Cinta Karena Janji

Cinta Karena Janji
Sang cucu kembali


__ADS_3

Sore harinya nayna dan mbak putri ke rumah besar tempat di mana teman mbak putri bekerja. Setibanya di sama mereka di sambut baik oleh para pekerja yang lain di sana.


"Mbak temannya mbak murni ya...? (tanya salah satu asisten rumah tangga di sana)


"Iya mbak, saya putri temannya mbak murni.


" Sebentar ya mbak saya panggilkan bak murninya, tadi mbak murni sudah berpesan sama saya kalau dia akan kedatangan temannya. mbak putri sama adek duduk aja dulu di sini saya permisi.


"Ya mbak terima kasih.


Tidak butuh waktu lama murni temannya putri datang bersama seorang ibu-ibu yang sudah berumur dia adalah kepala asisten rumah tangga di rumah besar, yang biasa di panggil mbok Janah.


Mereka membicarakan maksud dan tujuan mbak putri dan nayna datang, setelah lama berbincang-bincang dan mendapatkan kesepakatan nayna dan mbak putri pulang setelah berpamitan dengan mbak murni dan mbok janah.


**

__ADS_1


Keesokan harinya, nayna kembali melanjutkan aktivitas seperti biasanya, pulang dari sekolah nayna langsung menuju ke rumah besar tempat dia bekerja, hari ini adalah hari pertama nayna bekerja di sana, setelah mengganti baju seragamnya dan mendapatkan pengarahan dari mbak murni yang sama-sama di bagian menyetrika pakaian, nayna mulai mengerjakan pekerjaan nya. setelah pukul 6 sore nayna pun pulang ke kost-kostan nya setelah berpamitan dengan yang lain.


**


Disisi lain, Nattan telah kembali kerumahnya pada sore hari, kakek yoga yang mendengar kabar sang cucu telah kembali langsung mengajak asisten pribadinya untuk menemui sang cucu.


"Dedi benar Nattan sudah kembali...?


"Menurut informasi yang saya dapat begitu tuan, tuan muda dan ardy sudah kembali tadi siang dan sekarang tuan muda ada di rumah nya.


"Ya sudah kita kerumahnya sekarang.


"Benar juga kamu dedi. ya sudah besok kita ke kantor nya. oh ya bagai mana dengan gadis yang bernama nayna itu...?


"Saya sudah menemukannya tuan, dia sempat tinggal di rumah pengelola panti asuhan Kasih ibu, panti asuhan yang sering di kunjungi almarhum nyonya, panti asuhan yang tuan dan nyonya dirikan pertama kali dan tuan adalah donatur tetap di sana.

__ADS_1


"Maksud kamu, panti asuhan yang di kelola oleh santi, mantan istri kamu itu dedi.


"Benar sekali tuan, saya juga sudah lama tidak bertemu dengan santi, rencananya besok setelah saya mengantarkan tuan untuk menemui tuan muda saya akan menemui santi di panti asuhan itu, menanyakan tentang nayna.


"Kenapa kamu tidak utus orang kamu aja menemui santi untuk menanyakan tentang gadis itu.


"Saya sudah mencobanya kemaren tuan, tetapi sepertinya santi tidak mau memberikan informasi tentang gadis itu. saya tau sifat santi, dia tidak akan memberikan informasi apa pun kalau sudah menyangkut anak asuhnya, apa lagi sama orang yang tidak dia kenal. karena itu sudah jadi kebiasaannya dari dulu. jadi saya putuskan akan menemuinya sendiri.


"Baiklah, lakukan yang terbaik menurut kamu, dedi apa kamu tidak ada niatan untuk memulai kembali dengan santi, ardy pasti sangat senang kalau tau ayah dan ibunya baikan.


"Maksud tuan.


"Udahlah dedi kamu gak usah sok gak ngerti perkataan saya, saya tau kamu masih mencintai mantan istri kamu. karena gengsi dan ke egois an kamu itulah kamu kehilangan istri kamu. makanya hilangkan sifat egois kamu itu. saya yakin santi akan mau kamu ajak balikan. karena alm istri saya tau sifat santi, dia sudah lama mengenal santi bahkan lebih lama dari kamu, jadi saya juga tau itu karena alm istri saya sering bercerita kepada saya. (ledek kakek yoga)


"Kenapa tuan malah membahas tentang saya, ya sudah kalau tidak ada lagi yang mau tuan sampaikan saya permisi dulu tuan. (elak pak dedi)

__ADS_1


"Ya sudah pergi sana, kamu memang laki-laki payah dedi, punya istri baik dan cantik malah di sia-siakan. (omel kakek, sambil mengusir asistennya itu)


Pak dedi keluar dari kamar tuannya dengan memasang wajah datar seperti biasanya. Semua asisten rumah tangga yang berpaspasan dengannya hanya menunduk saja tanpa ada yang berani menyapanya.


__ADS_2