Cinta Karena Janji

Cinta Karena Janji
Liburan ke Puncak


__ADS_3

Pagi itu semua anggota keluarga sudah berkumpul di rumah besar untuk pergi liburan ke puncak.


"Mami, apa semuanya sudah siap. (tanya papi syam)


"Alhamdulillah udah mas. (mami jihan)


"Ya sudah, ayo semuanya kita berangkat. (papi syam)


"Apa papi yakin cuma membawa 2 mobil saja...?(tanya Nattan)


"Ya nak, (papi syam)


Baiklah di mobil 1, akan di Kendari oleh ardy, untuk nattan, nayna, dan santi di mobil 1. Saya, ayah dan jihan di mobil 2, nanti dedi yang mengendarai. bagaimana setuju. (usul papi syam)


"Baiklah pi Nattan setuju, lagian kalau ardy dan pak dedi capek bisa bergantian sama kita untuk mengendarai mobilnya. (Nattan)


"Ya sudah kalau begitu semuanya boleh masuk ke mobil. oh ya nak jihan apa kita perlu membawa beberapa orang asisten rumah tangga...? (tanya kakek yoga)


"Gak perlu ayah, karena semuanya sudah di urus sama mas syam, mas syam meminta bantuan kepada pak totok dan istri untuk menyewa beberapa orang warga di sekitar vila menyiapkan apa saja yang kita butuhkan selama di puncak. (mami jihan)


"Baiklah kalau begitu ayo kita berangkat. (kata kakek yoga)


"Ya ayah (mami jihan)


mbok janah titip rumah ya, kami pergi dulu.


Assalamualaikum....

__ADS_1


"Ya nyonya, Waalaikumsalam....(mbok janah)


Mobil mereka sekarang sudah keluar dari gerbang rumah besar menuju puncak.


**


Di mobil 1


Tampak Nattan mencuri-curi melihat ke arah nayna melalui kaca yang ada di dalam mobil. Nayna tidak menyadari kalau ada yang melihatnya karena nayna sedang asyik mengobrol dengan ibu santi, tanpa menghiraukan kedua pria yang ada di depan.


"Bro, apa kamu tidak bosan melihat kaca itu terus (tanya ardy menggoda Nattan)


Nayna dan ibu santi seketika melihat ke arah ardy, menghentikan obrolan mereka. Nattan juga melihat ke arah ardy yang bertanya kepadanya.


"Apa maksud kamu ardy...? (Nattan)


"Sudah, kamu fokus saja ke depan nanti kita malah nabrak kalau kamu melihat saya terus. (kata Nattan mengalihkan pembicaraan)


"ngeles kamu bagus juga bro, takut ketahuan ya hahaha (ledek ardy)


Kring...kring..kring...(hp nayna yang ada di dalam tas kecil yang di bawanya berbunyi, lalu nayna mengambilnya dan mengangkat hpnya, Nattan menatap ke arah nayna yang ada di belakang, lalu kembali memutar kepalanya menghadap ke depan ke arah jalan.


๐Ÿ“ž(nayna) Assalamualaikum...


๐Ÿ“ž(dita) Waalaikumsalam nay, apa kamu ada di rumah sekarang...?


๐Ÿ“ž(nayna) Maaf dit, sekarang saya tidak ada di rumah, saya lagi ada di luar. Emangnya ada perlu apa kamu...?

__ADS_1


๐Ÿ“ž(dita) Kamu lama gak di luarnya...? saya mau ngajak kamu ke mall untuk nemanin saya membeli kado ulang tahun kak leo.


๐Ÿ“ž(nayna) Maaf ya dit, tapi saya tidak bisa nemanin kamu, karena saat ini saya lagi dalam perjalanan pergi ke puncak bersama keluarga saya.


๐Ÿ“ž(dita) Apa...jadi kamu lagi pergi liburan nay...?


๐Ÿ“ž(nayna) Ya dit, mungkin besok saya baru kembali. Maaf ya...?


๐Ÿ“ž(dita) Baiklah kalau begitu saya coba telpon dinda dulu ya nay, mudah-mudahan dia bisa nemanin saya ke mall.


๐Ÿ“ž(nayna) Ya dit, oh ya saya juga titip ya kado untuk kak leo, sepertinya saya tidak akan sempat untuk membelinya.


๐Ÿ“ž(dita) Baiklah nanti saya carikan. udah ya saya tutup dulu, assalamualaikum... l love you


๐Ÿ“ž(nayna) Terima kasih ya dit, waalaikumsalam... I love you too.


Nayna kembali memasukan hpnya ke dalam tas. Melihat ke arah ibu santi yang sudah terlelap. lalu mengarahkan pandangannya ke arah depan, seketika nayna melihat ke arah kaca dan melihat Nattan sedang menatapnya, nayna buru-buru mengalihkan pandangannya menatap ke arah luar dari kaca di pintu samping mobil.


\**Bersambung\*


jangan lupa vote, like, dan komennya


๐Ÿค—๐Ÿฅฐ๐Ÿฅฐ


Biar Author tambah semangat menulisnya


๐Ÿ’ช๐Ÿ’ช๐Ÿ’ช*

__ADS_1


__ADS_2