
Mobil serta motor siswa maupun siswi sangat ramai untuk keluar dari gerbang Az-Zahra school, karena untuk hari ini semuanya di pulangkan lebih awal, ada juga para orang tua murid atau supir yang menjemput anak-anaknya yang kendaraan mereka di parkir di luar gerbang.
Nayna, dinda dan dita sudah berada di parkiran, mereka melihat masih banyak mobil yang masih antri untuk keluar.
Dita berpamitan kepada nayna dan dinda untuk pulang duluan, lalu berjalan dan masuk kedalam mobilnya yang terparkir cukup jauh dari mobil dinda.
Setelah dita cukup jauh, Dinda dan Nayna masuk kedalam mobil, Lalu dinda mulai melajukan mobilnya, mengantarkan nayna ke dream house.
Mobil dinda pun keluar dari gerbang Az-Zahra school setelah cukup lama bermacet-macetan dengan mobil para siswa dan siswi yang lain.
"Nay... lo pulang ke dream house kan bukan ke rumah besar...? (tanya dinda memastikan setelah mobil mereka berhasil keluar dari gerbang sekolah)
"Ya din, gue pulang ke dream house aja, mau pulang ke rumah besar, juga gak ada siapa-siapa di sana, mami, papi sama kakek belum kembali. (jawab nayna)
"Iya ya....ya udah gue antar ke dream house. (ucap dinda) Oh ya nay, sepertinya boy itu suka sama lo deh nay. (ucap dinda lagi)
"Suka, sama gue...? ah gak mungkin lah din dia suka sama gue. Lo gak usah ngaco deh...!!! (kata nayna)
"Gue gak ngaco nay, gue benar. Apa lo gak lihat dari sorot mata si boy itu saat melihat ke arah lo sangat berbeda. (ucap dinda yang masih tetap fokus menyetir)
"Gue lihat dia melihat ke gue bisa-bisa aja din, mungkin perasaan lo aja kali....!! (seru nayna)
"Terserah lo deh nay. (ucap kesal dinda sambil cemberut)
Nayna tertawa melihat dinda yang menatap kesal kepadanya. Karena saat itu mobil mereka lagi berhenti di lampu merah.
"Mukanya gak usah di bikin jelek kayak gitu din... (Goda nayna sambil mencolek dagu dinda)
"Ya abis lo gak percaya sama gue sih nay...!!! emangnya sejelek itu ya nay gue kalau cemberut...? (tanya dinda sambil melihat dirinya di pantulan kaca spion yang ada di dalam mobil)
Nayna tidak menjawab dinda, dia hanya menganggukkan kepalanya lalu tersenyum ke arah dinda.
"Udah din ngaca nya, itu lampunya sudah hijau (ucap nayna)
"Ah iya, gue lupa nay. Untung di belakang kita gak ada mobil, kalau ada...!! pasti gue udah di klakson panjang plus di teriaki oleh orang. (kata dinda sambil kembali menjalankan mobilnya)
"Ya makanya kalau lagi nyetir itu jangan terlalu rempong (ejek nayna)
"Gue rempong itu karena lo nay. (kata dinda sambil melajukan kembali mobilnya)
Nayna hanya tersenyum dia tidak menanggapi ucapan dinda. Nayna diam sambil memainkan ponselnya.
Tidak lama mobil dinda pun sampai di kediaman nayna. Mobil dinda berhenti tepat di depan gerbang yang terlihat sepi itu.
"Nay kok sepi banget rumah lo ini nay...? (tanya dinda saat sudah mematikan mesin mobilnya)
"Oh, iya din. Di rumah lagi sepi. Bik Minah dan mang koko lagi pulang kampung karena ada saudaranya yang meninggal. (kata nayna)
"Jadi lo cuma berdua aja sama mas Nattan nay...? (tanya dinda)
"Ya, emang sama siapa lagi...!!! (kata nayna)
__ADS_1
"Dan sekarang...? kan mas Nattan ada di kantor...? jadi lo sendiri aja nay di rumah...? (Ucap dinda lagi)
"Ya din, em...karena gue sendiri di rumah, bagaimana kalau lo aja yang temani gue di rumah din...!! (ajak nayna sambil memegang tangan dinda yang masih memegang stir mobil)
"Maaf ya nay, sepertinya gue gak bisa nemani lo, karena gue udah janji sama mama untuk nemani dia ke salon hari ini kalau gue pulang cepat. (ucap dinda yang menatap ke nayna)
"Ya udah din, gak apa-apa kalau lo gak bisa. Ya udah gue masuk dulu ya. Terima kasih sudah ngantar gue. Assalamualaikum.., (ucap nayna)
"Ya sama-sama nay. Wa'alaikumsalam...(jawab dinda)
Nayna pun turun dari dalam mobil dinda, lalu nayna melambaikan tangannya ke arah dinda. Setelah melihat mobil dinda sedikit menjauh nayna pun masuk ke dalam pekarangan rumahnya, yang pintu pagarnya di bukakan oleh salah seorang bodyguard yang selalu menjaga rumah itu yang datang entah dari mana nayna pun tidak tau.
"Eh...bapak bikin kaget aja (kata nayna)
"Maaf nona saya gak sengaja bikin nona kaget (ucap bodyguard itu sambil menundukkan pandangannya)
"Ya pak gak apa-apa, saya masuk dulu (ucap nayna lagi)
"Ya nona silahkan (Ucap bodyguard itu lagi)
Nayna pun masuk, lalu berjalan sampai di depan pintu utama dream house, sebelum membuka pintu nayna menoleh kembali kebelakang melihat ke arah gerbang yang sudah tertutup tetapi bodyguard itu sudah tidak ada lagi di sana.
"Aneh, kenapa bapak itu tidak ada, seperti hantu saja mereka itu. datang tiba-tiba dan menghilang tiba-tiba juga. (ucap nayna yang berbicara sendiri)
Setelah memikirkan hal yang tidak-tidak yang membuat dia sendiri merinding, nayna pun masuk ke dalam rumah, lalu berjalan menuju kamar pribadi nya.
Di kamar
Nayna berdiri di sana, lalu nayna melihat ke jam yang ada di layar ponselnya.
"Masih jam segini, apa yang harus gue lakukan...?
mau bersih-bersih rumah, mencuci pakaian tetapi semuanya sudah rapi, gue gak tau siapa yang mengerjakan semuanya. Lalu gue harus ngapain...? (ucap nayna pada dirinya sendiri)
Karena merasa bosan berdiri di balkon nayna pun kembali masuk kedalam kamarnya, lalu duduk di sofa yang ada di sana, nayna menghidupkan televisi, menonton acara yang secara acak di cari nya.
Hampir satu jam nayna menonton siaran di televisi itu, nayna pun merasa bosan lalu mematikan televisinya.
"Kalau setiap hari kayak gini gue bisa-bisa mati karena bosan...(ucap nayna dengan menghembuskan nafas panjang, yang masih bicara sendiri)
Nayna kembali melihat jam di layar ponselnya.
"Mas Nattan masih lama pulangnya, ah...memang gak enak kalau gak ada bik Minah, rumah ini terasa sepi (ucap nayna yang masih berbicara sendiri) Apa gue ke kantor mas Nattan aja, sekalian bawa makan siang untuk mas Nattan dan mas Ardy...! (kata nayna lagi)
Nayna menatap jam yang ada di dinding kamar nya yang menunjukkan pukul 11.30 wib.
"Ah...sudah jam segini lagi, mana sempat untuk masak, bisa-bisa gue sampai di sana mas Nattan dan mas Ardy sudah makan siang, ah kenapa gue gak kepikiran dari tadi ya, kalau gak gue bisa masak...!! (kesal nayna)
"Apa gue ke sana aja, kan bisa makan siang sama mereka di luar nanti, dari pada di sini gue gak tau mau ngapain. Semoga mas Nattan gak marah kalau gue ke sana tanpa meminta izin kepadanya. (kata nayna lagi)
Dan nayna pun berdiri dari duduknya, masuk ke ruang ganti untuk mengganti pakaiannya, setelah siap nayna mengambil tas memasukkan apa saja yang dia butuhkan ke dalam tas itu, setelah nayna memastikan semuanya nayna pun keluar dari kamarnya, turun ke bawah dan berjalan keluar pintu utama dream house.
__ADS_1
Setelah nayna sampai di luar, nayna menghentikan langkah nya.
"Gue ke sananya pakai apa ya...? apa naik taksi online aja, ah... bakalan lama kalau gue harus nunggu order dulu, atau naik ojek aja...? ah iya gue naik ojek di depan aja biar cepat. (ucap nayna)
Nayna kembali melanjutkan langkahnya menuju gerbang, saat nayna keluar dari gerbang, bodyguard yang membukakan pintu gerbang tadi berlari mendekat ke arah nayna.
"Maaf nona...? nona mau ke mana...? (tanya bodyguard itu)
"Saya mau ke perusahaan mas Nattan pak. (jawab nayna)
"Apa nona sudah memberi tahu pak Nattan atau pak Ardy...? (tanyanya lagi)
"Belum pak saya mau ngasih kejutan sama mas Nattan, lagian saya juga merasa bosan di rumah tidak ada siapa-siapa, kalau di perusahaan kan ada mas Nattan dan mas Ardy. (ucap nayna)
"Ya udah baiklah nona, jadi nona mau naik apa ke sana...? (tanya bodyguard itu lagi)
"Saya mau naik ojek yang di depan aja pak. (Jawab nayna)
"Kenapa nona tidak menggunakan mobil yang ada di garasi aja...? (tanya bodyguard itu yang merasa heran karena nayna mau naik ojek panas-panas begini)
"Saya kan belum ada sim pak, jadi saya gak berani untuk bawa keluar apa lagi cukup jauh. (ucap nayna)
"Baiklah nona, kalau nona tidak keberatan bagaimana kalau kami antar saja. (ucap bodyguard itu)
"Kami...? jadi bapak gak sendirian...? (tanya nayna, yang merasa bingung)
"Gak nona, saya saat menjaga nona tidak pernah sendirian, saya bersama teman-teman yang lain, mobil kita ada di sana dan di sana. (kata bodyguard itu sambil menunjuk ke arah mobil yang terparkir tidak jauh dari gerbang dream house)
"Ya udah baiklah, tapi sebentar pak...? apa di antara kalian ada yang perempuan...? maaf sebelum nya pak saya merasa gak enak kalau cuma saya sendiri yang perempuan di dalam mobil kalian. (ucap nayna lagi)
"Ada kok nona, di mobil yang di sana ada 2 orang perempuan Jesi dan Kela. (ucap bapak itu sambil menunjuk mobil yang berwarna merah itu)
"Baiklah kalau begitu pak, kita gunakan mobil yang itu aja. (kata nayna sambil berjalan mendekati mobil itu)
Pak Ahmad (pimpinan bodyguard) itu membukakan pintu mobil untuk nayna. Lalu nayna pun masuk ke dalam mobil setelah melihat ada 2 orang perempuan yang wajahnya juga tidak asing untuk nayna karena setiap pulang sekolah nayna sering melihat mereka di rumah ngobrol dengan bik Minah, dan selalu tidak di jumpai oleh nayna kalau nayna sudah turun ke bawah.
Nayna tersenyum kepada keduanya. Lalu nayna duduk di bangku di sebelah salah satu dari mereka.
Pak Ahmad pun masuk kedalam mobil dan duduk di bangku kemudi. Lalu pak Ahmad memperkenalkan diri nya dan kedua perempuan yang bersamanya itu, adik dan juga istrinya. Mereka adalah para bodyguard yang selalu di utus oleh Nattan mau pun ardy untuk menjaga nayna dari kejauhan.
Setelah memperkenalkan, mobil pun melaju perusahaan Nattan.
...*Bersambung*...
...Jangan lupa tinggalkan jejaknya ya teman-teman ...
...🤗🤗🤗...
...🥰🥰🥰...
...Terima Kasih 🙏...
__ADS_1