
Malam itu suasana di rumah besar sudah mulai sepi, karena mereka sudah masuk ke kamar masing-masing, begitu juga dengan nayna, dia sudah masuk ke kamar. Nayna melihat ke sekitar kamar, dia tidak menemukan Nattan ada di dalam kamar itu.
"Kemana dia...? (kata nayna pada diri sendiri)
Nayna melangkah dan masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri, lalu nayna masuk ke kamar ganti untuk mengganti pakaiannya dengan baju tidur, tanpa membuka jilbabnya. Nayna keluar dari kamar ganti secara perlahan, setelah keluar ternyata Nattan masih belum kembali.
"Apa mas Nattan masih di ruang kerja kakek...? Katanya dia cuti kerja, tetapi kenapa dia kalau di rumah masih kelihatan sibuk mengerjakan sesuatu...!!! Ah dia memang sangat aneh, kadang wajahnya itu terlihat sangat menakutkan. (nayna merinding sendiri dengan kata-katanya)
Ya sudah lah ngapain juga saya mikirin dia, lebih baik saya tidur sekarang, dari pada nanti bertatapan dengan cowok aneh itu lagi. (kata nayna, pada dirinya sendiri)
Nayna naik ke tempat tidur, berbaring dan menyelimuti tubuhnya. Karena nayna adalah anak yang mudah untuk tidur kalau sudah ketemu bantal dan kasur, jadi tanpa butuh waktu lama nayna pun tertidur.
Di sisi lain Nattan masih sibuk dengan laptop yang ada di hadapannya di dalam ruang kerja kakek yoga, Nattan memeriksa semua email yang di kirimkan oleh ardy dan beberapa email yang di kirim oleh perusahannya yang ada di luar negri, setelah memeriksa semuanya dan sudah mengirim beberapa data kepada ardy, Nattan pun melihat ke arah jam dinding.
"Ah...Sudah jam 2 ternyata, gak terasa saya sudah lama di sini. Pasti semua orang sudah pada tidur. Dan gadis itu pasti juga sudah tidur. (kata Nattan pada dirinya sendiri)
Nattan meregangkan tubuhnya yang terasa kaku, lalu menutup laptopnya dan berjalan keluar dari ruang kerja kakek yoga, Nattan menaiki tangga menuju kamarnya yang ada di lantai 2 rumah besar.
__ADS_1
Sesampainya di depan kamar Nattan membuka pintu kamar, masuk dan menutup kembali pintunya secara berlahan, dan melihat nayna yang sudah tidur di tempat tidur dengan lampu kamar yang masih menyala.
Nattan meletakan laptopnya di atas meja, lalu masuk ke kamar mandi, setelah selesai Nattan masuk ke kamar ganti untuk mengerti pakaiannya.
Keluar dari kamar ganti, Nattan berjalan ke tempat tidur, mematikan lampu kamar dan menyisakan lampu tidur saja yang masih menyala. Nattan naik ke tempat tidur menyenderkan tubuhnya, lalu menoleh ke arah nayna.
"Benar kata ardy, gadis ini memang sangat cantik dan berbeda dengan perempuan-perempuan luar sana yang pernah saya temui. Tidak menggunakan make up aja dia sudah sangat cantik. Tetapi kenapa dia masih memakai itu...? apa dia memang tidak pernah melepasnya walaupun sedang tidur...? saya rasa dia tidak nyaman tidur menggunakan itu, apa karena saya ada di sini makanya dia tidak mau melepasnya...? Ah sudah lah kenapa saya malah memikirkan dia, pasti saya sudah mulai gila..! ah...lebih baik saya tidur sekarang dari pada memikirkan yang tidak-tidak. (kata Nattan di dalam hatinya)
Karena pusing sendiri memikirkan nayna, Nattan pun membaringkan tubuhnya di tempat tidur, lalu memejamkan matanya. Entah butuh waktu berapa lama akhirnya Nattan pun tertidur.
**
"Kenapa mas Nattan seperti ini, sejak kapan dia masuk ke kamar...? (kata nayna dalam hati)
Nayna menurunkan tangan Nattan secara berlahan supaya tidak membangunnya. Lalu nayna pun turun dari tempat tidur dia masih lega ternyata pakaiannya masih utuh menempel di tubuhnya.
"Syukur lah, tidak terjadi apa-apa semalam. (kata nayna pada diri sendiri, saat berada di dalam kamar mandi)
__ADS_1
Nayna membersihkan diri dan berwudhu, lalu keluar kamar mandi dan melaksanakan tugasnya sebagai muslim. Setelah selesai nayna memberanikan diri untuk membangunkan Nattan.
"Mas, mas, mas Nattan bangun, sudah subuh (panggil nayna)
"Ya, kamu siap-siap dulu sana nanti mas nyusul (kata Nattan masih mengumpulkan kesadarannya)
"Nay sudah selesai sholat mas, sekarang nay mau ke bawah dulu bantu mami sama ibu menyiapkan sarapan. (jawab nayna)
"Ya pergilah (kata Nattan sambil duduk di pinggir tempat tidur)
Nayna berjalan ke arah pintu kamar, saat hendak keluar nayna pun teringat sesuatu, dengan cepat nayna membalikan badannya melihat ke tempat tidur di mana Nattan duduk tadi, dan ternyata Nattan sudah tidak ada di sana, Nattan sudah masuk ke kamar mandi.
"Ya... mas Nattan udah masuk ke kamar mandi lagi, pasti lama. Bagaimana ya apa di tunggu saja atau tanya nanti aja, tapi bagaimana kalau mami sama ibu bertanya nanti di bawah, nay mau jawab apa...!!! Ya sudah lah lebih baik di tunggu saja. (kata nayna pada dirinya sendiri)
Nayna melepaskan kembali tangannya yang sudah meraih gagang pintu, lalu berjalan ke sofa yang ada di kamar, nayna pun duduk di sana sambil memainkan hp nya.
...*Bersambung*...
__ADS_1
...Jangan lupa vote, like, dan komennya ya teman-teman ๐ค๐ค๐ค๐ฅฐ...
...Terima Kasih ๐ untuk yang masih setia membaca "Cinta Karena Janji"...