
.
.
"Hey Nak, jika kau berbohong soal core itu. Maka aku takkan melepaskanmu dengan mudah" Fraudlin menatap tajam ke arah Ren.
"Hoho... Apa kau yakin tentang itu?" Ren membalas tatapan Fraudlin.
Suasana di ruangan itu mencekam, akibat kedua orang yang saling menatap tajam.
Rezhuan yang menyaksikan ini hanya bisa tersenyum canggung dan memasang wajah pucat.
"Tenanglah, Master Fraudlin, Tuan Ren. Bagaimana jika kita memeriksa barang itu sekarang?" Rezhuan mengatakan ini tersenyum canggung.
"Hm... Rezhuan benar. Aku akan memeriksanya sekarang. Dimana Core itu?" Fraudlin bertanya pada Rezhuan.
Rezhuan dengan hati - hati menyerahkan sebuah kotak kecil. Di dalamnya ada Core yang telah Ren serahkan. Core dari Great Lion King. Fraudlin membuka kotaknya, dengan seksama dia melihat sebuah Core berwarna Merah kehitaman tersebut.
"Ini....." Fraudlin masih memeriksa Core itu dengan seksama.
"Tak meyakinkan..." Fraudlin kembali berkomentar.
"Hey Nak!, Jumlah Mana yang terkandung dalam Core ini sedikit. Ini hanya Core tingkat Rendah. Beraninya kau menipuku!?" Fraudlin marah.
Menyadari orang tua dihadapan nya tak mampu memeriksa Sebuah Core dengan benar. Ren pun mengeluarkan suara.
"Hehhh... Seorang Master Alkimia bahkan tak bisa memastikan Core seperti ini?." Ren berkata dengan nada mengejek.
"Apa kau bilang!? Core ini memang tingkat Rendah, apa kau meragukanku?!." Emosi Fraudlin semakin meningkat.
"Berikan padaku Core itu, akan kutunjukan bagaimana caranya memeriksa Core dengan benar." Ren meminta Core itu untuk diserahkan padanya.
"Hmph!.. Kali ini, jika kau berbohong lagi. Aku benar - benar akan menghabisimu!" Fraudlin marah namun tetap menyerahkan Core itu.
"Lihat ini baik - baik..." Ren berbicara dengan tenang.
Ren memegang Core dengan satu tangannya. Ren kemudian melepaskan Mana dari sela - sela jarinya. Membuat sebuah sinar biru indah yang perlahan mengangkat Core ke udara.
Core yang berada diudara bereaksi atas apa yang dilakukan Ren.
Core itu berubah warna dari yang asalnya Merah kehitaman. Semakin lama semakin jernih dan berkilauan.
"I-Ini.... Tidak mungkin!" Fraudlin terbelalak, pemandangan dihadapannya adalah suatu hal yang belum pernah dia lihat. Seseorang mengendalikan mana dengan sesuka hati? tidak pernah dia dengar seorangpun yang bisa melakukan nya dikerajaan ini.
Fraudlin semakin terpana ketika Core itu bersinar dengan terang nya.
Fraudlin juga merasakan betapa tebalnya mana yang dikandung oleh Core itu.
Hati Fraudlin kini menemukan sebuah pencerahan, sudah lama dia tak melihat sebuah cahaya harapan. Sebuah penyelamat dirinya dari tembok yang menghalangi jalannya.
Fraudlin akhirnya menyadari Anak muda yang ada di depannya ini bahkan lebih hebat darinya dalam hal alkimia.
Batasan yang tidak bisa Fraudlin tembus, kini ada seseorang yang telah melampaui batasan itu. Fraudlin perlahan meneteskan air mata, sudah sejak lama dia menyaksikan fenomena yang mengagumkan seperti ini.
Pertama kali Fraudlin merasakan hal ini, adalah ketika melihat Alkimia untuk pertama kali.
"Master Fraudlin, Apa ini.... Begitu indah dan menakjubkan..." Rezhuan bertanya pada Fraudlin.
"Rezhuan... Aku sendiri tidak tahu, yang jelas dia... Lebih hebat dariku." Fraudlin mengakuinya.
"A-Apa?? Sampai master berkata begitu..." Rezhuan pun terpana oleh apa yang dilakukan Ren.
Ren terlalu asyik dalam mengontrol mana, sebenarnya dia hanya memancing mana yang ada dalam Core itu supaya mengeluarkan seluruh potensi nya.
Core dari Monster itu tidak sepenuhnya murni. Semakin tinggi peringkat monster itu, semakin tinggi ketidakmurnian yang mengganggu mana di dalam nya.
Proses pemurnian core ini Ren pelajari selama 3 bulan. Pada saat itu Ren menyadari bahwa Core dari monster tinggi memiliki keanehan di dalamnya.
Dalam Game Ren hanya harus mengetuk icon mengisi mana dan memainkan teka - teki dari pengisian mana itu.
Yah pada akhirnya dia berhasil memecahkan teka - teki itu dari ratusan kegagalan.
"Hm?.. Sepertinya ini telah murni." Ren bergumam
Core yang Ren kendalikan diudara kini memiliki lima warna yang berbeda.
Cahaya yang dikeluarkan nya pun begitu berkilauan.
Ren akhirnya mengakhiri proses pemurnian yang dilakukannya.
Dengan perlahan Ren menggunakan mana nya untuk mengembalikan Core itu ke tangan nya.
"Huft... Menyenangkan sekali, Yo.. Pak tua bagaima-.... Eh?" Ren terkejut melihat Pak tua Fraudlin yang meneteskan air mata di hadapannya.
"Tuan Rezhuan, Apa yang terjadi pada pak tua Fraudlin?" Ren bertanya pada Rezhuan yang masih terpana melihat core yang ada di tangan Ren.
"Ahh! Ya!!.. Sepertinya Master Fraudlin mendapatkan Hidayah." Rezhuan berkata dengan terkejut.
Ren hanya memiringkan kepala atas apa yang dikatakan Rezhuan.
'Hidayah? Memangnya ini acara Kerohanian?' Ren berpikir dengan heran.
Pandangan Ren kembali kepada Fraudlin.
"Ehm... Apakah kau percaya padaku sekarang? Ambil ini, periksa itu kembali." Ren menyerahkan Core itu kepada Fraudlin.
__ADS_1
Fraudlin yang tersadar, mengambil Core itu dengan tatapan penuh harapan.
Dia kemudian memeriksa setiap sudut Core itu dengan mata nya.
Air mata kembali menetes dari mata Fraudlin. Membuat Ren merasa semakin keheranan.
"Core ini, sungguh maha karya. Tuan... Tidak, Master! Biarkan saya menjadi murid anda!" Fraudlin menggenggam Core itu kemudian sedikit bersujud.
"Lah? Rezhuan, apakah orang tua ini menjadi gila?" Ren berbalik pada Rezhuan tapi yang dia lihat hanya...
"Ini! Kelahiran legenda baru! aku tidak menyangka akan ditemukan orang yang sangat luar biasa seperti ini!" Rezhuan hanya mengoceh sendiri dengan mata berbinar ke arah lain.
Melihat Hal ini Ren merasa kebingungan.
Ren hanya diam menatap kedua orang aneh ini. Pada akhirnya butuh beberapa waktu sampai keduanya menenangkan diri mereka.
"Kalian ini... Hanya melihat hal yang seperti itu kehilangan ketenangan?" Ren protes kepada keduanya.
"Maafkan aku, Master Ren, aku sungguh menyesal." Rezhuan yang pertama kali menjawab.
"Yah... Ini memalukan orang tua sepertiku menangis. Tapi, Master Ren perkataanku tadi serius. Jika anda berkenan untuk mengajariku, aku akan mengabdi kepada anda selama sisa hidup ini." Fraudlin menjawab tapi tatapan nya masih terpaku pada Core bersinar yang disimpan di sebuah kotak di meja.
"Akan kupikirkan itu Fraudlin, sebelum itu bukankah Core ini akan dilelang!?" Ren berbicara dengan nada yang tidak senang.
"Sungguh?! Tolong pikirkan hal ini dengan baik Master." Fraudlin menatap penuh harap.
"Master Ren, menurutku, Core yang sudah dimurnikan ini sebaiknya tidak anda lelang." Rezhuan menyerukan pendapatnya.
"Apa? Kenapa? Bagaimana jika orang - orang itu tak mempercayai Core ini berasal dari Great Lion King jika belum dimurnikan?" Ren membalas pendapat Rezhuan.
"Itu tidak masalah, anda lupa bahwa Master Fraudlin ada disini." Rezhuan berkata dengan percaya diri.
"Hahaha... Rezhuan, kau ini. Keberadaanku hanyalah semut di depan Master Ren!" Fraudlin menyerukan nya dengan semangat.
"Mau bagaimana lagi, Aku akan menyimpan Core ini dulu. Lelanglah kedua Core yang belum dimurnikan ini. Aku menunggu hasilnya." Ren menyerahkan dua core pada Rezhuan.
Karena waktu pelelangan akan tiba, Rezhuan segera membawa kedua Core itu meninggalkan Ren dan Fraudlin.
Ren berencana untuk melihat langsung pelelangan, sementara Fraudlin mempunyai tugas meyakinkan orang yang mengikuti pelelangan.
Ketiga nya pun berpisah, Ren menuju panggung pelelangan ditemani oleh Butler tua Nordan.
Sebetulnya Ren tak memerlukan seorang pelayan. Namun butler Nordan bersikeras ingin melakukan tugas nya.
Ren pun dipandu oleh Butler Nordan menuju Ruang para tamu VIP berada.
Tempat ini sedikit lebih tinggi dari tempat tamu biasa.
Ren bisa melihat tamu - tamu yang berada di ruang VIP semua adalah orang kaya kelas atas.
Wajah Ren yang rupawan, ditambah pakaian yang dia kenakan tidak biasa membuat orang lain terpana.
"Silahkan Tuan Ren." Butler Nordan menunjukan kursi khusus untuk Ren.
Ren duduk disana, di dampingi oleh butler Nordan yang berdiri disamping nya.
*
*
*
*
*
Tirai panggung pelelangan akhirnya dibuka, seorang perempuan berdiri disana.
"Selamat Malam para peserta lelang! Kalian siap dengan pelelangan hari ini!?"
"Yang pertama adalah Pedang Sihir yang di buat oleh pandai besi misterius! Kilauan Cahaya ungu yang terdapat dalam pedang ini menjadi bukti bahwa pedang ini sangat berkualitas! Tawaran harga dasar adalah 250 koin emas!"
255!
270!
280!
290!
Penawaran terus meningkat sebelum akhirnya seorang yang berada di tamu VIP mengangkat penawaran.
"400 koin emas." Seorang Pria paruh baya memakai baju berkelas mengangkat tawaran.
"Hoho... Tuan Rumdack, aku tidak akan kalah denganmu. 500 koin emas!" Kali ini pria dengan badan yang gemuk memberikan penawaran
"Cih.... Seolah aku akan mengalah Porda, 650 Koin emas!" Rumdack menyerukan tawaran nya.
"Grgg... Kali ini aku mengaku kalah." Porda menggertakan gigi nya. Tujuan awalnya bukan barang ini jadi dia tidak bisa menawar lebih.
"Tuan Rumdack menawar 650 koin emas! apakah ada yang ingin menawar lebih?! Tiga. Dua. Satu.! Selamat Pedang Sihir dimenangkan oleh Tuan Rumdack!"
Ren yang menyaksikan sebuah Pedang Sihir kualitas Rendah di tawar dengan harga tinggi memasang wajah heran.
Ren pun memutuskan untuk bertanya pada Nordan yang berada di sisi nya.
__ADS_1
"Hey.. Mengapa Pedang Sihir ditawar dengan begitu tinggi?" Ren bertanya.
"Itu karena Pedang Sihir sangat langka, Apalagi di luar ibukota. Kebanyakan para bangsawan dari luar kota memburu pedang sihir seperti ini." Nordan menjelaskan dengan sepenuh hati.
"Jadi maksudmu, di ibukota sendiri Pedang Sihir itu tidak langka? mengapa para bangsawan tidak membelinya dari ibukota?" Ren bertanya kembali.
"Yah... Bukan berarti Di ibukota banyak jumlahnya. Seluruh pandai besi yang dapat membuat pedang sihir dikuasai secara langsung oleh kerajaaan. Mereka secara khusus membuat Pedang itu untuk Ksatria Aulzania." Nordan menjelaskan kembali.
"Hm.Hm. Aku mengerti" Ren mengangguk.
*
*
*
*
*
"Para hadirin sekalian! kini acara pelelangan ini telah mencapai puncaknya. Barang terakhir yang akan kami tawarkan adalah sesuatu hal yang sangat langka!"
Mendengar hal ini para peserta membuat keributan. Terutama yang berada diruangan VIP mereka mengincar Core langka yang akan dilelang disini.
"Barang ini adalah..... Core Kualitas tinggi dari Monster Great Lion King! dengan keasliannya yang telah diuji oleh Master Fraudlin!" Perempuan itu menyerukan Core dengan semangat tinggi.
"Apa!?" Seluruh orang yang ada di acara pelelangan ini begitu terkejut.
Tentu saja orang yang berada di Ruang VIP sama terkejutnya.
Mereka tak menyangka Core langka yang dilelang disini adalah Core Great Lion King!
Seharusnya barang seperti ini sangat langka bahkan untuk pelelangan yang ada di ibukota. Apalagi keaslian Core ini sudah terjamin oleh Seorang master alkimia.
"Karena Barang ini merupakan barang dengan kualitas tinggi yang super langka, tawaran dasar akan di mulai dari 25.000 Koin emas!"
"Guhkk..." Ren terbatuk.
'Untuk Core sedang seperti itu, harganya begitu tinggi?!' Ren terkejut dalam hatinya.
"Tuan Ren, apakah ada masalah?" Nordan bertanya dengan wajah serius.
"Tida, Bukan apa - apa.." Ren membalas dengan senyum canggung.
Penawaran barang masih terus berlanjut.
Hanya saja yang bersaing adalah orang - orang yang berada di ruang VIP.
"25.750 koin emas!"
"25.800 koin emas!"
"25.900 Koin emas!"
"30.000 koin emas." Seorang yang terlihat misterius menawarkan harga tertinggi.
Para pesaing lain hanya bisa menggertakan gigi. Penawaran yang diberikan orang ini begitu tinggi. sehingga membuat semua orang yang menginginkan Core ini menyerah.
"Tiga. Dua. Satu! Pemenang Core ini adalah Tuan Lecky! dengan tawaran 30.000 koin emas!"
"Pelelangan hari ini berakhir, lelang akan diadakan seminggu kemudian. Semoga kalian senang!"
Ren merasa senang atas hasil lelang hari ini.
Ren secara mendadak mendapatkan uang dalam jumlah yang sangat besar, untuk beberapa waktu Ren tak perlu memikirkan keuangan.
Ren bersama Nordan kemudian meninggalkan Ruang VIP.
Mereka menuju ke belakang panggung dimana Rezhuan dan Fraudlin berada.
"Oh.. Master Ren anda sudah disini, Core yang anda jual berhasil ditawar seharga 30.000 koin emas. untuk pemotongannya sebesar 10% ditambah dengan hutang anda semua Koin emas yang anda miliki 26.900 koin emas." Rezhuan berbicara dengan nada bisnis.
"Hm.. Aku mengerti, tapi Rezhuan, Core yang dilelang itu hanya satu, dimana satu nya lagi?" Ren berbicara dengan dingin.
"Tolong tenang Master Ren, jika kedua Core dilelang bersamaan. Itu akan menyebabkan harga nya turun secara drastis. Maka dari itu kami akan melelangnya seminggu kemudian." Jelas Rezhuan.
"Seminggu ya, baiklah." Ren mengangguk setuju.
Ren menerima sejumlah besar kantong yang berisi uang.
Karena jumlah yang luar biasa, Ren hanya dapat membawa 1000 koin emas.
Sisanya dia titipkan pada pelelangan ini.
Meskipun Inventory dapat membawa barang sesuka hati, tapi Ren berpikir itu bukan ide yang baik.
Fraudlin yang kini telah berubah menjadi Hormat kepada Ren. Meminta agar Ren segera memikirkan untuk mengangkatnya menjadi murid.
"Master jika anda sudah berubah pikiran, datanglah ke ibukota. Bawalah kartu ini maka anda dapat menemukan saya dengan mudah." Fraudlin menyerahkan sebuah kartu aneh yang terbuat dari besi bertuliskan Nama Fraudlin.
"Ya, aku akan memikirkan nya." Ren menjawab tanpa daya.
Ren pun meninggalkan Pelelangan Byurlin, Rencananya saat ini adalah membeli sebuah Rumah yang nyaman untuk dia tinggali.
Kemudian untuk Rencana ke depan nya, Ren sudah memiliki gambaran di kepala nya. Ren tersenyum di dalam kereta kuda sambil melihat ke arah langit malam...
__ADS_1