Cinta Karena Janji

Cinta Karena Janji
Ingin Menjodohkan 2


__ADS_3

"Tapi jihan...(kata ibu santi)


"Tapi apa lagi santi...? kata kamu setuju kalau saya ingin menjodohkan Nayna dan Nattan, terus apa lagi masalahnya...!!! mas syam juga sudah setuju semalam, kamu juga udah setuju dan ayah juga. terus apa lagi. ya tinggal kita dekatkan Nattan dengan naynanya aja lagi.


"Bukan begitu jihan, apa kamu tidak mikir kalau nayna nikah sekarang...!!! nayna itu masih sekolah jihan, dia juga mau mewujudkan cita-citanya, karena dia sudah berjanji dengan almarhum ayah dan bundanya.


"Kalau masalah itu sudah saya pikirkan santi, nayna masih bisa terus sekolah bahkan melanjutkan kuliah sampai S3 kok walaupun dia sudah menikah nanti, menikah tidak akan jadi penghalang untuk nayna mewujudkan cita-citanya santi.


"Ya saya tau menikah itu tidak akan jadi penghalang untuk menggapai cita-cita kita, tetapi itu kalau naynanya sudah kuliah jihan, kalau sekarang nayna itu masih sekolah, apa kata teman-teman dan para guru di sekolahnya nanti kalau mereka tau nayna sudah menikah, bisa-bisa nayna di keluarkan dari sekolahnya, belum lagi kalau nayna hamil, saya gak bisa membayangkan apa yang akan terjadi jihan...!!!


"Benar jihan apa yang di katakan oleh santi, kita tidak bisa menikahkan nayna sekarang. bagaimana kalau kita tunggu nayna lulus sekolah dulu.


"Tidak ayah itu kelamaan, ayah tau kan kalau umur Nattan tidak muda lagi, dan jihan juga gak mau nanti nayna menjadi milik orang lain.

__ADS_1


"Ya nak ayah tau, tapi kan kita juga tidak tau kalau nayna sudah memiliki kekasih atau belum nya.


"Kalau itu jihan yakin ayah kalau nayna tidak memiliki kekasih. saya benar kan santi...?


"Ya Jihan kamu benar, nayna memang belum memiliki kekasih.


"Tapi nak jihan, kita gak bisa memaksakan untuk menikahkan nayna sekarang, lagian kan nayna masih kelas 2 dan sekarang masuk ke semester 2, jadi masih ada 1 tahun lebih lagi kita menunggu nayna tamat sekolah nak. bagaimana 1 tahun itu tidak begitu lama kok nak.


"Tidak ayah 1 tahun itu lama, jihan ingin secepatnya menjadikan nayna menantu jihan ayah.


"Kalau itu kita kan bisa menyembunyikan pernikahannya sampai nayna lulus sekolah santi. Nanti acara nikahannya hanya di hadiri oleh pihak keluarga saja, dengan begitu pihak sekolah dan teman-teman nayna kan tidak akan tau, dan untuk resepsi kita adakan kalau naynanya sudah lulus nanti. bagaimana...?


"Ya ok, saya setuju dengan ide kamu jihan, tepi bagaimana kalau nayna hamil ji. gak mungkin kan kita melarang Nattan untuk tidak menyentuh nayna dulu sebelum nayna lulus sekolah. saya yakin jihan nayna itu anak yang pintar jadi dia pasti tau apa saja kewajiban seorang istri, dan nayna tidak akan menolak kalau suaminya meminta hak nya, karena dia tau akan dosa bila dia menolaknya.

__ADS_1


"Kita kan bisa menundanya santi, nayna nanti bisa memakai alat kontrasepsi santi. jadi dia tidak akan hamil sebelum dia lulus sekolah.


"Apa kamu, mas syam dan ayah tidak keberatan kalau Nayna dan Nattan menunda untuk memberikan keturunan untuk keluarga ini. (kata ibu santi sedikit ragu sambil melihat ke arah kakek yoga)


"Kalau aku dan mas syam tidak keberatan santi, tapi kalau ayah bagaimana...? Apa ayah keberatan...?


"Kalau ayah sebenarnya keberatan nak, karena ayah sudah pengen bangat menimang cicit dari dulu, tetapi ayah akan sangat sabar menunggu itu semua, asalkan nayna yang menjadi cucu menantu ayah, jangankan menunggu 1 atau 2 tahun, menunggu 5 tahun aja ayah masih sanggup.


Hahaha....mereka bertiga pun tertawa, secara bersamaan mendengar perkataan kakek yoga barusan.


"Ya udah nak kalau begitu kalian lanjutkan lah kangen-kangen nya, ayah mau masuk dulu, ayah mau lihat dedi di ruangan kerja ayah.


"Ya ayah (Jawab mami jihan dan ibu santi serentak)

__ADS_1


Kakek yoga masuk ke dalam rumah, meninggalkan dua orang perempuan yang masih asyik bercerita itu di taman belakang.


__ADS_2