Crown Of The Nine Continents

Crown Of The Nine Continents
Chapter 172 : Pertempuran murid


__ADS_3

Nivania membulatkan mata dengan intens. Dia tidak percaya bahwa Anryzel memerintahkan para murid untuk melawan segerombolan monster kuat dalam keadaan lelah sehabis perjalanan panjang.


"An! Apa yang kamu katakan?!" teriak Nivania.


Namun Anryzel tidak menggubris teriakan tersebut. Dia tetap memerintahkan para murid untuk menangani gerombolan monster seorang diri. Hal ini dikarenakan Anryzel mengetahui bahwa para murid itu mampu, dan kemampuan mereka tidak akan pernah berkembang jika tidak melewati situasi terburuk.


"Cukup, biarkan mereka menangani semuanya sendiri."


Anryzel mengucapkan sepatah kata dan menutup pembicaraan. Karena tahu tidak ada hal lain yang bisa dilakukan untuk menghentikan Anryzel, Nivania memutuskan untuk pergi membantu para murid melawan para monster.


Kemudian di salah satu tenda yang dikhususkan untuk mengadakan pertemuan penting, atau secara umum dikenal sebagai tenda utama, beberapa orang melakukan pertemuan darurat untuk membahas strategi. Tidak lupa, tim yang bertugas untuk mengintai dikumpulkan agar pertemuan darurat ini membuahkan hasil yang maksimal.


Setidaknya, mereka hanya memiliki waktu kurang lebih lima menit untuk membicarakan apa yang harus mereka lakukan untuk mengantisipasi situasi darurat.


"Jenderal telah memberi perintah! Adalah tugas kita semua sebagai muridnya untuk melaksanakan perintah dengan sebaik mungkin!"


"Itu benar, kalau begitu mari bahas strategi terbaik untuk menghadapi para monster itu. Tim pengintai, beritahukan kepada semuanya apa yang kalian dapatkan!"


Tiga orang yang berdiri dalam satu baris melangkah maju, lalu satu di antara mereka yang berada di posisi pertama menjelaskan dengan cepat.


"Lapor! Dari arah timur segerombolan monster yang terdiri dari puluhan Poison Ant, Blaze Ant, Giant Ant, dan satu Nightmaric Ant bergerak dengan kecepatan tinggi."


Mereka adalah monster yang berada di kelas menengah, umumnya selain daripada Nightmaric Ant, semua monster semut tersebut berada pada Rank C sementara Nightmaric Ant sendiri berada di tingkat yang lebih tinggi, yaitu Rank B.

__ADS_1


Orang kedua yang menjadi tim pengintai melangkah maju, menjelaskan semua hal yang dia ketahui dengan cepat dan tanggap. Berbeda dari apa yang dijelaskan oleh pengintai pertama, sepertinya informasi yang didapatkan oleh pengintai kedua ini sedikit lebih menyeramkan.


"Dari arah barat, terdeteksi sekitar tiga puluh wyvern yang terdiri dari beberapa wyvern spesial bergerak dengan kecepatan tinggi!"


Lalu pengintai yang terakhir bergerak maju, dia memberikan keterangan yang lebih mengejutkan di mana beberapa ekor monster tingkat tinggi sedang bergerak dengan kecepatan yang konstan, tidak terlalu lambat dan tidak terlalu cepat.


Dengan diberitahukannya informasi tersebut, beberapa orang pria yang ditunjuk sebagai komandan mulai memberi perintah. Lalu ketika itu pula, Nivania datang dan ikut serta dalam pertemuan darurat tersebut.


"Semuanya bergerak!!" perintah para komandan.


Pasukan gabungan yang terdiri dari ksatria, penyihir, dan murid akademi pun bergerak. Pasukan gabungan dibagi menjadi empat kelompok terpisah, yaitu kelompok A, B, C, dan D.


Kelompok A terdiri dari 30 orang ksatria, 20 orang penyihir, dan 15 orang murid akademi. Kelompok ini ditugaskan untuk menghadapi serangan yang berasal dari utara, di mana monster-monster kelas tertinggi berada di sana.


Kelompok C terdiri dari 20 orang ksatria, 10 orang penyihir, dan 5 orang murid akademi yang diberi tugas untuk menghadapi monster jenis semut di bagian timur perkemahan.


Sedangkan kelompok D terdiri dari 10 orang ksatria dan 5 orang penyihir, mereka diberi tugas untuk menghadapi monster yang tersisa di bagian selatan. Berdasarkan informasi, monster yang berada di arah selatan cenderung lebih sedikit dan lebih lemah daripada monster yang ada di arah lain sehingga kelompok terkecil diberikan tugas di sana.


Lalu, karena wyvern merupakan monster tipe terbang yang bergerak lebih cepat di antara monster yang lain, maka kelompok B merupakan kelompok yang akan memulai pertempuran terlebih dahulu.


Segerombolan wyvern yang terbang kurang lebih satu kilometer lagi dari kelompok B segera menyadari bahwa kedatangan mereka telah disambut. Mereka merasa bahwa kelompok B hanyalah sekumpulan manusia yang tak berdaya, sehingga beberapa ekor wyvern spesial langsung menembakkan bola energi elemental.


Bola energi elemental yang berbentuk bulat sempurna melesat dengan kecepatan tinggi. Beberapa di antaranya memiliki element api, petir, angin, dan kegelapan. Oleh karena itu, kelompok B tidak bisa tinggal diam jika ingin selamat dari rentetan serangan yang berbahaya ini.

__ADS_1


"Segera gunakan sihir penghalang!!!" perintah pemimpin kelompok B.


Lima orang penyihir yang dikhususkan untuk memberi perlindungan terhadap garis depan dengan tanggap merapal sihir penghalang. Kemudian lima lapis penghalang sihir tercipta di antara kelompok B, lalu penghalang tersebut berbenturan dengan bola energi yang dilemparkan sekelompok wyvern.


Ledakkan intens terjadi, itu menimbulkan beberapa kabut yang menghalangi pandangan beberapa orang. Lalu dari kelima lapisan yang ada, saat ini hanya tersisa dua di antara mereka.


"Ini buruk jika mereka menembak itu lagi. Semuanya! Kerahkan seluruh kemampuan kalian untuk melakukan serangan jarak jauh! Sesuai komandoku, persiapkan serangan kalian!"


Lima belas penyihir merapal serangan terhebat mereka. Sedangkan sepuluh murid akademi yang ber-job campuran hanya melakukan apa yang mereka bisa. Sementara itu, 20 orang ksatria mulai melakukan serangan semampu mereka untuk menghabisi para wyvern yang mendekati tanah.


Melihat ada kesempatan yang cukup baik saat para wyvern melakukan manuver untuk menyerang, pemimpin kelompok B segera memberikan sebuah perintah, "Serang!!"


Seluruh penyihir melepaskan serangan jarak jauh mereka secara bergantian. Penyihir yang memiliki keahlian dalam element angin melakukan serangan terlebih dahulu, mereka menggunakan sihir angin untuk mengganggu kecepatan dan ketepatan terbang pada wyvern.


Setelah banyak wyvern yang terganggu, barulah penyihir yang memiliki keahlian dalam sihir api bekerja. Mereka menembakan berbagai jenis macam sihir api ke arah para wyvern. Mayoritas wyvern terbakar oleh sihir api, mereka mulai berjatuhan sehingga para ksatria dapat menghabisinya satu persatu.


Peran murid akademi di pertempuran ini pun tidak sepele, bagi mereka yang menggunakan senjata jarak dekat, mereka akan mengikuti para ksatria, sedangkan bagi mereka yang memiliki keahlian sihir, atau keahlian serangan jarak jauh, mereka akan membantu penyihir.


Kerja sama dalam kelompok B terjalin cukup baik meskipun ini adalah pertempuran perdana mereka secara bersama-sama. Kurang lebih, semua kerja sama ini diakibatkan oleh ajaran yang berasal dari orang yang sama sehingga mereka dapat mengerti satu sama lain.


Pertempuran kelompok B berjalan dengan sangat lancar sehingga hanya beberapa wyvern spesial yang tersisa. Mereka mulai mendapatkan kembali moral perang setelah sebelumnya merasa tidak percaya diri. Kini pertempuran yang dilakukan mereka semakin fleksibel dan efektif sehingga membunuh wyvern spesial, tidak sesulit dari yang mereka kira.


Oleh karena fakta tersebut, Anryzel yang menonton dari udara di kejauhan tersenyum dengan cukup bangga. Meskipun mereka hanya murid sementara, tetapi setidaknya mereka mempraktekan ajarannya sehingga perkembangan ini dapat tercapai.

__ADS_1


"Nah, mari kita lihat kelompok lain," ucap Anryzel seraya menghilang dari udara.


__ADS_2