
Deru suara mobil terdengar lebih ramai dari malam biasanya.
Karena malam ini adalah malam minggu, jadi jalanan sangat ramai, yang di dominasi oleh para muda mudi yang menghabiskan waktu malam mereka dengan pasangannya.
Karena ini adalah pertama kalinya nayna keluar malam dengan seorang laki-laki, walaupun itu adalah suaminya sendiri tetapi nayna tetap merasa sedikit canggung.
Nayna yang hanya diam saja sejak mobil mereka melaju meninggalkan dream house, dan sekarang nayna tetap diam dia sibuk melihat sekitar, karena pemandangan malam dan siang di jalanan sangat berbeda membuat nayna asyik sendiri melihat-lihat sekitar.
Nattan yang sejak tadi mencuri-curi pandang melihat ke arah nayna, Nattan merasa heran kenapa tiba-tiba nayna jadi pendiam padahal biasanya kalau nayna melihat pemandangan apa lagi kalau yang baru di lihatnya nayna selalu bertanya dan tidak akan diam seperti sekarang.
Mobil mereka berhenti karena terjebak macet. Nattan melihat kebelakang mobilnya ternyata antrian sangat lah panjang.
"Sepertinya mobil kita terjebak sayang, di depan sama di belakang sangatlah ramai mobil-mobilnya. (ucap Nattan)
"Ya mas sepertinya begitu, terus bagaimana dengan makan malam kita mas...? pasti bakalan telat kita makan malamnya, bukannya mas gak bisa telat makan...? (tanya nayna yang sudah mulai cemas)
"Ya sih sayang, tetapi mas gak apa-apa kok, sayang gak usah kuatir ya. Mudah-mudahan tidak lama kita terjebak di sini. (ucap Nattan, sambil sedikit memajukan mobilnya)
"Ya mas, mudah-mudahan cepat mobilnya bergerak normal lagi. (ucap nayna)
Emangnya kita ke mall *** itu mas...? (tanya nayna)
"Ya sayang, kita cari makan di sana aja. Setelah makan baru kita nonton. Mas udah lama gak nonton di bioskop. Sayang mau kan...? (kata Nattan)
"Ya mas, Emangnya ada film apa mas malam ini...? (tanya nayna)
"Mas gak tau sayang ada film apa aja. Coba deh sayang cek ada film apa aja...!! (kata Nattan)
"Ya mas (jawab nayna)
Lalu nayna mengecek di ponselnya, ada film apa aja malam ini, dan di putar jam berapa aja.
"Banyak nih mas film nya, tapi mas mau nonton film yang genre apa...? Di sini yang ada film yang genre romantis dan horor aja yang di putar malam ini..? (tanya nayna)
"Film yang romantis aja sayang, kalau film horor mas gak berani. (ucap Nattan)
__ADS_1
"Jadi mas takut nonton film horor...? (tanya nayna)
"Em...!!! Emangnya sayang berani nonton film horor...? (tanya Nattan sambil menatap kearah nayna)
"Ya gak juga mas. (ucap nayna sambil menggelengkan kepalanya)
"Hahaha...(tawa Nattan) Kita ternyata banyak kesamaan sayang. Mas baru tau ternyata sayang juga takut nonton film horor. (ucap Nattan sambil mengelus kepala nayna)
"Nay bukan takut mas, tetapi nay cuma gak suka dengar suara para setannya, bikin merinding. (ucap nayna)
"Itu sama aja sayang, kalau takut bilang aja takut gak usah gengsi. (ledek Nattan)
"Siapa yang gengsi mas, nay gak gengsi kok. Tapi mas kan laki-laki, seharusnya laki-laki itu pemberani, tetapi kenapa mas malah takut...? (tanya nayna yang merasa heran)
"Emangnya laki-laki gak boleh takut sayang sama hantu-hantu bohongan itu...? Laki-laki itu juga manusia sayang jadi ada sifat takutnya juga. Bukan cuma perempuan aja yang memiliki sifat takut itu...!! (kata Nattan, sambil melajukan mobilnya karena jalan sudah mulai normal)
"Ya nay tau mas setiap manusia ada sifat takutnya, tetapi kan biasanya laki-laki itu tidak takut mas saat menonton film horor. (ucap nayna)
"Ya memang benar sayang, kebanyakan laki-laki memang tidak takut dengan menonton film horor, tetapi sangat berbeda dengan suami kamu ini sayang, mas awalnya juga bias saja sayang saat menonton film itu, tetapi pada saat mas usia sekitar 10 tahun, kakek ngajak mas nonton film horor di bioskop tanpa di temani oleh nenek. Dan awalnya mas nonton biasa saja terus kakek meminta mas untuk memakai kaca mata 3 dimensi gitu, ya mas nurut aja, saat setan bohongan itu muncul mas kaget, dan mas menangis sambil meminta pulang kepada kakek. Kakek pun membawa mas pulang dan sampai di rumah mas memeluk nenek dan besoknya mas demam selama seminggu, selama demam itu mas selalu ketakutan. (kata Nattan)
"Ya sayang, usil bangat walaupun sudah di marahin sama nenek alma tetapi usil kakek tetap gak berubah, apa lagi sama mas dan juga ardy. (kata Nattan)
"Ah, nay jadi kangen mas sama kakek. (ucap nayna)
"Ya sayang, mas juga kangen. Mungkin kakek dan yang lain akan pulang di awal bulan depan sayang...! karena kemarin mas dapat telpon dari pimpinan perusahaan kakek di sana, Dia bilang kondisi perusahaan sudah stabil seperti semula. (kata Nattan)
"Wah, berarti 2 minggu lagi dong mas...? (tanya nayna)
"Ya sayang, tapi mas belum bertanya kepada kakek sayang untuk memastikan nya, rencananya besok mas mau menghubungi kakek, sekalian bertanya tentang perkembangan perusahaan di sana. (kata Nattan)
"Oh, ya udah mas jangan lupa tanyakan nanti ya mas...! Mas kalau kakek, papi sama mami pulang kita nginap di rumah besar beberapa hari ya mas...!! (ajak nayna)
"Ya sayang, tapi cuma beberapa hari aja ya, gak untuk selamanya. (kata Nattan, sambil memarkirkan mobilnya di parkiran sebuah mall yang ada di kota mereka tinggal sekarang)
"Ya mas nay janji, cuma beberapa hari kok (ucap nayna yang sudah merasa sangat senang)
__ADS_1
"Ya udah, ayo kita turun... kita sudah sampai sayang. (ucap Nattan)
Nayna melihat ke arah luar kaca mobil, yang ternyata benar mereka sudah di parkiran sebuah mall, karena keasyikan mengobrol nayna sampai-sampai gak menyadari kalau mereka sudah ada di parkiran mall.
Nattan dan nayna keluar dari mobil mereka, lalu mereka berdua berjalan masuk kedalam mall sambil berpegangan tangan.
"Wah rame bangat ya mas. (kata nayna saat mereka sudah ada di dalam mall)
"Karena malam ini malam minggu makanya ramai sayang. (ucap Nattan)
"Bagaimana kalau kita ketemu orang yang mengenali kita mas. (ucap cemas nayna)
"Udah sayang gak usah kuatir ya. Ya udah dari pada sayang berpikiran yang tidak-tidak, lebih baik kita makan di sana. Mas udah lapar. (ucap Nattan)
"Ya mas (jawab nayna)
Nattan dan nayna pun berjalan ke selah satu tempat makan yang ada di mall itu. Setelah sampai di sana Nattan dan nayna duduk dan mulai memesan makanan yang ingin mereka makan.
"Mbak, yang meja meja di sana juga ya. Tolong tanyakan mereka mau makan apa. (ucap Nattan sambil menunjuk meja yang tidak jauh dari mejanya)
Nayna yang mendengar perkataan Nattan melihat ke arah meja yang di tunjuk Nattan.
"Jadi mereka mengikuti kita dari tadi mas...? (tanya nayna saat pelayan tempat makan itu sudah pergi)
"Ya sayang, udah sayang tenang aja ya, mereka cuma menjaga kita tidak akan mengganggu kencan pertama kita ini. (ucap Nattan, sambil sedikit mengecilkan suaranya, sedikit berbisik kepada nayna yang duduk di sebelahnya)
Nayna tidak menanggapi ucapan Nattan, nayna hanya tersenyum melihat kepada Nattan, seketika Nattan dan nayna saling tatap.
...*Bersambung*...
...Jangan lupa tinggalkan jejaknya ya teman-teman...
...🤗🤗🤗...
...🥰🥰🥰...
__ADS_1
...Terima Kasih 🙏...