Cinta Karena Janji

Cinta Karena Janji
Bandara


__ADS_3

Nattan dan nayna sudah tiba di salah satu rumah sakit. Karena sudah membuat janji langsung menemui dokter yang merupakan teman dokter Nando.


Setelah dokter itu memeriksa nayna, dan memberikan resep obat serta vitamin untuk nayna, Nattan dan nayna keluar dati ruangan. Lalu Nattan antri mengambil obat untuk nayna.


Setelah semuanya siap Nattan dan nayna langsung menuju bandara untuk menjemput ibu santi dan ardy. Nayna dari tadi tidak henti-hentinya melihat jam tangan yang melingkar di tangannya.


"Mas cepat sedikit kita bisa telat nanti ini udah lewat jam 10 mas. (ucap nayna)


"Sayang kita gak akan telat. Lagian. kalau kita telat ardy akan nelpon mas, atau gak mereka naik taksi ke hotel. (Ucap Nattan, dengan santai nya sambil fokus mengemudi)


"Tapi mas...(kata-kata Nayna terhenti karena tiba-tiba Nattan ngerem mendadak) Ada apa mas...? (tanya Nayna)


"Sepertinya ada kecelakaan di depan (ucap Nattan)


"Kecelakaan...!! (Seru Nayna)


"Ya (jawab Nattan)


"Pasti bakalan lama mas, kita bisa telat jemput ibu. (ucap Nayna)


"Mudah-mudahan gak lama nay, palingan kalau kita telat jemput, ardy pasti telpon mas. (kata Nattan)


Hampir 1 jam Nattan dan Nayna terjebak macet, ardy sudah 2 kali menelepon Nattan menanyakan posisi Nattan dan Nayna.


Dan akhirnya Nattan dan Nayna pun sampai di bandara, setelah memarkirkan mobilnya Nattan dan Nayna berjalan menuju lokasi yang sudah di kabari oleh ardy.


Setelah sampai di tempat yang di kasih tau ardy, Nayna melihat ke sekeliling tetapi Nayna tidak menemukan keberadaan ibu santi dan ardy.


"Benaran di sini mas...? (Tanya Nayna)


"Iya nay, ardy tadi bilang ke mas dia dan ibu tunggu di sini...!! Sebentar ya mas coba hubungi ardy dulu. (ucap Nattan)


Nattan sudah beberapa kali mencoba menghubungi ardy tetapi ardy tidak menjawab telpon dari Nattan.


"Gak di angkat juga mas...? (tanya Nayna)


"Gak (jawab Nattan sambil menggelengkan kepalanya sambil terus berusaha menelpon ardy)


"Kita coba cari ke sana yok mas... (ajak Nayna)


"Sebentar sayang ini telpon nya di angkat (ucap Nattan)


Nayna langsung mendekat ke Nattan


๐Ÿ“ž (Nattan) Ardy dimana...? (tanya Nattan saat ardy sudah menjawab telpon nya)


๐Ÿ“ž (Ardy) Saya sama ibu lagi di toilet, tunggu aja di sana. Kami sudah mau ke sana.


๐Ÿ“ž (Nattan) Baiklah, kami tunggu di sini


Lalu Nattan pun menutup telpon nya tanpa mendengar jawaban dari ardy.


"Kebisaan, nelpon gak ada salam, abis itu langsung main tutup tutup aja gak pakai permisi. (Omel ardy, saat dia tau sambungan telpon nya sudah terputus)


"Siapa...? (tanya ibu santi yang ada di samping ardy)


"Siapa lagi bu kalau bukan tuan muda yang tidak menyadari cintanya itu (ucap ardy)


Hahaha...


Tawa ibu santi


"Kamu ada-ada aja nak, Nattan itu bukanya gak menyadari tapi dia gengsi untuk mengakui (ucap ibu santi)


"Hahaha...ibu benar. (ucap ardy yang merasa kesenangan)


"Tapi walaupun Nattan seperti itu dia sudah jadi seorang suami sedangkan anak ibu ini, jangankan istri pacar aja belum punya (ucap ibu santi, sambil memukul pelan punggung ardy)


"Lah kok malah ardy yang kenak (ucap ardy)


Ibu santi tidak mempedulikan ucap ardy, ibu santi terus berjalan ke arah dimana Nayna dan Nattan menunggu mereka.


"Ibu... (panggil ardy sambil berlari mengejar ibu santi)


Nayna yang melihat ibu santi berjalan dari kejauhan langsung berlari ke arah ibu santi.

__ADS_1


"Ibu...(ucap Nayna berdiri dari duduknya lalu langsung berlari)


"NAY JANGAN LARI-LARI...(Teriak Nattan)


Nayna tidak mempedulikan ucap Nattan dia terus berlari ke arah ibu santi yang sedang tersenyum kepadanya.


Nattan dengan cepat menyusul Nayna yang tidak mempedulikan teriakkan nya.


Nayna langsung memeluk ibu santi, kedua ibu dan anak itu saling berpelukan, mereka tidak menghiraukan Nattan dan ardy yang sudah berdiri di dekat mereka, bahkan mereka tidak mempedulikan orang-orang melihat mereka.


"Nay kangen banget sama ibu (kata Nayna saat sudah melepaskan pelukannya)


"Ibu juga sayang...!! Bagaimana kesehatan kamu...? apa kepalanya masih sakit...? Itu karena kamu terlalu kecapekan makanya sakit kepala kamu kambuh.(kata ibu santi)


"Dari mana ibu tau kalau sakit kepala nay kambuh...? (tanya Nayna)


"Mas yang telpon ibu, dan menceritakan kondisi nay. Dan ibu juga yang menyarankan ke mas nay harus di bawa ke rumah sakit untuk periksa. Dan ibu santi juga sudah menceritakan semuanya ke mas kalau kepala nay pernah terbentur pas andin kecelakaan, dan semenjak itu kalau nay terlalu capek pasti sakit itu kambuh lagi. (ucap Nattan)


"Ya mas, maaf kalau nay gak pernah cerita ke mas tentang itu (ucap Nayna)


"Ya gak apa-apa (ucap Nattan)


"Nayna udah lebih baik kok bu. Tadi nay juga udah periksa ke dokter sama mas Nattan. (ucap Nayna)


"Baiklah, ibu lebih lega sekarang. (ucap ibu santi)


"Ya udah ayo bu kita ke hotel sekarang pasti ibu santi capek dan butuh istirahat (ucap Nattan)


"Ya bu mas Nattan benar. Ayo... (ajak Nayna sambil menggandeng ibu santi)


Nattan, Nayna dan ibu santi berjalan menuju parkiran, meninggalkan koper pakaian ibu santi kepada ardy. Mereka sengaja gak mempedulikan ardy yang ngomel-ngomel di belakang.


"Saya di cuekin, dan ini kenapa keduanya saya yang bawa...!!! Nasib nasib (ucap ardy pada dirinya sendiri)


Ardy menyusul Nattan, Nayna dan ibu santi yang sudah berjalan duluan ke parkiran.


Setelah sampai di parkiran, ibu santi dan Nayna masuk kedalam mobil, ardy memasukkan koper mereka kedalam bagasi mobil.


Saat ardy ingin masuk kedalam mobil. Nattan melemparkan kunci mobil ke arah ardy, ardy langsung menangkapnya.


"Kok saya, emangnya di mana supir hotel..? (tanya ardy)


"Di hotel, tadi saya yang nyetir sendiri dan sekarang gantian kamu yang nyetir, itu hukuman karena kamu sengaja gak menjawab telpon dari saya tadi. (ucap Nattan)


Hahaha...


Ardy tertawa sambil masuk kedalam mobil di bangku kemudi.


"Kok kamu tau nat, kalau saya sengaja gak menjawab telpon dari kamu...!! (kata ardy, saat sudah duduk di bangku kemudi)


"Ya tau lah, Karena saya sudah kenal kamu itu bertahun-tahun ar, jadi saya tau sifat jahil kamu semuanya. (ucap Nattan)


"Jadi mas ardy sengaja gak menjawab telpon dari mas Nattan tadi...! kenapa...? apa mas ardy sengaja membuat kami cemas...? (tanya Nayna)


"Iya sayang, karena mas ardy mu ini, sangat suka melihat kita cemas (ucap Nattan sambil melihat ke Nayna)


"Sayang...? Apa.mereka sudah saling mengungkapkan (kata hati Ardy, sambil melihat ke pasangan suami istri itu bergantian)


"Ayo jalan...!! kok malah melamun (ucap Nattan, sambil menepuk pundak ardy)


"Iya iya... (ucap ardy)


Mobil mereka keluar dari parkiran bandara, melaju menuju hotel, di dalam mobil Nayna tidak henti-hentinya berbicara, baik sama ibu santi, Nattan mau pun ardy.


Nattan tersenyum bahagia melihat keceriaan Nayna.


Ardy melihat ke arab Nattan sekilas, ardy merasa sangat penasaran apa yang terjadi dengan pasangan suami istri itu.


"Kenapa mereka tiba-tiba sangat romantis, seperti pasangan yang baru jadian...? Sepertinya ada sesuatu yang saya tidak tau...!! Baiklah saya akan cari tau apa yang terjadi sama mereka...!!! (ucap ardy dalam hati, sambil terus fokus mengemudi)


Tidak lama mereka pun sampai di parkiran hotel, Nayna, Nattan dan Ibu santi keluar dari dalam mobil Nayna berjalan duluan masuk ke dalam hotel sesuai perintah Nattan, Nayna pun menurutinya. Ibu Santi dan Nattan masih menunggu ardy untuk mengeluarkan barang yang ada di bagasi mobil.


Dan secara bersamaan dinda dan dita masuk juga kedalam hotel.


"Dinda, dita, kalian baru kembali...? di mana yang lain...? (Tanya Nayna)

__ADS_1


"Ya nay, yang lain masih sibuk shoping (ucap Dinda)


"Lo dari mana nay, bukannya lo masih harus istirahat...!! (ucap dita)


"Oh gue baru aja kembali jemput ibu santi dan mas ardy di bandara. (ucap Nayna)


"Dimana ibu santi nay...? (tanya dita)


"Itu mereka (kata Nayna saat melihat Nattan, ibu santi dan ardy memasuki lobi hotel)


"Assalamualaikum...bu...(ucap dita, menghampiri ibu santi, sambil menyalami tangan ibu santi)


"Wa'alaikumsalam nak...!! bagaimana kabar kamu...? (tanya ibu santi)


"Alhamdulillah baik bu. (ucap dita) Oh ya bu santi kenal kan ini teman dita dan Nayna namanya Dinda (ucap dita lagi)


"Saya dinda tante (ucap dinda, memperkenalkan diri nya kepada ibu santi, dinda menyalami dan mencium punggung tangan ibu santi dan di sambut ramah oleh oleh ibu santi.


"Panggil ibu aja nak dinda, biar sama dengan nay dan dita (kata ibu santi) Oh iya kalian belum kenal dengan putra ibu kan. Perkenalkan ini putra ibu namanya Ardy (kata ibu santi sambil membimbing ardy untuk berdiri di hadapan dinda dan dita)


Ardy yang sejak tadi terpaku melihat cewek yang selama ini dia cari ada di hadapannya, hanya menurut saat di tarik oleh ibu nya. Ardy masih diam membisu.


"Dita (ucap dita sambil mengulurkan tangannya kepada ardy)


Ardy pun mengalihkan tatapan nya kepada dita.


"Ardy (ucap ardy, sambil menyambut uluran tangan dita)


"Dinda (kata dinda, juga sambil mengulurkan tangannya)


"Ardy (ucap ardy, menyambut uluran tangan dinda) Apa kamu gak ingat kita pernah ketemu...!! (ucap ardy setelah melepaskan tangan dinda)


"Pernah ketemu, emangnya kita pernah ketemu di mana...? (tanya dinda sambil terus mengingat)


"Di mini market *** (kata Ardy)


"Oh Ya gue baru ingat, lo itu om om ganjen yang sok-sok kaya itu kan...!!! (ucap dinda, sambil menutup mulutnya karena baru menyadari dengan ucapannya) Maaf ibu santi, kata-kata dinda terlalu kasar ya. (ucap dinda)


"Gak Apa-apa sayang. (kata ibu santi)


"Oh jadi dia gadis yang kamu ceritakan itu ar (bisik Nattan)


"Ya (jawab ardy)


"Ya udah, semuanya ayo kita ke kamar, ibu sama mas ardy pasti capek. Dinda, dita kalian ikut juga yok. (Ajak Nayna)


"Gak usah nay kita kembali ke kamar kita aja, kita mau istirahat juga, ya kan dit...? (dinda)


"Iya nay (ucap dita)


"Ya udah, kalau gitu kita ke sana ya (ucap Nayna)


"Ya (jawab dita dan dinda bersamaan)


Nayna, Nattan, Ibu santi dan ardy masuk kedalam life khusus menuju kamar mereka.


Setelah mereka pergi dinda dan dita juga masuk kedalam life yang menuju kamar mereka.


...*Bersambung*...


...Jangan lupa tinggalkan jejaknya ya Teman-teman...


...๐Ÿค—๐Ÿค—๐Ÿค—...


...๐Ÿฅฐ๐Ÿฅฐ๐Ÿฅฐ...


...Dengan cara:...


...Vote...


...Like...


...Komen...


...Rate bintang 5 ya....

__ADS_1


...Terima Kasih ๐Ÿ™๐Ÿ˜˜...


__ADS_2