
Semua siswa dan siswi Az-Zahra sudah berkumpul di restoran yang ada di hotel, semuanya sedang menikmati makan malam mereka, termasuk nayna dan Nattan yang duduk satu meja dengan dinda, dita, boy dan pak Adam kepala sekolah.
"Pak apa kami boleh jalan-jalan keluar hotel untuk menikmati suasana malam di sekitar hotel...? (tanya dita, saat mereka semua sudah selesai makan)
"Bole, tapi ingat gak boleh jauh-jauh, dan pulang sebelum pukul 10, karena tepat jam 10 akan bapak absen. (kata pak Adam)
Ye...ye...ye..
Sorak semua murid yang mendengarkan.
"Siap pak, terima kasih ya pak...! (ucap dita kepada pak adam)
Lalu dita mendekatkan badannya ke dinda dan nayna.
"Kita keluar ya din, nay, sebentar aja kok. Mau ya nay, din. (kata dita)
Dinda menganggukkan kepalanya, tanda dia setuju.
"Gue minta izin dulu ya...(ucap nayna, dengan suara kecil)
Satu persatu murid keluar dari restoran, dan mereka berjalan keluar hotel, boy juga sudah pamitan dan pergi keluar dengan teman-temannya.
"Mas, nay izin keluar juga ya sama dinda dan dita. (ucap nayna yang duduk di samping Nattan, saat Nattan sudah tidak bicara dengan pak Adam)
"Ya, tapi hati-hati, ingat jangan terlalu jauh dari hotel (kata Nattan sambil menatap nayna)
"Baik mas, terima kasih ya (ucap nayna sambil tersenyum)
Nayna menganggukkan kepalanya melihat ke dinda dan dita yang dari tadi menunggu jawaban nayna.
"Pak Adam, mas Nattan kita permisi keluar dulu ya (ucap nayna)
"Ya, ingat sebelum pukul 10 sudah di kamar masing-masing. (kata pak Adam)
"Siap pak (jawab nayna, dita dan dinda serentak)
Assalamualaikum...(ucap ketiganya lagi)
"Wa'alaikumsalam... (jawab pak adam dan Nattan, berbarengan)
Nayna, dita dan dinda pergi meninggalkan Nattan dan pak Adam yang masih berbicara berdua di restoran. Dan guru-guru yang ikut termasuk ibuk rita, mereka juga keluar hotel, melihat suasana malam.
"Apa kita sebaiknya keluar juga pak Nattan...? (tanya pak Adam, kepada Nattan)
"Saya sebenarnya malas pak, tapi baiklah kita keluar sebentar sambil cari angin (jawab Nattan)
__ADS_1
"Ya udah kalau begitu, mari...(kata pak Adam, sambil bangkit dari duduknya)
Nattan berdiri dari duduknya, lalu pak Adam dan Nattan berjalan keluar restoran, sambil berbicara pak Adam dan Nattan berjalan menuju taman yang tidak jauh dari hotel itu.
"Sepertinya taman ini cukup ramai ya pak pada malam hari, dan banyak juga pedagang-pedagang yang berjualan, (ucap Nattan)
"Ya pak Nattan, karena di sini rame makanya banyak juga yang berjualan di sini. (pak adam)
"Eh pak Adam, pak Nattan, (ucap neta, yang kebetulan melihat Nattan dan pak adam berjalan di sekitar taman)
"Iya neta, kalian di sini juga...? di mana yang lain...? (tanya pak Adam)
"Iya lah pak, kitakan cari tempat untuk jalan-jalan, ada pak, di sebelah sana, (tunjuk neta) ibuk rita juga di sana. (ucap neta)
"Terus kenapa kalian bertiga gak gabung di sana...? (tanya pak Adam)
"Ini kita mau ke sana pak...!!! tadi kita pergi cari ini dulu. (ucap belva sambil memperlihatkan tentengan mereka)
"Apa pak adam Adam dan pak nattan mau ke sana...? (tanya neta)
"Boleh juga, apa kita ke sana dengan anak-anak pak nattan (pak Adam)
Nattan menganggukkan kepalanya, lalu mereka berjalan bersama, neta dengan sengaja berjalan di samping Nattan.
Neta yang melihat Nattan duduk sendirian memberanikan diri untuk duduk di samping Nattan.
"Apa saya boleh duduk di sini pak...? (tanya neta)
"Duduk lah (jawab Nattan, tanpa melihat ke neta)
Neta duduk di samping Nattan sambil mencuri curi menatap Nattan, sedangkan Nattan tidak mempedulikan neta yang duduk di sampingnya, karena dari tadi nattan hanya menatap nayna yang duduk di rumput bersama teman-temannya yang lain juga dita dan dinda, yang duduk di sisi kanan dan kiri nayna.
Neta melihat arah pandangan Nattan dengan cemberut.
"Pak Nattan sedang lihat apa...? (tanya neta)
"Gak ada cuma lihat, teman-teman kamu yang lagi asyik bermain (jawab Nattan masih tanpa melihat ke arah neta) "Apa kamu gak ikutan main...? (tanya Nattan)
"Gak pak, permainannya gak seru (jawab neta)
Nattan diam dia tidak menanggapi lagi ucapan neta. Nattan tersenyum kepada nayna, karena nayna yang baru menyadari kalau Nattan ada di sana.
Lalu hp Nattan pun berbunyi, Nattan berdiri dari duduknya lalu mengangkat telpon itu sedikit menjauh dari keramaian.
Setelah cukup lama berbicara dengan Ardy, Nattan menghampiri nayna yang sudah duduk di salah satu bangku bersama dita dan dinda.
__ADS_1
"Mas dari mana...? (tanya nayna, saat Nattan berdiri di samping nya)
"Mas dari sana tadi ardy menghubungi mas. (jawab Nattan)
"Oh...(nayna)
"Ayo kita kembali ke hotel sekarang, ini sudah pukul 9 nay (kata Nattan sambil melihatkan jam tangannya kepada nayna)
"Mas Nattan sama nayna duluan aja, kita ke hotel bareng ibuk rita aja nanti. (ucap dinda)
"Iya mas Nattan duluan aja sama nayna (sambung dita)
"Tunggu sebentar di sini ya nay, mas kasih tau pak adam dulu. (kata Nattan)
"Ya mas (jawab nayna)
Nattan menghampiri ibuk rita dan pak adam yang sedang mengobrol sambil menikmati makanan yang di jual para pedagang.
"Pak adam, buk rita, saya bawa nayna kembali ke hotel ya, sepertinya dia sudah kelelahan. (ucap Nattan)
"Ya pak Nattan, baik lah. (jawab ibuk rita, sedangkan pak adam hanya menganggukkan kepalanya)
Setelah mendapat jawaban dari ibuk rita dan pak adam, Nattan kembali ke nayna, setelah berpamitan dengan dita dan dinda, nayna pergi bersama Nattan, berjalan beriringan.
"Mas nay boleh beli itu gak untuk makan di dalam kamar....? (tanya nayna menatap Nattan sambil menghentikan langkah nya)
"Ya (jawab Nattan, sambil memegang tangan nayna menghampiri penjual)
Nayna memesan beberapa makanan yang dia suka, dan juga beberapa minuman.
Setelah mengambil pesannya, Nattan dan nayna kembali ke hotel.
...*Bersambung*...
...Jangan lupa tinggalkan jejaknya ya teman-teman...
...๐ค๐ค๐ค๐ฅฐ...
...Terima Kasih ๐๐...
...Mampir juga ya di karya Author yang satunya ๐ค...
...(Cinta Pria Berkuasa)...
...๐๐ป๐๐...
__ADS_1