Cinta Karena Janji

Cinta Karena Janji
Sahabat


__ADS_3

Sahabat yang baik itu bukan hanya ada di saat kita bahagia saja, tetapi juga ada di saat kita kesusahan dan dapat musibah.


Sahabat adalah salah satu orang terpenting dalam kehidupan pribadi kita. Hal ini akibat dari fungsi kita sebagai manusia sosial yang tak lepas dari lingkaran pergaulan, dimana dalam sebuah pergaulan kita menemukan, bahkan memilih seseorang yang tepat untuk dijadikan sahabat, agar hari-hari yang dilewati dalam sebuah pergaulan terasa lebih lengkap.


Sahabat memiliki peranan penting bagi kehidupan kita. Kehadirannya menjadi salah satu unsur pembentukan warna-warni kehidupan kita sehari-hari, artinya sahabat bisa menjadi salah satu sumber kesuksesan dan kegagalan kita di masa depan. Karena itu, pilihlah sahabat yang bisa membuat hidupmu berwarna indah, dan jauh dari ke kusaman noda-noda hitam kehidupan.


Sahabat adalah orang yang sabar akan kesalahan dan kekurangan sahabatnya. Dia memiliki kelapangan dada untuk selalu memaafkan kesalahan kita, sebaliknya jika dia melakukan kesalahan, maka  tidak pernah enggan untuk meminta maaf dan memperbaiki diri. Selain itu, dia juga selalu berusaha menerima, bahkan ikut melengkapi segala kekurangan kita.


Sahabat adalah orang yang senantiasa mau melantunkan do’a-do'a terindah untuk kita. Kecintaannya kepada kita, akan selalu mendorongnya untuk memohon kepada Allah, agar kita selalu dilimpahi kebahagiaan, dijauhkan dari marabahaya dan kesedihan, serta diampuni segala dosa-dosa yang telah kita perbuat.


Sahabat adalah seseorang yang bisa dipercaya, pandai menjaga rahasia, dan menutupi aib. Seorang sahabat sejati tidak akan pernah menjatuhkan sahabatnya sendiri. Baginya kepercayaan dan rahasia kita adalah amanah, sedangkan aib kita adalah aibnya, artinya jika aib kita terbongkar maka dia juga ikut merasa malu dan sedih. Oleh karena itu, dia akan selalu menjagamu dari segala keburukan.


Sahabat adalah ibarat tangan kanan dan kiri. Jika tangan kanan tak kuat mengangkat beban, maka tangan kiri secara refleks langsung membantu, begitu pula sebaliknya. Artinya, satu sama lain saling mendukung, dan bahu membahu untuk meringankan beban sahabatnya, dan meraih kesuksesan bersama.


Sahabat adalah cermin. Ibarat sebuah cermin, maka dia akan selalu menampakkan wujud asli kita, kita tidak akan pernah marah dengan cermin meski saat bercermin kita terlihat jelek. Ibarat ini mengandung makna bahwa sahabat akan selalu jujur mengatakan kekurangan kita tanpa harus membuat kita marah. Dia bisa menyampaikan kekurangan kita dengan luwes, penuh kelembutan, dan kasih sayang. Sehingga, kritikannya enak disimak dan membuat kita sadar, serta membangkitkan motivasi untuk memperbaiki diri.


Sahabat adalah orang yang mencintai kita karena Allah. Ini bisa jadi adalah kunci utama langgengnya sebuah persahabatan. Maknanya adalah sahabat yang mencintai kita karena Allah maka dia tidak akan mengharapkan balasan apapun atas kebaikan yang di lakukan nya untuk kita. Dia hanya mengharapkan balasan, dan ridho dari Allah. Inilah yang disebut ketulusan dalam persahabatan.


Sahabat adalah magnet kebaikan, seorang sahabat sejati akan membawa kita menjadi seseorang yang baik, dewasa, dan berkualitas. Bila dekat dengannya, maka tumbuh motivasi untuk terus memperbaiki diri.


Sahabat adalah pahlawan, dia akan selalu siap membela kita saat orang-orang menyudutkan dan mencaci maki kita.


Begitu lah arti sahabat oleh ketiga remaja yang saat ini sedang bersiap-siap untuk kepulangan salah seorang sahabatnya yang sudah terlihat lebih baik itu.


Ini adalah hari kedua dita di rawat di rumah sakit, dan siang ini dita sudah di bolehkan pulang oleh Dr.Nando.


Nayna dan dinda sengaja tidak sekolah hari ini karena mereka ingin mengantar dita pulang.


Perdebatan antara 2 sahabat mewarnai ruang rawat itu, dan pada akhirnya dita mengalah, dia menuruti keinginan sahabatnya nayna untuk tinggal di dream house untuk sementara waktu, sampai keadaan dita benar-benar pulih seperti sedia kala.


Karena dita tinggal di kediaman nayna untuk sementara, dinda yang tidak mau kalah membujuk mamanya yang kebetulan ada di sana untuk menjenguk dita bersama papa dinda. Untuk bisa menginap juga di kediaman nayna.


Karena besok adalah hari libur, jadi mama dinda mengizinkan putrinya itu untuk menginap di kediaman nayna.


Nattan tidak keberatan dengan ide istrinya itu, Nattan selalu menuruti keinginan istrinya, yang penting istrinya bahagia.


saat ini mereka sudah berada di depan rumah sakit, mama dan papa dinda sudah berpamitan untuk pulang. Nayna, dinda dan dita yang duduk di kursi roda sedang menunggu Nattan yang mengambil mobil di parkiran.


Setelah mobil datang mereka masuk ke dalamnya, yang terlebih dahulu membantu dita untuk masuk, walaupun dita sudah beberapa kali bilang kalau dia bisa sendiri tetapi kedua sahabatnya itu tetap membantu dita masuk ke dalam mobil tanpa menghiraukan perkataan dita.


"Nayna, gue kembali ke kost gue aja ya...? gue gak enak sama lo dan mas Nattan, gue pasti merepotkan kalian berdua nanti. (kata dita yang masih berusaha membujuk sahabatnya nayna)


Nayna hanya diam, dia berpura-pura tidak mendengar apa yang baru saja di katakan sahabatnya itu.

__ADS_1


"Udah dita, gak usah merasa gak enak mas sama nayna gak keberatan kok dita tinggal bersama kita, lagian kan saat ini kondisi kamu belum begitu baik, masih harus banyak istirahat, jadi kalau kamu tinggal di kost nanti siapa yang akan mengurus kamu, nanti kamu kondisi kamu bukannya tambah baik, malah tambah buruk. (kata Nattan sambil fokus mengemudi.)


Nayna menatap Nattan sambil tersenyum.


"Ya mas tapi...(ucap dita)


"Udah dit, gak usah tapi-tapi ini semua demi kebaikan lo, ya kalau lo gak mau tinggal di rumah nayna, bagaimana kalau lo tinggal di rumah gua aja. (sangkal dan tawar dinda)


"Di rumah lo, ah gak deh din, terima kasih (kata dita cepat)


"Segitu takutnya lo sama mama gue dit...? (kata dinda)


"Gue bukannya takut sama mama lo dinda, gue cuma malas mendengar lo dan mama lo itu ribut-ribut. Bisa-bisa sehari gue di sana jantung gue cepot. (ucap dita)


Tapi gue heran deh din, kok papa lo bisa tahan ya tinggal dengan dua orang wanita yang keduanya super cerewet, dan kalau lagi berdebat mengalahkan suara konser di lapangan. (ucap dita lagi)


"Iya ya dit, kok papa gue bisa tahan ya...! kenapa sebelumnya gue gak kepikiran ke situ. (ucap dinda dengan polos dan oon nya, sambil berpikir)


Dita dan nayna sudah tertawa kencang dengan kepolosan sahabatnya yang satu itu. Sedangkan Nattan hanya tersenyum dan menggelengkan kepalanya, melihat tingkah ketiga remaja itu.


"Ternyata, ketiganya sama-sama sangat polos. Saya terjebak di antara para remaja ini. (kata hati Nattan)


Dan mereka pun sampai di dream house, setelah Nattan menghentikan mobilnya tepat di depan pintu utama nayna, dinda dan dita pun turun dari dalam mobil.


"Bik Minah...!!! (ucap nayna, saat melihat bik Minah membukakan pintu untuk mereka)


Nayna langsung memeluk bik Minah, bibik yang sudah seperti orang tua baginya. Bik Minah pun membalas pelukan dari majikan nya itu.


"Kapan bibik pulang, kenapa bibik gak hubungi nay bilang kalau bibik sudah kembali. (kata nayna saat sudah melepas pelukannya)


"Bibik sampai sore kemarin non, bibik sengaja gak ngasih tau non karena bibik mau memberi kejutan sama nona nayna. (kata bik Minah)


"Sore kemarin...!!! mas Nattan kan pulang dari kantor kemarin sempat pulang dulu ke rumah...!! itu artinya mas tau dong bibik sudah pulang. Terus kenapa mas gak bilang ke nay mas, kalau bibik sudah pulang...? (tanya nayna sambil menatap Nattan yang sudah berdiri di belakangnya)


"Udah jangan banyak tanya dulu sayang, lebih baik kita masuk dulu, kasihan tuh dita, dia masih butuh istirahat sayang. (kata Nattan, kata sambil mengelus bahu nayna)


Nayna menatap Nattan tajam, Nattan hanya tersenyum membalas tatapan istrinya.


"Ayo dita, dinda masuk. (kata nayna selanjutnya)


Mereka pun masuk, lalu nayna yang di temani dinda mengantarkan dita ke kamar tamu yang sudah di persiapkan. Dita pun istirahat di sana. Lalu nayna dan dinda keluar dari kamar setelah memastikan dita sudah tertidur. Nayna dan dinda duduk di sofa yang ada di ruang keluarga, dan bik Minah sudah menyiapkan air serta kue disana.


"Nay kalau begitu gue pulang dulu ya, mau ambil pakaian gue sama pakaian dita di kostnya nanti gue ke sini lagi. (ucap dinda)

__ADS_1


"Ya tapi lo pulang sama siapa din, em...sebentar ya gue panggil mang koko dulu untuk antar lo. (kata nayna)


"Gak usah din, gue naik taksi online aja. (kata dinda)


"Ah gak gak... sebentar gue panggil mang koko dulu untuk antar lo. Bahaya kalau naik taksi online sendiri apa lagi kita perempuan. (kata nayna)


Udah lo tunggu aja di sini, makan tuh kue itu kan kue kesukaan lo. (ucap nayna lagi)


"Ya nyonya Nattan (ucap dinda, lalu mengambil dan memakan kuenya)


Nayna pun kembali setelah memberi tau ke mang koko.


"Udah nay...? (tanya dinda sambil berdiri dari duduk nya)


"Udah mang koko nunggu di depan. (jawab nayna)


"Ya udah, ayo kita ke depan. (kata dinda)


Nayna dan dinda pun pergi ke depan, menghampiri mang koko yang sudah ada di dekat mobil.


"Kalau gitu gue pamit pulang dulu ya, bilang mas Nattan gue pamit pulang dulu, nanti sore gue ke sini lagi. (kata dinda)


"Ya din, hati-hati ya. (kata nayna)


"Ya. Assalamualaikum...(ucap dinda)


"Wa'alaikumsalam....(jawab nayna)


Dinda pun masuk ke dalam mobil, lalu mang koko pun juga masuk ke dalam mobil, setelah mobil sedikit menjauh nayna pun masuk ke dalam rumah.


Nayna mengecek dita di kamarnya, karena dita masih tidur, nayna kembali menutup pintu kamar itu dengan rapat.


Lalu nayna naik ke atas menuju kamarnya.


...*Bersambung*...


...Jangan lupa tinggalkan jejaknya ya teman-teman...


...🤗🤗🤗...


...🥰🥰🥰...


...Terima kasih 🙏...

__ADS_1


__ADS_2