
Nayna, mami jihan, dan ibu santi masih mengobrol, begitu juga dengan nattan dia masih mengobrol dengan temannya yang sedang menikmati hidangan, setelah berpamitan kepada nayna, mami jihan dan ibu santi, tadi Nattan belum kembali ke tempat duduknya.
Di sela-sela obrolan nya bersama Dr Nando, Ardy dan Dicky (sepupu dr nando, sekaligus teman Nattan) Nattan terus saja melihat ke arah nayna, mami jihan dan ibu santi.
"Kenapa bro, takut hilang bidadari kecil lo itu. (kata nando, yang menyadari gerak gerik tidak biasa dari Nattan)
"Apaan sih nan, saya tidak lagi melihat dia..!!(seru Nattan)
Hahaha...tawa ardy, nando dan dicky secara bersamaan.
"Kenapa kalian tertawa (heran Nattan)
"Bro, tadi saya gak bilang lo lagi lihatin bidadari kecil lo itu ya. Jadi terciduk kan lo...!! lo ngakui sendiri ya bukan kami yang bilang, benar kan ar...? (kata nando, sambil bertos ria dengan ardy)
"Apaan sih kalian, udah ya berhenti ngomongin saya, apa gak ada pembahasan yang lain. (kesal Nattan)
"Jangan kesal begitu pengantin baru, nanti tampan nya hilang lo. (dicky)
"Mereka tuh yang buat saya kesal dic, sudah kamu bawa mereka pulang sana, dari pada menambah kesal saya saja kalau mereka lama-lama di sini. (Nattan)
"Jahat lo bro, saya juga mau lo usir...? kalau gue pulang siapa yang akan ngurus pesta lo ini. (ardy)
"Pestanya sudah selesai ya di, jadi lo gak saya butuhkan lagi (Nattan)
"Gak boleh begitu Nattan, ingat kami ini teman lo (nando)
"Ya saya tau kalian teman saya, tapi teman yang MENGESALKAN...(kata Nattan, menegaskan kata mengesalkan)
"Hahaha...jangan marah-marah bro, nanti cepat tua, apa lo gak kasihan sama bidadari kecil lo itu nanti pas jalan berdua sama lo, malah di sangka orang dia lagi jalan sama om-om lagi. (nando)
"Dicky, bawa dr si*l*n ini pulang sana, malas saya dengar celotehan dia itu (kesal Nattan)
"Alah bro, jangan lah marah-marah begitu. Saya tau maksud lo dari tadi ngusir kita-kita kenapa. (nando)
"Kenapa emangnya nan (tanya ardy)
__ADS_1
"Dasar lo jomblo, makanya cari pacar sana biar lo mengerti. (nando)
"Kok lo malah ngatain saya nan...!(ardy)
"Saya gak ngatain lo, tapi itu fakta. hahaha...(tawa nando)
Nattan dan Dicky hanya geleng-geleng mendengar perdebatan dua sahabat itu.
"Si*l*n lo nan, saya sudah punya pacar ya. (bohong ardy)
"Hahaha...siapa...? Diandra (dian) maksud lo...? saya tau ya ar, kalau lo kemarin di tolak sama dian. (nando)
"Benar itu nan, lo gak gosip kan...? (Dicky penuh selidik)
"Ardy, benar lo di tolak kemarin (tanya Nattan penasaran)
"Ya nat, dian nolak saya kemarin, tapi gak papa sekarang saya sudah lega setelah memberanikan diri untuk mengungkapkan nya, benar kata lo nat, di ungkapkan itu lebih baik dari pada selalu di pendam. (ardy)
"Gak papa ar, mungkin di luar sana ada wanita yang sangat pantas untuk lo (dicky)
"Benar ardy (Nattan)
Salah besar lo ar, pantasan lo di tolak sama dian, lo salah guru sih. (kata nando)
"Apa maksud lo dr gil*, lo sudah bosan hidup ya (kata Nattan, dan memasang wajah sangarnya)
"Hahaha...sabar bro, sabar. Ingat lo belum malam pertama, (ledek nando)
"Apa hubungannya bodoh. (kesal Nattan, sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal, merasa frustasi menghadapi teman yang satu ini.)
"Iya ya bro, gak ada hubungan nya, hehehe...(nando)
"Tapi gak apa-apa ar, walaupun kata nando tadi lo berguru sama Nattan yang tidak tau tentang cinta, tapi gak apa-apa setidaknya lo berguru sama orang yang tidak jomblo lagi. (Dicky)
"Lo benar bangat bro (ardy)
__ADS_1
"Si*l*n kalian berdua, awas ya gak gue kasih tumpangan kalian berdua nanti (nando)
"Oh ya nan, ngomong-ngomong dari mana lo tau saya di tolak dian kemarin (tanya ardy)
"Dari dian sendiri, dia menghubungi saya semalam dan bercerita tentang kencan kalian. (nando)
"Dian cerita apa aja nan, apa dia cerita tentang Nattan juga...? (Ardy)
"Dari mana lo tau ar (penasaran nando)
"Saya tau semua nya nan, dia nolak saya karena itu. (Ardy)
"Kenapa kalian malah nyebut nama saya, apa hubungan ardy di tolak dengan saya...? (Nattan)
"Lo gak tau bro...(tanya nando)
"Tau apa...?(Nattan)
"Gak usah di bahas lagi nando (elak ardy)
"Maaf ar, nattan juga harus tau, (kata nando sambil memegang bahu ardy) Nattan, dian itu suka sama lo, makanya dia nolak ardy, pada saat ardy ngajak dian kencan kemarin itu, dian malah mengira ardy itu di suruh sama lo, dian kira lo cuti dari perusahaan untuk mempersiapkan acara kencan lo dengan dia. (nando)
"Maaf ardy, saya gak tau kalau dian...(ucapan Nattan terhenti oleh ardy)
"Gak apa-apa bro, saya juga sudah tau selama ini dian ada perasaan sama lo, makanya saya gak pernah mengutarakan perasaan gue, tetapi setelah saya pikir-pikir saran dari lo kemarin itu ada benarnya, jadi makanya saya memberanikan diri untuk mengungkapkan perasaan saya sama dian, ya walaupun saya tau pasti di tolak, tetapi saya sudah merasa lega sekarang, saya gak pernah nyalahin lo Nattan, karena saya sangat tau lo. (Ardy)
"Maaf ya ar, saya benar-benar tidak tau. (Nattan)
"Gak apa-apa bro, gak usah lo pikirin, lo fokus aja sama nayna, dia adalah istri lo sekarang (ardy)
"Benar bro, pikirin dari sekarang bagaimana malam pertama lo nanti sama bidadari kecil lo itu. (tambah nando)
"Brengsek lo nan...!!! (Nattan)
Mereka bertiga pun tertawa melihat Nattan yang sudah terpojok, yang sudah tidak bisa lagi berkata apa-apa.
__ADS_1
\*Bersambung\*
Jangan lupa vote, like dan komennya ya teman-teman 🤗🥰🥰🥰 Terima Kasih 🙏