Crown Of The Nine Continents

Crown Of The Nine Continents
Bloods 2 - Vs Dragon God


__ADS_3

Ada tiga orang player teratas yang saat itu sedang berkumpul. Player yang pertama bernama Venix, seorang ketua dari guild Black Horizon yang merupakan guild rank 8, player yang kedua bernama Gen-Z ketua guild Sky Dragon rank 5, dan player bernama Nezy, ketua dari guild Nightmare Rose urutan ke-6 dalam rank.


Ketiga player ini sedang membahas kerja sama agar guild mereka masing-masing dapat berkembang, tapi ketika diskusi itu berlangsung secara serentak ketiganya menerima sebuah World Notifications.


[World Notifications : Pemain dengan ID [1] R.Styx memasuki event!]


Ketiganya terkejut bukan main, betapa besar rasa terkejut mereka sehingga notifikasi itu sanggup melupakan permasalahan yang sedang mereka bahas.


"R.Styx?! Si nomer satu yang tak terkalahkan itu?" seru Venix terkejut.


"R.Styx, tidak aku sangka dia muncul di saat seperti ini, " Gen-Z ikut memberi komentar.


"Ahhh, akhirnya ... akhirnya aku bisa langsung melihat idolaku beraksi!!!" Nezy berteriak kegirangan.


Mereka seketika melupakan segala masalah yang sedang dibahas dan memutuskan untuk melihat dengan seksama pertarungan antara R.Styx melawan Raid Boss, Dragon God Aszera.


______________________________________________


Dragon God Aszera memiliki tubuh yang luar biasa besar. Memiliki dua tanduk dan empat sayap serta empat kaki dengan cakar yang bersinar. Tubuhnya berwarna hitam, dengan garis - garis keemasan yang menyelimuti seluruh tubuhnya.


Sosok yang begitu mengerikan dan mengintimidasi itu tidak mempengaruhi Neren sama sekali. Berbanding terbalik dengan itu, Neren malah merasakan kesenangan yang luar biasa karena bisa melawan musuh yang sangat kuat setelah sekian lama.


"<>"


Tubuh Neren diselimuti oleh Aura merah darah yang mengerikan bagaikan sebuah kabut darah yang terus merembes dari seluruh tubuh. Skill penambah keberanian telah diaktifkan.


"<>"


Kedua tangan dan kaki Neren mengeluarkan cahaya merah terang untuk beberapa saat. Skill penambah status STR telah diaktifkan.


"<>"


Muncul sebuah kubah yang berwarna merah transparan di sekitar Neren. Menyelimuti Neren dengan sebuah kubah dalam radius yang sangat jauh. Skill penambah kepekaan lingkungan, diaktifkan.


"<>"


Skill penambah daya tahan, diaktifkan.


"<>"


Skill Refleksi terhadap serangan, telah diaktifkan.


Semua itu adalah skill penambah kekuatan dari Ras Blood Devil yang akan aktif dalam kurun waktu tertentu.


"Hei, Dragon God ... apa yang kau lakukan? Musuhmu ada di sini."


Neren memperhatikan dengan seksama Dragon God yang berada sangat jauh darinya. Dragon God itu terlihat sedang menyerang udara kosong, tapi sebenarnya dia mencoba untuk merobek dimensi gurun pasir ini untuk menuju dimensi dimana dunia Cothenic berada.


Dibawah terik matahari yang menyinari gurun itu tanpa henti, Neren berjalan mendekati Dragon God. Dengan pakaian yang didominasi oleh warna hitam serta memiliki beberapa corak merah, membuat Neren terlihat mencolok di antara gurun pasir yang berwarna kuning.


Rambut Neren masih berwarna hitam, tapi karena ras yang dia pilih adalah Blood Devil yang langka, maka warna matanya berubah menjadi merah.


Mungkin dari dua miliar pemain di seluruh dunia, hanya ada seratus orang yang memilih Blood Devil sebagai ras mereka. Itulah mengapa Blood Devil disebut sebagai ras yang langka.


Bukan tanpa alasan para pemain enggan menggunakannya. Ras Blood Devil memiliki statistik awal yang sangat rendah, bahkan yang terendah di antara ras lainnya. Semua pemain yang pernah mencoba ras ini pada akhirnya menyerah sebelum mereka mencapai level seratus.


Berbeda dengan mereka, Neren mengembangkan potensi dari Blood Devil secara sungguh-sungguh. Semua kelemahan yang sangat menyulitkan itu tidak pernah dia pedulikan. Neren hanya terus berusaha dan berusaha sampai akhirnya mencapai puncak, melampaui mereka yang menggunakan ras unggul lainnya.


Usaha Neren terbukti tidak sia-sia, setelah mencapai level tertentu, Blood Devil memiliki beragam keistimewaan yang tidak dimiliki oleh ras lainnya. Salah satu dari keistimewaan itu adalah skill unik dan luar biasa yang bernama <>


Sebuah skill yang dapat meniru benda apapun selama pengguna memiliki mana yang cukup untuk menciptakannya. Semakin besar benda yang ditiru, mau itu dalam hal kekuatan ataupun ukuran, maka semakin besar mana yang dikonsumsinya.


"<>"


Neren menggunakan <> untuk meniru sebuah pedang. Aura darah muncul disekitar lengan Neren, perlahan bergerak untuk membentuk sebuah pedang di tangannya. Bersamaan dengan itu, Neren merasakan mana yang ada dalam dirinya terkuras dengan sangat cepat dan berhenti beberapa waktu kemudian saat pedang itu benar-benar tercipta.


Ting!


[Skill <> mengkonsumsi Mp sebanyak 300.000!]


Penggunaan mana dalam jumlah yang luar biasa tidak terlalu mengejutkan bagi Neren. Hal itu dikarenakan Neren telah mengetahui bahwa pedang yang dia tiru bukanlah pedang biasa. Maka dari itu, Neren hanya tersenyum tipis ketika melihat notifikasi itu.


Groaaarrrrgggggg!!!


Raungan amarah yang berasal dari Dragon God menciptakan gelombang kuat yang menghempaskan apapun disekitarnya. Termasuk butiran pasir yang berubah menjadi badai pasir ketika mereka terhempas.


"Hei, yang benar saja? Aku tidak membawa kacamata untuk menutupi mata."


Neren merentangkan lengannya ke depan, selanjutnya menggunakan sihir angin tingkat tinggi <>. Menciptakan sebuah gulungan angin berukuran besar yang menerobos badai pasir dan menepis badai pasir yang menuju ke arahnya.


Neren seketika melesat dengan kecepatan penuh untuk menghampiri Dragon God yang masih sangat jauh darinya. Dalam beberapa detik setelahnya, jarak antara Neren dan Dragon God hanya tersisa kurang lebih dua kilometer saja.


Dua kilometer mungkin jarak yang jauh jika itu antara manusia dengan manusia, tapi jika dengan Dragon God yang memiliki tinggi lebih dari seratus meter dan panjang satu kilometer maka jarak itu terasa sangat dekat.


"Oi ... Dragon God, tidakkah kau melakukan suatu sambutan yang lebih layak atas kedatanganku?!" teriak Neren untuk memprovokasi.

__ADS_1


Dragon God seketika terdiam atas usahanya dalam menghancurkan penghalang dimensi. Perhatiannya teralihkan oleh kalimat provokatif yang berasal dari Neren, hasil dari kalimat itu adalah Dragon God menatapnya dengan marah.


Kemudian tanpa memberikan aba-aba apapun, Dragon God membuka mulutnya. Menghimpun kekuatan di antara rahangnya dalam bentuk bola cahaya berwarna putih.


<>


Merupakan kemampuan asli dari para naga yang mampu mengeluarkan kekuatan penghancur dari dalam mulutnya.


Namun berdasarkan tingkatan dari para naga, apa yang dihadapi oleh Neren saat ini adalah ...


<>


Dimana nafas naga yang satu ini bergerak dengan kecepatan cahaya dan berbentuk seperti laser yang bersifat [Annihilation] atau memusnahkan apapun. Bahkan untuk Neren sendiri, tidak mungkin untuk menerima serangan ini secara langsung tanpa terluka.


Zrassttt ... Bammm!!!


Dragon God menembakan laser putih dari mulutnya yang bergerak lurus ke depan sampai ke ujung cakrawala. Menghasilkan sebuah rekahan besar pada gurun pasir dalam bentuk yang sempurna. Rekahan itu memiliki ukuran yang besar dan kedalaman yang tidak dapat dibayangkan.


Sosok Neren yang menghindari serangan itu secepat mungkin terlihat mengapung di udara. Menggenggam sebuah pedang merah bercahaya yang bersiap untuk menebas ke arah Dragon God.


Shing! Shing! Shing!


Kilatan merah yang merupakan penanda dari tebasan terus bermunculan di berbagai macam titik tubuh Dragon God. Meski semua itu terkesan sia-sia karena Dragon God sama sekali tidak terluka, tapi sebenarnya Neren memiliki alasan dibaliknya.


Sebelum melakukan pertempuran yang sesungguhnya, Neren ingin merasakan seberapa kerasnya tubuh dari Dragon God ini. Itulah mengapa, pertempuran antara Neren dan Dragon God, baru saja dimulai ...


______________________________________________


Pertarungan antara R.Styx melawan Dragon God ditayangkan di semua media yang berhubungan dengan Cothenic. Pemandangan dari sang legenda hidup, R.Styx yang menantang Dragon God sendirian itu sangat menakjubkan.


Semua orang yang dulu tidak mengetahui seberapa hebatnya R.Styx dan sering kali meragukannya kini percaya, akan kekuatan, kemampuan, dan ketekunannya dalam bermain.


Pertarungan yang fantastis ini sudah berlangsung selama lima jam waktu nyata. Membuktikan stamina dan kesabaran R.Styx itu tidak normal, sama sekali tidak bisa di anggap remeh.


Para pemain lain mulai membicarakan pertarungan ini, termasuk memberikan sebuah komentar pada kemampuan R.Styx yang sudah terbukti dihadapan mata.


"Orang ini ... aku benci mengakuinya, tapi dia memang sangat hebat," ucap Venix seraya menggigit jarinya.


"Nah, dia memang layak dengan julukan pemain terkuat. Posisinya yang berada pada huruf satu di leaderboard pun terbukti nyata. Aku memang sempat meragukan kemampuannya, tapi sekarang aku percaya," ucap Gen-Z untuk memberi tanggapan terhadap Venix yang berbicara.


Venix mengalihkan perhatiannya dari layar sesaat. Menatap pada Gen-Z dengan ekspresi seolah-olah dia merasa heran dengan sikap Gen-Z yang tidak biasanya.


"Baru kali ini, aku melihatmu yang seperti ini ..." kata Venix sambil menggelengkan kepala heran.


"Oi ... kau hanya menatapnya terus-menerus! Setidaknya bicaralah!" protes Venix.


Saat Venix terus menatap pada Nezy dengan harapa Nezy akan berbicara sesuatu untuk membalas perkataannya, Nezy sedikit membuka mulut dan bergerak.


"Oh! Lihat itu!" teriak Nezy.


______________________________________________


Daratan berpasir tanpa batas telah berubah dan mengalami kehancuran. Daratannya terbelah, hangus, dan binasa. Tidak mampu menahan kekuatan destruktif dari Dragon God yang luar biasa.


Neren dan Dragon God telah bertarung selama lima jam penuh. Selama itu, keduanya mencoba menumbangkan satu sama lain. Dan selama itu pula, daratan yang berada di sekitar mereka semakin hancur tidak karuan.


Akan tetapi, semua itu belum cukup untuk mengakhiri pertempuran mereka yang dahsyat. Dragon God masih memiliki HP lebih dari 60% HP awal. Sedangkan untuk Neren sendiri, HP nya tetap penuh karena ditopang oleh potion-potion penyembuh yang telah dia siapkan.


Dragon God maupun Neren saling menatap satu sama lain. Keduanya menjaga jarak untuk menghirup napas sebelum memulai kembali pertarungan.


"Hahh ... ini cukup melelahkan."


Sihir tingkat tinggi tidak mampu menembus pertahanan dari Dragon God. Beberapa skill pedang biasa pun tidak mempan terhadapnya. Neren sudah melakukan berbagai macam percobaan, dan hasil dari semua percobaan itu adalah HP Dragon God yang berkurang sedikit.


30% HP Dragon God sama sekali tidak sepadan dengan jumlah skill yang dikeluarkan oleh Neren.


"Ini semua terlalu membuang waktu!"


Neren melesat kembali, menghilangkan sosoknya dari pandangan semua orang. Dragon God yang masih diam segera bertindak, dia mengetahui bahwa Neren sedang bergerak menuju ke arahnya.


Tapi kecepatan Neren yang luar biasa tidak mampu diimbangi olehnya. Dragon God hanya menyadari keberadaan Neren saat Neren berada di dekatnya dan langsung menyerang secara bertubi-tubi.


Ratusan, atau bahkan ribuan kilatan pedang yang berasal dari setiap serangan muncul. Menebas, menusuk, dan menyerang secara terus-menerus tubuh Dragon God. Meski pertahanan dari tubuh Dragon God itu sangat luar biasa, tapi serangan bertubi-tubi ini terus mengikis HP miliknya.


Dragon God mulai merasa terancam, dia mengaum hebat ke arah langit. Sekali lagi menciptakan badai pasir yang jauh lebih besar dari sebelumnya. Namun niat dari Dragon God yang ingin menghempaskan Neren tidak berhasil, serangan bertubi-tubi itu masih terus berlanjut.


Mengetahui bahwa mengaum saja tidak cukup, Dragon God mengeluarkan bola-bola energi di sekitar tubuhnya. Bola-bola energi ini memiliki ukuran yang besar dan satu darinya memiliki kekuatan yang setara dengan <>


Ini adalah hal yang tidak diperkirakan oleh Neren sebelumnya. Hanya dengan melihat, Neren sudah mengetahui bahwa Dragon God akan melakukan serangan yang luar biasa hebat.


Sebelum Dragon God benar-benar melancarkan serangan, dan selagi Dragon God mengumpulkan energi untuk menyerang, selama itulah Neren akan menguras HP Dragon God sebanyak mungkin.


Sebuah layar mengambang menunjukan HP Dragon God saat ini. Semakin lama, HP itu semakin terkuras sedikit demi sedikit.


60% ....

__ADS_1


59% ....


58% ....


57% ....


54% ....


51% ....


50% ....


Zratssss ... Bammmm!! Bammm! Bammm!


Semua bola energi yang mengelilingi tubuh Dragon God, mulai menembakan <> secara bersamaan ke segala arah. Pemandangan mengerikan pun terjadi, dimana semua yang dilalui oleh serangan ini dibuat hancur tanpa terkecuali.


Neren sendiri bergerak dengan kecepatan maksimal, menghindari sebisa mungkin semua serangan yang sangat sulit untuk dihindari ini. Beberapa kali Neren terkena sedikit daripada <> dan sedikit itu sudah mampu mengurangi 30% dari HP miliknya.


Saat semua serangan itu berakhir, bola energi yang mengelilingi Dragon God pun menghilang. Neren kembali muncul dengan pakaiannya yang telah rusak.


"Tch ... <> menampakan keberadaannya."


<>


Merupakan skill pertahanan mutlak yang tidak akan mampu ditembus oleh serangan dengan kerusakan biasa. Apakah itu sihir tingkat tinggi atau tingkat divine sekalipun, mereka tidak akan mampu melukainya selama yang ditimbulkan adalah kerusakan biasa.


Dalam <> yang dibaca oleh Neren selama dia menjadi pemula. Ada sebuah informasi unik dan terabaikan yang berkaitan dengan <> ini.


Mengapa disebut unik dan terabaikan? Semua dikarenakan belum pernah ada pemain manapun yang menemukan seseorang dengan kemampuan pertahanan mutlak. Itulah mengapa, Neren mengatakan 'menampakan diri' begitu kemampuan ini muncul.


Lalu informasi lebih lanjut mengatakan bahwa, <> hanya bisa ditembus oleh sesuatu yang setara, yaitu serangan dengan kerusakan mutlak atau disebut juga dengan <>


Berbeda dari <>, Neren telah mengetahui akan keberadaan <> yang merupakan penangkalnya.


Ting!


[World Notifications : Kemampuan tertinggi dari pertahanan, <> telah muncul dalam diri Dragon God!]


Neren sekali lagi hanya bisa tersenyum masam ketika menyadari kemunculan kembali world notifications.


"Aku ... sepertinya harus menggunakan itu."


Tubuh Neren mulai diselimuti oleh Aura merah kehitaman yang sangat pekat. Aura luar biasa itu menyembur dari tubuhnya, bagaikan sebuah badai yang menyelimuti diri Neren.


"<>" ucap Neren, mengaktifkan sebuah skill tertinggi yang dia miliki.


Skill ini membuat penggunanya melakukan enam sayatan secara menyilang. Setiap serangan akan menghasilkan bilah pedang maha dahsyat yang dapat merusak dimensi dan realitas. Lalu, kerusakan yang disebabkan oleh skill ini merupakan ... <>


Namun sebuah serangan yang hebat tentu akan meminta kompensasi yang tidak sedikit. MP yang dimiliki oleh Neren sekarang adalah 2.300.000 point, yang artinya penuh.


Tapi ...


Ting!


[Skill <> mengkonsumsi 2.300.000 Points MP!]


... Skill itu menyerap habis semua MP miliknya.


Enam sayatan beruntun secara menyilang kemudian dilancarkan. Menghasilkan enam gelombang berbentuk bilah pedang berwarna merah kehitaman yang pekat bergerak menuju Dragon God.


Setiap dari bilah pedang, memiliki ukuran yang sama dengan tubuh Dragon God. Hal ini kemudian membuat semua orang berpikir, bagaimana sebuah pedang kecil mampu menciptakannya?


Akan tetapi, bukan hal itu yang patut untuk dipertanyakan saat ini. Dragon God yang menyadari ancaman yang hebat dari bilah pedang itu segera mencari cara untuk mengatasinya. Dia menyemburkan <> yang seketika dimusnahkan oleh bilah pedang begitu saja.


Menyadari usahanya sia-sia, Dragon God berusaha untuk menghindar. Namun semua sudah terlambat, tiga dari enam bilah yang ada mengenai tubuhnya. Menghasilkan kerusakan yang tidak dapat dibayangkan dan seketika menguras 50% dari HP miliknya.


Warna kehitaman dari tubuh Dragon God mulai pudar dan menghilang. Tubuh hitam itu kini digantikan oleh warna putih yang bersih. Setelah mengalami perubahan, Dragon God mengaum sekali, untuk memberi tanda bahwa dia merasa kesakitan yang teramat sangat.


Dragon God pun tumbang, diatas gurun pasir yang telah hancur ...


Ting!


[World Notifications : Evil Dragon God Aszera telah dikalahkan oleh pemain dengan ID : [1] R.Styx!]


Ting!


[Evil Dragon Aszera telah dikalahkan! Selamat kepada Anda yang telah menyelesaikan event ini dengan baik!]


Pengumuman itu muncul di seluruh dunia Cothenic dan seluruh media yang berhubungan dengan Cothenic. Membuat gempar seluruh pemain karena Neren benar-benar berhasil mengalahkannya. Banyak orang yang merasa semakin kagum terhadapnya, tapi tidak sedikit orang yang benci semakin iri padanya.


_______________


*Catatan Author :


Chapter 2 versi Revisi, mungkin akan ada beberapa yang tidak sinkron dengan ch selanjutnya*.

__ADS_1


__ADS_2