
"Fyuh... Sepertinya aku berlebihan, untung aku masih menyamar sebagai gelandangan." Ren berbicara sendiri.
Kini Ren berada di Kota Ceeven bagian barat,karena dia telah membunuh seorang yang penting statusnya kini pasti menjadi buronan.
Beruntung kali ini Ren masih menyamar menjadi gelandangan. Jika tidak semua akan berakhir sangat merepotkan.
"Cih.. Sialan itu, bukan hanya mengganggu makanku tapi mengganggu sedikit Rencanaku. Sepertinya penyamaran ini akan berakhir disini." Ren mengutuk Goner yang telah mengganggu Rencana nya.
Pada mode penyamaran, Ren terlihat seperti manusia biasa. Dengan kulit coklat yang tak terurus, rambut yang berantakan dan mata yang coklat. Ini sangat berbeda jauh dari sosok asli Ren yang mempunyai paras yang cukup bagus.
Berpikir bahwa penyamaran nya tidak akan berguna lagi. Ren menggunakan Skill Sihir air untuk membersihkan tubuhnya.
Mengganti pakaian dan seluruh perlengkapan nya. Membuat Ren terlihat seperti orang yang berbeda.
Rambut hitam murni, kulit putih bersih, mata merah. Ditambah Ren memakai jubah hitam dengan corak merah membuat nya semakin serasi.
Ras Ren adalah True Blood Devil, membuat dia dapat merubah warna mata sesuka hatinya. Ras ini juga tidak beda jauh seperti manusia pada umumnya jadi sangat sulit untuk membedakan Ren dengan manusia.
Ren pun keluar dari sebuah jalan kecil yang sepi menuju jalan utama.
Penampilan Ren yang sangat gagah membuat dia menarik banyak perhatian.
"Siapa itu? Seorang Ksatria?"
"Apakah ada orang setampan itu disekitar sini?"
"Orang ini, pasti kuat."
Ren yang mendengar orang - orang berkomentar merasa terganggu.
Pasalnya dalam game tidak akan ada yang mempedulikan penampilan nya.
Bahkan banyak yang lebih mencolok daripada dirinya.
'Jika begini, kepada siapa aku harus bertanya pelelangan?'
Ren berpikir dalam benaknya, jika itu allmoon bar, Ren hanya akan membongkar identitas nya.
"Tidak ada pilihan lain" Ren menghela nafas.
Ren berencana bertanya pada keberadaan yang dipenuhi informasi. Informasi sangat cepat menyebar jika itu terdengar oleh keberadaan ini. Keberadaan yang ada di dunia manapun, dimensi manapun, alam semesta manapun. Mereka mempunyai julukan makhluk multi dimensi.
'Ya, Itu adalah Seorang Ibu - Ibu penggosip.'
Ren memantapkan hatinya, dia kemudian mendekati tiga orang wanita berumur 30 tahunan yang sedang berbincang di kedai teh. Menyadari Ren mendekat kepada mereka, para wanita itu hanya diam menatap Ren.
"Permisi. Perkenalkan, Namaku Ren Styx, aku ingin menanyakan satu hal Oh... Nona - Nona yang cantik." Ren berbicara sambil membungkuk ala bangsawan.
Mendengar Ren mengatakan hal itu, Para wanita itu saling memandang satu sama lain. Kemudian....
"Kyaa.... Dia bilang aku cantik kan?!" Satu wanita berteriak.
"Tentu saja tidak! dia jelas bilang aku yang cantik!" Wanita kedua berteriak
"Ya ampun, kalian ini, ingat umur sedikit. Jelas - jelas dia mengatakan aku yang cantik." Wanita ketiga berbicara.
Melihat hal ini Ren hanya tersenyum canggung. 'Dimanapun bukankah sama?' Ren bergumam.
"Tenanglah, Nona. kalian semua cantik." Ren berbicara dengan tersenyum.
'Ugh... Menjijikan! aku harus mengatakan hal ini' < Benak Ren
Setelah melewati berbagai halangan dan cobaan akhirnya Ren bisa menanyakan dimana pelelangan Kota Ceeven ini.
"Um.. Pelelangan kan? itu ada di sebelah selatan kota ini. Disana ada bangunan besar yang bertuliskan pelelangan kota ceeven." Wanita ketiga menjawab sementara dua lainnya mengangguk.
__ADS_1
"Um... Terima kasih atas informasi nya. Ini sedikit hadiah kecil dariku." Ren memberikan tiga buah cincin yang terbuat dari kristal mana.
"Ara... Cincin ini begitu indah, apakah tak masalah memberikannya pada kami?" Ucap wanita ketiga
"Dia benar, apakah tak masalah? seharusnya ini cukup mahal kan?" Wanita kedua berbicara
"Um.. um.." wanita kesatu mengangguk.
Ren mengatakan bahwa itu bukan masalah, Cincin yang Ren berikan sebenarnya adalah barang yang tak berguna dalam game.
Hanya menambah status "Charm" seseorang jika itu dipakai. Dan lagi, Ren mempunyai stok 999x cincin ini dalam inventory.
Jumlah pastinya bahkan Ren tidak tahu.
Ren pergi ke Kota Ceeven Selatan sesuai instruksi dari para wanita tadi.
Bagian Selatan bisa dibilang kawasan paling bagus di Kota Ceeven.
Rumah - Rumah yang besar dan megah ada disana - sini. Ren berpikir mungkin disini adalah kawasan para orang kaya dan terpandang.
Meskipun bagian Selatan adalah tempat yang paling luas di Kota Ceeven. Ren tak kesulitan menemukan Pelelangan yang dia cari.
Ren berdiri di depan bangunan yang bertuliskan [ Pelelangan Byurlin ]
'Nama yang aneh' Ren bergumam.
Tanpa berpikir lama Ren bergegas untuk masuk pelelangan itu. Tapi Ren di tahan oleh penjaga yang berada di pintu masuk.
Akhirnya setelah beberapa pertanyaan Ren dibiarkan memasuki pelelangan itu.
"100 Koin emas!"
"150 Koin emas!"
"200 Koin emas!"
Ren pun mencari seorang yang terlihat seperti petugas kemudian menanyakan dimana Ren bisa melelang barang nya.
Petugas itu kemudian mengantar Ren kebelakang panggung pelelangan.
Disana ada seseorang yang terlihat seperti boss disini sedang mengatur para pekerja.
Melihat kedatangan Ren seorang yang terlihat seperti boss itu menghampiri Ren.
"Yo.. anak muda. Apa yang kau inginkan disini?"
"Apakah kau yang bertanggung jawab di pelelangan ini?" Ren bertanya.
"Itu benar, memang aku bukan pemilik pelelangan ini, tapi tuanku telah mengizinkan ku untuk mengatur pelelangan ini. Kau bisa memanggilku Rezhuan."
"Bagus, aku ingin menawarkan sesuatu untuk dilelang." Ren berkata dengan tersenyum. Kemudian mengeluarkan tiga buah core monster.
"Aku ingin kau untuk melelangkan tiga Core Great Lion King ini." Ren berkata sambil menunjukan 3 buah Core yang berada ditangannya.
Melihat ini, Rezhuan membelalakan mata nya. Semua orang di tempat itu pun sama, mereka terkejut mendengar apa yang dikatakan Ren.
"G-Gre-at Lion K-King??!! apakah kau serius!" Rezhuan berteriak dengan kencang.
"Ssssttt... Tidak usah berteriak, jika kau tidak percaya. Datangkan seorang ahli untuk memeriksa Core ini." Ren menyarankan ide.
Great Lion King, Monster tingkat atas yang keberadaan nya dapat menyaingi Naga biasa. Habitat nya sendiri berada di puncak gunung. Karena kekuatan nya yang dahsyat tidak ada yang berani menganggunya kecuali orang yang benar - benar kuat.
Rezhuan mengetahui hal ini, jika Core yang dipegang oleh orang yang ada dihadapan nya memang asli.
Itu berarti orang ini sangat kuat, atau setidaknya sangat berpengaruh.
__ADS_1
"Maafkan aku Tuan muda, Tapi untuk barang berharga seperti ini. Tidak mudah untuk melelangnya. Kami harus memberikan pemberitahuan terlebih dahulu agar para peserta pelelangan dapat menyiapkan anggaran nya. Dan juga seorang ahli dari ibukota akan saya panggil untuk memeriksa Core ini. Jika Tuan muda berkenan, bisakah anda menunggu 3-4 hari kedepan?" Rezhuan kini berbicara dengan sopan. walaupun orang dihadapan nya lebih muda darinya.
"3-4 hari? Tch.. itu masih lama. Aku membutuhkan uang sekarang. Apakah pelelangan bisa meminjamkan ku uang untuk sementara?" Ren berbicara dengan kesal.
"Oh... Tentu tuan muda. Tapi harus ada jaminan untuk berjaga - jaga anda tidak kabur. Tentu saja ini bukan karena kami tidak percaya anda!" Rezhuan berkata dengan terburu - buru.
"Jaminan ya, Hm.... Baiklah! aku akan menitipkan satu core ini di pelelangan ini. Bagaimana? tentu kau tidak akan menolak bukan? aku juga percaya pelelangan ini tidak mungkin membawa lari core ini." Ren berkata dengan nada yang mengancam.
"Glekk.... Um.. Baiklah, kami akan menjaga Core itu dengan sebaik mungkin. Jadi berapa uang yang akan anda pinjam?" Tanya Rezhuan, wajahnya sedikit pucat mendengar ancaman Ren.
"Karena Core ini sangat berharga, setidak nya seratus koin emas." Ren berkata dengan jelas.
"Tentu... Saya akan mengambilkan uang itu, mohon tunggu sebentar."
Rezhuan pun pergi dari hadapan Ren untuk mengambil koin emas.
Ren berpikir akan sulit untuk mendapat seratus koin emas dengan core ini sebagai jaminan. Tapi sepertinya ini berjalan dengan lebih mudah dari perkiraannya.
Tak lama Rezhuan kembali membawa dua kantong uang dan menyerahkan nya pada Ren.
"Ini Core ku sebagai jaminan, berapa hari lagi aku harus kembali kesini?" Tanya Ren sambil memberikan Core nya kepada Rezhuan.
"Anda tak perlu khawatir, dimana anda tinggal? kami akan menjemput anda ketika waktunya tiba." Rezhuan mengatakan itu, tangan nya menerima Core dari Ren dengan sangat hati - hati.
*
*
*
*
*
'Hari yang cukup melelahkan' Pikir Ren.
Setelah mencapai kesepakatan, Ren akan dijemput di sebuah penginapan yang direkomendasikan oleh pelelangan itu 3-4 hari kedepan.
Ren mencari penginapan itu yang terletak di wilayah bagian utara kota.
Mendengar hal ini Ren mau tak mau merasa tak enak hati. Goner yang terbunuh di tangan Ren juga berada dibagian utara kota.
Pada saat Ren melewati tempat kejadian itu, Mayat Goner sudah tak ada, sepertinya seseorang telah mengurusnya.
Namun tetap saja, di jalan utama itu ada bekas lubang besar membuat jalan tak bisa dilewati.
'Hm? Ada yang aneh'
Seharusnya orang - orang yang berhubungan dengan Goner ini mencari keberadaan Ren sekarang.
Tapi tak terlihat seseorang yang seperti itu disini. Hanya ada beberapa orang yang melakukan kegiatan biasa.
Merasa sudah lelah, Ren memutuskan bertanya pada seseorang dimana penginapan GreenForest berada.
Untung nya tempat penginapan itu tidak jauh dari Ren sehingga dapat ditemukan dengan mudah.
Ren menyewa kamar untuk seorang selama 10 hari dengan harga 10 koin emas.
Penginapan GreenForest memang cukup mewah. Kamar yang diberikan juga nyaman membuat Ren tak masalah mengeluarkan 10 koin emas untuk sepuluh hari.
"Hahhh... Akhirnya aku bisa tidur di tempat yang nyaman." Ren berkata dengan kebahagiaan.
Karena semua kejadian yang terjadi, tidak ada waktu bagi Ren untuk beristirahat. Jika dipikirkan sudah 2 hari sejak Ren meninggalkan Desa Giru.
Dalam 2 hari terakhir Ren tak memiliki kesempatan untuk tidur.
__ADS_1
Hari pertama dia sedang dalam perjalanan, hari kedua pun sama.
"Yah... Mari kita tunggu beberapa hari kedepan." Ren bergumam sebelum akhirnya dia menutup mata dan tertidur.