Cinta Karena Janji

Cinta Karena Janji
Tante Dini (tantenya dita)


__ADS_3

Sampai di ruang tamu


Dita menghentikan langkahnya, saat melihat tante Dini yang sudah berdiri dari duduknya, melihat ke arahnya.


"Ada apa dit...? (tanya dinda yang juga berhenti)


Begitu juga dengan nayna dia juga menghentikan langkah nya saat menyadari kedua sahabatnya berhenti.


"Gak apa-apa din, gue cuma sedikit takut aja. (jawab dita)


"Udah dit, lo tenang aja ada gue dan nayna di sini yang jagain lo. (ucap dinda)


"Ada apa...? (tanya nayna, menghampiri kedua sahabatnya)


"Gak apa-apa nay, dita sedikit ragu aja tadi. (jawab dinda) Ya udah ayo dita, nay (ajak dinda)


Mereka bertiga pun kembali berjalan menghampiri tante dini.


"Dita sayang...!! kamu kemana aja...? sudah beberapa hari ini tante cariin kamu ke kost dan ke sekolah tapi kamu gak ada. (kata tante dini mendekati serta memeluk dita)


"Beberapa hari...bukannya tadi tante itu bilang ke gue baru kemarin dia pulang dari luar kota...? Kenapa sekarang berbeda saat di depan dita...! ada apa ini...? (kata hati nayna)


"Maaf tante, pelukan tante buat saya sesak. (ucap dita)


"Maafkan tante sayang, tante lupa kamu baru saja sembuh dari sakit. (kata tante dini sambil melepaskan pelukannya)


"Sialan anak ini, kenapa sikapnya tetap sama kepada gue seperti dulu. Dan di depan temannya yang sangat kara raya ini lagi. (kata hati tante Dini)


"Silahkan duduk dulu tante, bik, din, dit. (ucap nayna)

__ADS_1


"Ya nay, (jawab dinda)


Mereka pun duduk, tante dini kembali duduk di sofa yang dia duduki tadi.


"Ada agenda apa di antara dita dan tantenya ini...? (kata hati nayna, saat sudah duduk dan nayna melihat ke arah dita dan tante dini bergantian)


"Maaf kalau saya lancang...! Ada maksud apa ya tante mencari dita ke sini tante...? (tanya dinda, yang duduk di samping dita dan menggenggam tangan dita)


"Kenapa gadis barbar ini ada di sini juga, kenapa sih si dita suka bangat berteman dengan gadis barbar seperti si dinda ini, gara-gara dia rencana gue gak berhasil dulu. (kata hati tante dini, sambil menatap tajam ke arah dinda)


"Eh...dinda ya, maaf tante tadi tidak mengenali kamu, tante kira siapa...? pantas tante lihat-lihat sepertinya tante kenal, tapi tante lupa. Abis wajah kamu sangat jauh berubah ya sekarang, lebih cantik dan lebih dewasa. (ucap tante dini, sambil tersenyum penuh makna)


"Ya tante saya dinda, orang yang mungkin masih tante benci sampai saat ini. (ucap santai dinda)


Tante dini menatap penuh amarah terhadap dinda, walaupun bibirnya tersenyum tetapi sorot matanya memancarkan amarah.


"Tante orang nya gak menyimpan dendam kok dinda, tante sudah melupakan itu semua. Cerita masa lalu biarkan saja berlalu. (ucap tante dini)


"Iya tante dinda benar, ngapain lagi tante cari dita ke sini...? Apa ibu dan ayah tau tante sudah ada di kota ini sekarang...? (tanya dita yang memberanikan diri untuk ikut berbicara)


"Dita sayang...? ibu dan ayah kamu memang belum tau tante kembali ke kota ini, tante masih belum ada waktu untuk menghubungi mereka berdua. Begini dita, dinda. Semuanya Sebenarnya tante belum jadi menikah dengan pria itu, dia hanya membohongi tante dia bilang dia pengusaha tetapi setelah kita sudah merencanakan menikah dan mulai persiapan, akhirnya kebohongan nya terbongkar. Tante di bohongi sama dia. Dan pernikahan kami pun di batalkan. Dia sih masih berusaha mendekati tante dan mengejar-ngejar tante. Karena tante merasa tidak nyaman Makanya tante kembali ke kota ini karena tante gak mau pria terus mengejar-ngejar tante terus. (cerita tante dini)


"Oh jadi karena tante tertipu makanya tante kesini...! (ucap dita)


"Makanya tante jangan suka menipu kalau tante gak mau tertipu juga. Tuhan itu maha adil tante. Apa yang sudah kita perbuat suatu saat itu akan kembali kepada kita (sindir dinda)


"Sialan si dinda ini, kenapa dia selalu sok jadi pahlawan di dekat dita...! kalau seperti ini, saya tidak akan bisa memaksa dita menyerahkan surat-surat rumah itu kepada saya. (kesal tante dini)


Apa sebaiknya saya kembali nanti aja, gak mungkin kan saya minta saat ini, karena masih ada gadis sialan ini di sini. Pasti dita juga gak akan mau memberikan karena dia merasa terlindungi. (kata hati tante dini)

__ADS_1


"Ngomong apa sih kamu dinda, gak baik loh ngomong seperti itu sama orang tua. Tante kesini itu gak ada maksud apa-apa kok, tante cuma kuatir aja sama dita, tante cuma mau tau kabar kamu sayang. (kata tante dini)


"Saya baik-baik aja tante. Jadi tante gak usah khawatir. (ucap dita)


"Alhamdulillah, Tante ikut seneng mendengarnya. Ya udah kalau begitu tante pamit pulang dulu ya, ini sudah mau malam. Oh ya kalau dita ada waktu main ke rumah tante ya, pintu rumah tante selalu terbuka untuk dita, kalau kamu mau kamu bisa tinggal bersama tante, jadi gak usah kost lagi. Em Saat ini tante tinggal di perumahan *** Nomor 3 D. (tante dini) Ya udah tante pamit dulu ya. Semuanya...(pamit tante dini sambil berdiri dari duduknya)


"Ya tante (ucap nayna yang juga ikut berdiri)


Dita dan dinda hanya diam saja, mereka berdua juga ikut berdiri, begitu juga dengan art tante dini.


"Ya udah tante pulang dulu ya sayang, jaga kesehatan kamu, jaga diri baik-baik (kata tante dini sambil memeluk dita)


"Em (jawab dita)


Lalu setelah melepas pelukannya, tante dini dan Art nya pun keluar dan pergi dari rumah itu.


Setelah kepergian tante dini, dita langsung kembali terduduk di sofa, kakinya tiba-tiba lemas. Nayna dan dinda yang melihat itu langsung membawa dita masuk ke kamar. Supaya dita bisa beristirahat dan menenangkan diri.


...*Bersambung*...


...Jangan lupa tinggalkan jejaknya ya teman-teman......


...🤗🤗🤗...


...Vote, like dan komen....


...Hidupkan juga tanda Favorit nya ❤ biar tau kalau author sudah update....


...🥰🥰🥰...

__ADS_1


...Terima kasih 🙏...


__ADS_2