalan menuju ruang makan mami jihan tidak henti hentinya tersenyum, mengingat apa yang di lakukan oleh anak dan menantu nya.


Sedangkan di kamar


Nayna sudah turun dari tempat tidur, lalu pergi ke kamar mandi untuk mencuci muka. Tidak lama nayna keluar dan bersiap-siap untuk turun ke bawah.


"Mas cepat lah siap-siap semua nya sudah menunggu kita untuk makan siang, jangan bengong lagi. (kata nayna)


"Ya sayang, mas gak bengong. Mas cuman lagi heran aja, mami juga ikutan aneh sama seperti kakek. (kata Nattan sambil berjalan masuk ke kamar mandi)


Nayna hanya diam dia tidak menanggapi perkataan Nattan.


Sambil menunggu Nattan, nayna pun membereskan tempat tidur, merapikannya dan menata bantalnya kembali ke tempat nya.


"Kok sayang yang bereskan, bukannya tadi mami bilang anak minta tolong orang untuk membereskan nya. (kata Nattan saat baru keluar dari kamar mandi)


"Udah gak apa-apa mas, biar gak begitu berserakan. (kata nayna)


"Oh baiklah, ya udah ayo turun (kata Nattan)


"Ya ayo (kata nayna)


Mereka pun keluar dari kamar lalu menuruni tangga dan berjalan menuju ruang makan, di mana di sana semuanya tampak sudah berkumpul untuk makan siang.


...Bersambung...


...Jangan lupa tinggalkan jejaknya ya teman-teman......


...🤗🤗🤗...


...Vote, like dan komen....


...Hidupkan juga tanda Favorit nya ❤ biar tau kalau author sudah update....

__ADS_1


...🥰🥰🥰...


...Terima kasih 🙏...


__ADS_2