Cinta Karena Janji

Cinta Karena Janji
Tamu Tak Di Undang


__ADS_3

Di kantor NP Group


Nattan ke datangan tamu tak di undang di kantornya, Tanpa mengetuk atau pun permisi orang itu langsung masuk ke ruangan Nattan dan duduk dengan santai nya di sofa yang ada di dalam ruangan.


Nattan hanya menoleh sebentar kepada orang itu, lalu kembali melanjutkan pekerjaannya, tanpa mempedulikan orang itu.


Tok...tok...


Pintu ruangan Nattan di ketok dari luar.


"Ya masuk...(kata Nattan, tampa mengalihkan pandangannya dari layar laptop nya)


Ardy pun masuk kedalam ruangan Nattan, melihat ke arah sofa yang ada di ruangan itu. Ardy berjalan ke arah meja Nattan lalu meletakan berkas yang di minta sama Nattan.


"Udah lo periksa...? (tanya Nattan)


"Udah bro, oh ya ngapain tuh anak ke sini....? (ardy)


"Gak tau saya, mungkin dia numpang ngadem di sini, atau numpang tidur siang. Lo lihat aja tuh, bisa-bisanya dia tidur di sini. (kata Nattan sambil menunjuk ke arah Nando yang sudah berbaring di sofa yang ada di ruangan Nattan)


"Saya belum tidur ya, jadi saya dengar apa yang kalian omongin (kata nando sambil mengambil posisi duduk)


Ardy dan Nattan pun berjalan mendekati nando, dan duduk di sofa itu.


"Ngapain lo ke sini...? mau numpang tidur...? emang nya lo gak bisa tidur di rumah sakit atau gak di apartemen lo. (kata Nattan sambil menyilang kan kakinya)


"Saya lagi libur, dan saya juga suntuk gak ada teman di apartemen ya makanya saya ke sini, kali aja saya dapat makan gratis di sini. (nando)


"Kebiasaan lo nan, dari dulu sampai sekarang udah jadi dokter sukses masih suka aja mencari yang gratisan gak berubah-berubah. (ardy)


"Hahaha...kalau saya berubah siapa yang bakalan ngabisin uang kalian (nando)


"Ya udah, ayo kita makan siang di restoran biasa, saya udah lapar. (Nattan)


"Ide yang bagus bro, saya juga sudah lapar. (kata nando yang sudah berdiri dari duduknya)


Mereka bertiga pun keluar dari ruangan itu bersama-sama, melewati meja dian yang tampak sudah kosong karena sudah jam makan siang.


Nattan, Ardy dan Nando pun masuk ke dalam 1 mobil, ardy yang menjadi sopirnya, nando duduk di sebelah ardy dan Nattan di belakangnya.


Di dalam mobil Nattan terlihat sibuk dengan hp nya, tanpa mempedulikan kedua teman yang ada di depannya.


"Kenapa lo senyum-senyum sendiri Nattan...? udah kayak orang gila lo...? (kata nando yang menghadap ke belakang)

__ADS_1


Ardy hanya melirik dari kaca sekilas lalu kembali fokus menyetir, karena beberapa hari ini ardy memang sering melihat Nattan tersenyum sendiri tidak seperti biasanya, jadi ardy tidak heran lagi.


"Siapa yang senyum-senyum, saya lagi balas pesan dari istri saya. (tanpa sadar Nattan menyebutkan kata istri pada 2 sahabatnya itu)


"Gue gak salah dengar kan ardy, dia bilang istri kan tadi. (tanya nando sedikit berbisik)


"Ya bro lo gak salah dengar, sepertinya sahabat kita itu sudah lebih dekat sama istrinya, dan mungkin saja sudah jatuh cinta, dianya aja yang gak menyadari. (kata ardy yang juga berbicara sedikit pelan)


"Sepertinya lo benar bro, dia sudah jatuh cinta sama adik lo, lo lihat aja dia selalu senyum mendapat pesan dari istrinya. Memang susah kalau orang yang tidak pernah merasakan jatuh cinta untuk menyadari kalau dia sudah jatuh cinta bro (nando)


"Saya dengar ya apa yang kalian berdua omongin, siapa yang jatuh cinta, saya cuma mencoba lebih dekat sama nayna. (Nattan)


"Ya saya tau bro, lo sudah lebih dekat sama istri lo sekarang, tapi apa lo gak menyadari perubahan pada diri lo itu, saya lihat semenjak lo nikah sama bidadari kecil lo itu, lo itu lebih suka tersenyum dan tidak gampang marah. (nando)


"Sok tau lo (kata Nattan)


"Oh ya bro, lo kan sudah lebih dekat sekarang dengan bidadari kecil lo itu, jadi lo sudah ngapain aja sama dia...? (tanya nando)


"Gak ada, palingan kita cuma saling tukar cerita, jalan-jalan ke taman, dan melakukan hobi kita yang sama, itu aja. (jawab Nattan seadanya)


"Bukan itu bro maksud saya, lo itu udah ngelakuin apa aja kepada bidadari kecil lo itu, misalnya peluk, cium atau...(kata nando tidak berani melanjutkan kata-kata nya)


"Kalau itu gak perlu lo tau. (kata Nattan)


"Gak usah berpikiran yang tidak-tidak deh lo nan. buang tuh pikiran kotor di kepala lo itu. (sewot Nattan)


"Oh jadi belum, saya kirain. (nando)


Nattan keluar dari mobil, begitu juga dengan ardy meninggalkan nando yang masih duduk di dalam mobil.


"Kalian berdua memang benar-benar, main tinggal aja. (kata nando yang menyusul Nattan dan ardy yang sudah berjalan duluan memasuki restoran)


"Lo nya aja tuh yang gak menyadari kalau kita sudah sampai, makanya jangan kebanyakan melamun. (ardy)


"Ya ar, mungkin dia lagi mikirin yang gak-gak. (sambung Nattan, saat sudah masuk dan duduk di restoran itu)


"Enak aja lo nat, saya cuma mikirin lo, kok lo bisa kuat gak ngapain-ngapain bidadari kecil lo yang sangat cantik itu, padahal kan kalian sudah sah. kalau saya jadi lo, mungkin gak akan menunggu selama ini, abis bidadari kecil lo itu sangat cantik bahkan sangat berbeda dengan perempuan yang ada di luar sana. (Nando)


"Terserah lo nan, yang penting gue ini bukan lo. Udah ardy lo yang pesan ya saya mau ke kamar mandi dulu (kata Nattan yang mulai beranjak dari tempat duduknya)


Ardy dan Nando memesan makanan untuk mereka, lalu hp Nattan yang ada di atas meja berbunyi, ardy melihat ke arah layar hp Nattan, saat ardy melihat itu panggilan dari mami Nattan, ardy pun mengangkatnya dengan menggeser tanda hijau yang ada di layar hp.


๐Ÿ“ž(Ardy) Assalamualaikum...tan, ini ardy (kata ardy yang sudah meletakan hp di telinga nya)

__ADS_1


๐Ÿ“ž(Mami Jihan) Waalaikumsalam...nak ardy, mana Nattan nak...?


๐Ÿ“ž(Ardy) Nattan nya lagi di kamar mandi tan, palingan sebentar lagi kembali, tante sama om apa kabar...?


๐Ÿ“ž(Mami Jihan) Alhamdulillah kami baik nak. Kamu sendiri apa kabar...? oh ya ibu kamu jadi tinggal di rumah kamu untuk sementara sebelum ayah kamu pulang...?


๐Ÿ“ž(Ardy) Ardy juga baik tante, kata ibu jadi, mungkin kalau gak besok atau lusa ardy jemput ibu ke panti. Jadi untuk sementara ibu tinggal sama ardy tan, kalau ibu mau ke panti nanti ardy yang antar jemput nya.


๐Ÿ“ž(Mami Jihan) Itu bagus nak, jadi kamu ada teman di rumah.


๐Ÿ“ž(Ardy) Iya tan, oh ya ini Nattan nya tante, ardy kasih hpnya ke Nattan ya tan.


๐Ÿ“ž(Mami Jihan) Ya nak.


Ardy pun memberikan hpnya kepada Nattan.


"Tante jihan (kata ardy saat memberikan hp kepada Nattan)


Nattan yang baru saja duduk mengambil hp yang di berikan ardy, lalu meletakan nya di telinganya)


๐Ÿ“ž(Nattan) Assalamualaikum...mi, ada apa...? Tumben mami nelpon Nattan di jam segini...? (kata Nattan)


๐Ÿ“ž(Mami Jihan) Waalaikumsalam...nak, gini nak mami mau ngajak nayna ke mall nanti kalau dia sudah pulang sekolah, jadi kamu gak usah jemput nayna ke sekolah atau pun ke rumah besar ya, nanti mami yang antar menantu mami ke dream house.


๐Ÿ“ž(Nattan) Ya mi, kalau kalian mau belanja gunakan saja kartu yang ada sama nayna, Nattan lihat nayna belum pernah menggunakan kartu itu, mungkin dia juga belum mengerti cara menggunakannya.


๐Ÿ“ž(Mami Jihan) Baiklah nak, nanti mami ajarkan istri mu itu, bahkan mami akan ajarkan istri mu cara untuk menghabiskan uang suami nya seperti apa.


๐Ÿ“ž(Nattan) Mami apa-apaan sih, gak usah ngajarin yang gak-gak ya mi sama nayna.


๐Ÿ“ž(Mami Jihan) Mana mungkin mami ngajarin yang gak-gak sama menantu mami, lagian kamu kan kerja untuk istri dan anak mu nanti, jadi siapa lagi yang akan menghabiskan uang kamu kalau gak istri sama anak kamu. Hahaha...


๐Ÿ“ž(Nattan) Udah lah terserah mami, Nattan tutup dulu ya mi telponnya.


๐Ÿ“ž(Mami Jihan) Ya nak, Assalamualaikum....


๐Ÿ“ž(Nattan) Waalaikumsalam...


Nattan meletakan hpnya di atas meja, lalu mereka bertiga menyantap makan siangnya yang sudah terhidang di atas meja.


...*Bersambung*...


...Jangan lupa vote, like dan komennya ya teman-teman ๐Ÿค—๐Ÿค—๐Ÿฅฐ...

__ADS_1


...Terima Kasih ๐Ÿ™...


__ADS_2