Cinta Karena Janji

Cinta Karena Janji
Permintaan Maaf


__ADS_3

Suara mobil terdengar berhenti di depan dream house, bik Minah dengan cepat membukakan pintu rumah, karena bik Minah tau itu suara mobil siapa.


Nattan keluar dari dalam mobil, lalu memberikan kunci mobil kepada bik Minah.


"Ini Bik, (kata nattan, dan memberikan kunci mobil itu ke bik Minah) Bibik minta antar mang koko aja ya ke supermarket nya...!!! Nattan mau istirahat, capek abis meladeni orang-orang gila di kafe tadi.


"Siapa den, maksud aden teman-teman den Nattan...?


"Ya bik, makanya saya malas kalau harus ngumpul bersama mereka, kalau saya gak di ancam sama Nando itu tadi, gak bakalan saya mau ke sana. (omel Nattan)


"Hahaha aden ada-ada aja. Udah-udah aden gak usah marah-marah lagi, mereka kan gak ada di sini sekarang. (Kata bik Minah sambil tersenyum lebar)


"Oh ya di mana nayna bik...?


"Ada di kamar den, sepertinya lagi tidur, mungkin non nayna kelelahan abis bibik ajak keliling-keliling tadi.


"Baiklah kalau begitu saya ke kamar dulu ya bik, mau tidur siang juga.


"Ya den.


Nattan pun pergi, berjalan menaiki tangga sambil melihat ada email yang masuk dari ardy di hp nya.


Nattan melihat sebentar menghentikan langkahnya, lalu memasukan kembali hp nya, dan melanjutkan langkah nya.


Saat Nattan hendak meraih gagang pintu kamar hp Nattan kembali berbunyi tetapi itu bukan bunyi pesan masuk, tetapi ada seseorang yang menghubunginya.


Nattan mengurungkan niatnya membuka pintu, lalu mengambil kembali hp nya, melihat nama yang tertera di dalam panggilan yang ada di hp nya.


(Sekretaris Dian) Begitulah nama yang tertera di layar hp Nattan.


'Ngapain dia menghubungi saya, apa di lupa sama pesan saya. (kata Nattan pada dirinya sendiri saat melihat itu panggilan dari dian)


Nattan langsung menggeser tombol merah yang ada di hp nya, (ya Nattan langsung menolak panggilan hp dari dian)


Saat Nattan hendak memasukkan hp lagi ke dalam saku, hpnya kembali berbunyi, Nattan kembali melakukan hal yang sama sampai berulang-ulang.


Karena kesal karena dian tidak mengerti kenapa dia menolak panggilannya Nattan pun mematikan hp nya dengan kesal.


Lalu Nattan masuk ke dalam kamar, saat Nattan masuk ke dalam kamar Nattan tidak melihat nayna ada di sana.


"Kemana dia...? apa di dalam kamar mandi...?(kata Nattan pada dirinya sendiri)


Nattan menutup pintu perlahan, lalu berjalan ke arah pintu kamar mandi, mengecek suara dari balik kamar mandi, Nattan tidak mendengar apa pun.


Nattan membuka pintu lalu mengeceknya ke dalam kamar mandi, yang ternyata kosong, lalu Nattan berjalan ke kamar ganti, yang juga kosong.


Nattan keluar, dan kembali ke kamar, lalu Nattan mengecek ke ruang bacanya yang terdapat di dalam kamar itu. Saat Nattan masuk ke sana Nattan melihat nayna yang tertidur di sofa panjang yang ada di ruang baca.

__ADS_1


"Kenapa dia malah tidur di sini, sambil pegang buku lagi, pasti dia ke tiduran. (kata Nattan, ngomong sendiri)


Nattan mengambil buku yang di peluk nayna secara berlahan, melihat sejenak buku yang di baca nayna, lalu meletakan buku itu di atas meja.


Nattan mengangkat tubuh mungil nayna, secara berlahan supaya nayna tidak bangun, dan membawanya ke tempat tidur yang ada di dalam kamar mereka.


Lalu Nattan meletakan nayna ke tempat tidur secara berlahan, dan menyelimuti nayna dengan selimut yang ada di tempat tidur.


Nattan melihat wajah polos nayna dengan tidak berkedip, menyentuh kepala nayna yang masih terbungkus hijab.


"Ternyata dia memang sangat cantik, saya gak menyangka kalau gadis kecil ini sudah menjadi istri saya sekarang. (kata Nattan di dalam hati, sambil tersenyum)


Dan seketika Nattan pun tersadar, lalu cepat-cepat dia menarik tangannya lalu menggelengkan kepalanya.


"Tidak, tidak, Ada apa dengan saya, kenapa saya bisa seperti ini. Sudah lah....(kata Nattan pada dirinya sendiri)


Nattan berjalan dan masuk ke kamar mandi, setelah selesai dan mengganti pakaiannya, Nattan pun berjalan ke tempat tidur, lalu naik ke tempat tidur di sebelah nayna.


Nattan meletakan bantal di belakang punggungnya, dan bersandar. Lalu Nattan meraih buku bacanya yang ada di dalam laci di sebelah tempat tidur.


Nattan membuka bukunya, lalu Nattan kembali menutup buku itu, dan melihat ke arah nayna, Nattan pun meletakan buku itu kembali dan turun dari tempat tidur dan menghampiri nayna yang tidur di sisi sebelahnya.


Nattan mengamati jilbab yang masih terpasang di kepala nayna, lalu dia mencoba membukanya. Berkali-kali Nattan mencobanya akhirnya Nattan tau cara membukanya.


Nattan membukanya secara berlahan lalu mengangkat kepala nayna secara berlahan, supaya tidak membangunkan nayna.


Ya ternyata nayna terbangun karena ulah Nattan. Dengan gelagapan Nattan pun berkata.


"Maaf, mas lancang membuka jilbab nay, mas gak ada maksud apa-apa kok, mas cuma melihat nay gak nyaman tidur masih menggunakan ini. (kata Nattan, sambil mengangkat jilbab nayna yang masih di pegang nya.)


Nayna yang juga merasa kaget, memegang kepalanya lalu menurunkan satu per satu kakinya dari tempat tidur memposisikan badannya untuk duduk di pinggir tempat tidur.


"Ya mas gak apa-apa. (kata nayna sambil membetulkan rambutnya yang panjang)


"Tapi kenapa kamu malah bangun, kamu lanjut tidur aja. (kata Nattan, yang masih terpesona melihat nayna, meletakan jilbab nayna di atas meja kecil yang ada di samping tempat tidur)


Nattan pun melangkah dan duduk juga di sisi tempat tidur di sebelah nayna yang masih tertunduk tidak melihat ke arahnya, Nattan meraih dagu nayna yang masih tertunduk, untuk menatap dia.


Nayna pun memutar badannya sedikit dan menghadap ke Nattan tetapi masih tidak menatap mata Nattan.


"Nay, kita itu sudah sah, kita itu sudah jadi suami istri sekarang, jadi kamu tidak perlu malu atau pun takut sama mas. Semua yang ada pada diri mu, mas berhak melihat dan memilikinya, Tetapi Sejak kita ketemu bahkan setelah kita menikah kamu bahakan tidak pernah lebih dari 10 detik menatap mas. Apa mas sejelek itu sampai-sampai kamu gak mau melihat mas.... Sekarang coba kamu lihat ke mas...!!!


Nayna mengangkat wajahnya, seketika matanya beradu tatap dengan Nattan. Seketika jantung nayna berdegup sangat kencang, dan pada saat nayna kembali ingin mengalihkan pandangannya, Nattan dengan cepat meraih tangan nayna dan langsung memeluknya.


Seketika nayna pun kaget dengan perlakuan Nattan, nayna mencoba untuk melepaskan pelukan Nattan, tetapi Nattan malah semakin mengeratkan dekapannya.


Karena kalah tenaga, akhirnya nayna hanya bisa pasrah tanpa membalas pelukan Nattan.

__ADS_1


Nattan melepaskan pelukannya, lalu memegang kedua pipi nayna dengan kedua tangannya, dan mendekatkan wajahnya.


"Apa sekarang kamu gugup, kenapa wajah kamu terlihat memerah...? (kata Nattan saat memegang kedua pipi nayna)


Nayna hanya diam saja, karena dia tidak tau lagi harus seperti apa, jantungnya berdegup sangat kencang saat ini.


"Maaf mas melakukan ini supaya kamu merasa nyaman, tidak takut dan canggung lagi kepada mas. ingat mas ini suami kamu sekarang, jadi mas mau kamu juga bisa bersikap biasa saja seperti kamu lagi bersama mami dan ibu santi dan begitu juga ke pada mas. Kamu boleh anggap mas ini sahabat kamu. apa kamu mengerti...?


"Ya mas, tetapi...? (kata nayna terhenti)


"Tetapi apa...? (tanya Nattan)


"Nay juga mau mas Nattan juga bersikap biasa sama nay, seperti kepada kakek, dan tidak terlalu formal kepada nay.


"Baiklah, mas janji (kata Nattan)


"Dan satu lagi. (kata nayna, yang mulai menatap Nattan)


"Apa...? (Nattan)


"Kalau mas mau pergi-pergi mas harus bilang langsung sama nay ya, nay gak mau seperti tadi lagi, nay merasa jadi orang lain ada di dekat mas. (kata nayna dengan raut muka sedihnya dan kembali tertunduk)


"Ya, maaf tadi mas gak bilang secara langsung sam kamu, karena mas kira kamu lagi istirahat, jadi mas gak mau ganggu waktu istirahat kamu. Makanya mas titip pesan sama bik Minah.


"Baiklah untuk kali ini nay maafkan. (kata nayna sambil berdiri, dan berjalan ke kamar mandi)


"Kamu mau ke mana (tanya Nattan)


"Mau ke kamar mandi (jawab nayna tampa melihat ke arah Nattan)


"Hai teman kan mas tidur dulu. (kata Nattan)


Nayna tidak menjawab perkataan Nattan, dan langsung masuk ke dalam kamar mandi.


...*Bersambung*...


...Jangan lupa vote, like, dan komennya teman-teman ๐Ÿค—๐Ÿฅฐ...


...Maaf up nya agak lama, dan cuma 1 aja. Author nya agak sibuk tadi. ๐Ÿ™๐Ÿฅฐ...


...Terima Kasih ...


...Untuk yang masih setia membaca dan menunggu "Cinta Karena Janji" update. ...


...๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜...


...Mampir juga ya di novel baru Author...

__ADS_1


..."Cinta Pria Berkuasa" up nya per minggu, setiap hari minggu jam 13.00 wib. ๐Ÿฅฐ๐Ÿฅฐ๐Ÿฅฐ...


__ADS_2