Cinta Karena Janji

Cinta Karena Janji
Perempuan Yang Sama


__ADS_3

Nayna masuk ke dalam kelas yang masih kosong, belum ada seorang pun di sana sekarang. Nayna duduk di kursi tempat duduk dia biasanya. Nayna melihat jam yang melingkar di tangannya.


"Masih 30 menit lagi (ucap Nayna pada dirinya sendiri)


Nayna mengambil ponsel yang ada di dalam tas lalu mulai membukanya, hanya melihat-lihat hal yang tidak begitu penting. Karena merasa jenuh Nayna mengakhiri bermain ponselnya dan memasukkan kembali ke dalam tas.


"Sayang apa kamu lapar...? (Nayna berkata kepada buah hati nya yang ada di dalam perut sambil mengelus-elus nya dengan lembut)


"Baiklah kita ke kantin sekarang, terima kasih ya sayang sudah temani bunda, baik-baik di dalam sana ya nak (kata Nayna lagi)


Nayna berdiri mengambil kembali tasnya dan keluar dari kelas berjalan menuju kantin.


"Eh... maaf...!! (ucap Dinda saat hampir bertabrakan dengan seseorang, karena sibuk dengan ponselnya)


"Ya gak apa-apa, lain kali kalau jalan itu lihat ke jalan bukan lihat ke layar ponsel....! (kata Nayna menatap Dinda yang masih sibuk dengan ponselnya)


Dinda yang mengenali suara orang yang ada di hadapannya langsung mengangkat kepalanya dengan cepat.


" Eh Lo nay, gue kira siapa...!! Kapan Lo datang....? (tanya Dinda, lalu langsung merangkul Nayna)


"Udah dari satu jam yang lalu, sampai bosan gue nungguin yang lain datang. (kata Nayna dengan jengkel)


"Kok bisa Lo datang sepagi itu, apa Lo lupa nay jadwal kuliah kita (ucap Dinda yang mengerutkan keningnya)


"Gue bukan Lo ya Din yang selalu lupa an. Udah ah gue mau ke kantin anak gue udah lapar. (kata Nayna lalu melepaskan tangan Dinda yang merangkul nya)


"Oh ponakan Tante lapar...? Baiklah Tante juga ikut, tantenya kan juga lapar, ya kan baby...! kesayangan Tante Dinda...!! (kata Dinda lalu mengelus lembut perut Nayna)


"Dinda Lo apa-apa sih, pelankan suara Lo, apa Lo gak lihat orang-orang pada menatap kita berdua sekarang...! nanti kalau ada yang dengar bagaimana...?(kata Nayna dengan suara berlahan sambil menghentikan tangan Dinda yang mengelus perutnya)


"Hehehe...ya nay maaf, gue lupa (kata Dinda sambil cengar-cengir menatap Nayna)


"Udah ayo kita ke kantin sekarang. (Nayna pun merangkul tangan Dinda lalu keduanya pun berjalan ke arah kantin)


Tepat di balik tembok ada seseorang yang yang sejak tadi mengawasi dan mendengar pembicaraan antara Nayna dan Dinda. Saat ini orang itu masih menatap keduanya sampai keduanya bahkan sampai Nayna dan Dinda masuk ke dalam kantin.


Perempuan itu masih tegak berdiri di sana.


"Aku rasa tadi aku gak salah dengar....!!


Em.... Jadi...perempuan itu sedang hamil sekarang...? Artinya berita itu benar...! (ucap perempuan yang sejak tadi berada di belakang tembok, yang dengan sengaja mendengarkan pembicaraan Nayna dan Dinda)

__ADS_1


"Hamil...(ucap kaget Nita yang saat ini berdiri di belakang perempuan yang bernama Molly itu)


Ya perempuan itu adalah Molly, sahabat Nita. Perempuan yang sejak tadi mengikuti Nayna kemana-mana.


Molly seketika menoleh ke belakang, melihat orang yang ada di belakangnya.


"Nita Lo...! (ucap Molly dengan suara yang bergetar)


"Ya ini gue.


Siapa yang Lo maksud hamil sih mol...? (tanya Nita)


"Hamil....? Siapa yang hamil...? perasaan gue gak ada bilang hamil dari tadi, ah...lo pasti salah dengar deh Nit. (ucap Molly yang berusaha mencari alasan)


"Gak mungkin gue salah dengar mol, Asal lo tau ya telinga gue ini masih bagus dan pendengarannya sangat tajam, jadi gak mungkin gue salah dengar. (ucap tegas Nita)


"Tapi Nit, gue benaran gak ada bilang hamil dari tadi. (Alasan Molly lagi)


"Lo gak usah bohong deh mol, jelas-jelas gue dengar lo bilang hamil tadi, dan lo bilang itu sambil melihat ke perempuan itu dan sahabatnya. (ucap Nita)


"Sial, jadi si Nita ini dengar apa yang gue katakan tadi (ucap Molly dalam hati)


Nita menatap Molly yang sedang bengong dan sibuk dengan pikirannya sendiri.


"Ya Nit maaf, ada apa....? (tanya molly gelagapan)


"Kok Lo malah bengong sih, bukannya jawab pertanyaan gue. (kata Nita dengan jengkelnya)


"Gak apa-apa Molly. Tanpa Lo kasih tau gue, gue akan tau sendiri siapa yang Lo maksud barusan, gue akan cari tau semuanya dan akan mendapatkan informasi itu secepatnya. Gue sangat yakin pasti di antara kedua perempuan itu....!! (kata Nita dalam hati)


"Udah lah Nit, Lo pasti salah dengar tadi. (Molly masih mengelak) Oh ya Nit dari pada kita hanya berdebat di sini lebih baik kita ke kantin aja, gue sangat lapar tadi gue gak sempat sarapan di rumah. (kata Molly yang berusaha mengalihkan pembicaraan)


Nita menatap Molly dengan tatapan penuh tanda tanya. Nita merasa heran dan tidak mengerti kenapa Molly menyembunyikan itu semua darinya. Nita pun memekarkan senyumannya menatap Molly, dan Molly pun tersenyum kepada Nita.


'Nit ayo...(ajak Molly dan menggandeng tangan Nita dengan manja)


"Ya ya ayo (kata Nita)


Dengan sumringah Molly dan Nita pun berjalan menuju kantin, yang tidak jauh dari sana.


Saat masuk ke dalam kantin, tatapan mata Molly tertuju pada Nayna dan Dinda yang duduk di salah satu bangku yang ada di kantin itu, dan seketika Molly menghentikan langkahnya.

__ADS_1


Nayna dan Dinda tampak sedang asyik menikmati makanan mereka.


Nita yang sejak tadi di penuhi rasa curiga, melihat tatapan Molly yang seperti itu, itu semua menambah kuat rasa penasarannya.


"Ada apa mol...? (tanya Nita yang berpura-pura tidak mengerti kenapa Molly menghentikan langkahnya)


"Em...gak ada apa-apa Nit (ucap Molly gelagapan)


"Ya udah, ayo kita duduk di sana. (ucap Nita sambil menunjuk salah satu bangku yang masih kosong)


Molly menganggukkan kepalanya, lalu keduanya pun berjalan ke bangku yang kosong, dan. duduk di sana. Nita mulai memesan makanan yang ingin mereka makan. Sedangkan molly saat Nita sibuk memesan makanan dan bertanya kepadanya Molly pun hanya diam dan tatapannya masih tertuju kepada Nayna dan Dinda.


"Hai mol, kok Lo malah melamun aja gue tanya dari tadi. (ucap Nita setelah memukul bahu Molly dan mengagetkannya)


"Eh maaf Nit...(ucap Molly gelagapan) Apa Lo udah pesan makanannya...? (tanya Molly selanjutnya)


"Udah gue udah pesan (ucap Nita)


"Makanan gue...? (tanya Molly)


"Udah sekalian gue pesankan tadi....! Makanya jangan melamun aja, dari tadi gue tanya dan gue panggil-panggil Lo malah gak merespon. (omel Nita)


"Hehehe...maaf Nit. Terima kasih ya Lo memang sahabat terbaik gue. (kata Molly sambil cengengesan)


"Ya ya gue tau itu (ucap Nita)


Nita dan Molly masih terus saja berbincang-bincang, sambil sesekali keduanya tampak tertawa gembira.


...Bersambung...


...Jangan lupa tinggalkan jejaknya ya teman-teman semuanya, karena jejak yang di tinggalkan itu yang membuat Author semakin semangat 💪 untuk menulis ✍️ dan bisa Update setiap hari....


...🤗🤗🤗...


...Vote, Like dan Komen....


...Hidupkan juga tanda Favorit ❤ biar ada notif yang masuk setiap kali Author update....


...Semoga selalu menjadi pembaca setia dari Novel Author yang berjudul "Cinta Karena Janji" ini ya....


...🥰🥰🥰...

__ADS_1


...Nb: Tolong tinggalkan komen yang membangun ya...! jangan komen yang membuat Author nya down. ✌...


...Terima kasih 🙏...


__ADS_2