Cinta Karena Janji

Cinta Karena Janji
Liburan tanpa di rencanakan


__ADS_3

Nayna membuka pintu utama rumah, setelah Nattan memberikan kunci rumah itu kepadanya.


"Assalamualaikum...(ucap nayna saat melangkah masuk ke dalam rumah, setelah pintu berhasil terbuka)


"Wa'alaikumsalam...(Jawab Nattan yang berada di belakang nayna)


"Masuk lah duluan sayang, mas menemui supir hotel itu dulu. (kata Nattan selanjutnya)


"Ya mas (jawab nayna)


Nattan pun pergi, berjalan mendekati supir hotel yang mengantarnya.


Sedangkan nayna, setelah melihat Nattan pergi nayna kembali menatap arah depan, melihat seluruh ruangan rumah yang ada di hadapannya, Nayna menatap sambil berjalan berlahan mendekati foto-foto dirinya dan kedua orang tuanya tertata rapi di dinding. Rumah itu memang sudah di renovasi tetapi tata letak semua barang termasuk foto masih sama seperti dulu, seperti saat nayna dan kedua orang tuanya masih tinggal di rumah itu.


Setelah pus menatap foto yang tergantung di dinding rumah, Mata nayna tertuju pada satu pintu. Nayna berjalan mendekati pintu itu, lalu membukanya berlahan. Nayna melangkah masuk setelah berhasil membuka pintu kamar. Nayna melihat setiap sudut kamar itu, Lalu pandangan nayna tertuju pada tempat tidur yang bisa di gunakan oleh kedua orang tuanya. Seketika mata nayna berkaca-kaca, Nayna membayangkan saat dia dan kedua orang tuanya bercanda ria di atas tempat tidur itu.


Nayna melangkah masuk ke dalam, mendekati tempat tidur itu, lalu nayna duduk di pinggir tempat tidur, mengusapnya dengan lembut, lalu nayna meraih bantal dan memeluk serta menciumnya.


Air mata yang sejak tadi di tahan oleh nayna untuk tidak jatuh ke pipi mulusnya akhirnya jatuh juga.


Nayna mengusap air matanya.


Lalu kembali melihat ke seluruh ruangan.


Kamar yang tertata rapi, semua barang tertata rapi pada tempatnya seperti dulu.


Nattan berdiri di ambang pintu, melihat nayna yang duduk di pinggir tempat tidur sedang mengamati seluruh ruang kamar itu.


Nayna tersadar, dan melihat Nattan yang menatapnya sambil menyandarkan tubuhnya dan melipat kedua tangannya.


Nayna berdiri dari duduknya lalu berlari ke arah Nattan dan memeluk Nattan dengan sangat erat.


Nattan membalas pelukan dari istrinya. Mengusap lembut kepala nayna.


"Terima kasih mas, terima kasih (ucap nayna lirih)


"Terima kasih...? untuk apa sayang....? (tanya Nattan)


Nayna melepaskan pelukannya, meraih dan menggenggam kedua tangan Nattan, menatap Nattan.

__ADS_1


"Terima kasih Untuk semuanya mas. (ucap nayna dan Menjeda ucapannya)


Terima kasih Mas Nattan sudah hadir dalam hidup nay, terima kasih mas Nattan selalu ada untuk nay, sudah sangat baik kepada nay, dan sudah menjaga nay selama ini dengan sangat baik. pokoknya untuk semuanya mas. Terima kasih (ucap nayna lagi)


"Nay, sayang...coba dengar baik-baik, Mas melakukan semuanya bukan untuk mendengar ucapan terima kasih dari kamu sayang, mas melakukannya karena itu merupakan kewajiban mas sebagai seorang suami. Mas merasa bahagia saat melihat kamu bahagia. Mas juga ikut sedih saat mas melihat kamu sedih. Sayang.... Suami istri itu memang harus seperti itu, saling membantu dan saling melengkapi. Jadi sayang kamu gak usah berterima kasih kepada mas seperti itu. (Kata Nattan sambil menatap nayna sambil tersenyum)


"Tapi mas....(nayna)


"Udah gak usah tapi-tapi. Em... sekarang kita coba lihat ruangan yang lain yok (ajak Nattan)


"Ya mas (jawab nayna sambil menganggukkan kepalanya)


Lalu nayna dan Nattan pun berkeliling melihat satu persatu ruangan, mulai dari dapur, kamar mandi serta kamar yang biasa di tempati oleh nayna.


"Ini kamar nay yang dulu mas...? (tanya nayna)


"Ya sayang (jawab Nattan)


"Tapi kenapa sangat berbeda mas, bukannya ruang tamu, kamar ayah dan bunda, bahkan dapur pun masih terlihat sama mas, tetapi kenapa kamar ini beda mas...? (tanya nayna sambil sedikit menggoda Nattan dengan lirikannya)


"Mas juga gak tau sayang, kenapa kamar ini dibuat berbeda, padahal mas udah bilang kepada pekerja nya untuk menatanya sama seperti dulu. Tapi kenapa orang-orang itu membuatnya berbeda. (ucap Nattan, mengelak)


"Oh begitu. Tapi mas, kalau nay lihat-lihat yang lainnya sih gak banyak berubah, cuma tempat tidurnya aja yang berbeda. Seingat nay dulu di kamar ini tempat tidurnya cuma muat satu orang, tapi ini....!!! (goda nayna)


Ayo kita masuk...


Dari pada kamu berbicara terus lebih baik tata pakaian kita di dalam lemari itu (sambil menunjuk lemari nya) Nanti mas bantu, kita akan tinggal di sini beberapa hari. (ucap Nattan)


"Tinggal di sini...? Maksud mas...? (tanya nayna kaget)


"Ya sayang kita akan tinggal di sini beberapa hari, mas terlalu lelah bekerja, jadi mas mau libur sejenak dari rutinitas pekerjaan, ya mumpung sayang juga libur, jadi sekalian aja kita liburan di sini. Bagaimana apa kamu setuju sayang...? (ucap dan tanya Nattan)


"Benar sayang (ucap nayna tanpa menyadari panggilannya) Ya...IYa mas nay setuju, sangat setuju....! (ucap nayna dengan senyum dan sangat gembira) Jadi kita bisa mengunjungi ayah dan bunda nanti. (ucap spontan nayna)


"Ya sayang, Nanti sore kita akan ke makam ayah dan bunda. Mas juga sangat kangen sama mereka. (ucap Nattan)


"Ya mas, nay juga sangat kangen sama ayah dan bunda. Ya udah biar kita gak telat kesananya nanti, nay akan memasukan pakaian kita sekarang, mas Nattan ke sana saja, istirahat lah. (ucap nayna)


"Sayang yakin gak mau mas bantu...? (tanya Nattan)

__ADS_1


"Ya mas nay yakin, nay bisa sendiri kok. (ucap nayna)


"Ya udah kalau begitu mas istirahat dulu, setelah semuanya selesai kita akan pergi cari makan siang keluar, setelah itu baru kita belanja untuk keperluan kita selama di sini. Dan sebelum pulang kita akan ke makam ayah dan bunda. (ucap Nattan)


"Ya mas baik lah. (ucap nayna)


Nattan pun pergi mengambil kedua koper mereka, lalu memberikannya kepada nayna yang sudah berdiri di depan lemari pakaian yang ada di kamar itu.


Nayna pun mulai menata pakaian mereka ke dalam lemari.


"Yakin gak mau di bantu...? (tanya Nattan)


"Yakin mas, udah sana istirahat. (ucap nayna)


"Baiklah (ucap Nattan lalu Nattan berjalan ke tempat tidur)


Nattan berbaring di tempat tidur, menatap nayna yang sedang serius menata pakaian mereka.


"Sayang tempat tidur ini sangat nyaman, apa kamu gak mau mencobanya sayang...! (goda Nattan)


"Mas tolong jangan ganggu nay dulu, mas istirahat lah. (ucap nayna tanpa menoleh ke Nattan)


"Tapi ini sangat nyaman sayang. Kesini lah nanti di lanjutkan lagi pekerjaannya (goda Nattan lagi)


"Mas...(ucap nayna dengan sedikit kesal sambil menatap Nattan)


"Ya iya, Ampun.... Udah lanjutkan, mas gak akan ganggu sayang lagi. (ucap Nattan sambil tersenyum)


Nayna kembali melanjutkan pekerjaan nya. Tanpa berkata lagi.


...Bersambung*...


...Jangan lupa tinggalkan jejaknya ya teman-teman......


...🤗🤗🤗...


...Vote, like dan komen....


...Hidupkan juga tanda Favorit nya ❤ biar tau kalau author sudah update....

__ADS_1


...🥰🥰🥰...


...Terima kasih 🙏...


__ADS_2