Dinikahi Miliader

Dinikahi Miliader
Kecelakaan Mobil


__ADS_3

Sampai dirumah sakit, Vella langsung mendapatkan penanganan. dengan nafas yang memburu Alex. segera sampai di depan ruang Vella ditangani.


"Dengan kekuarga ibu Ravela Wilson?"


"Ya, saya suaminya Dok, bagaimana kondisi istri saya." tanya Alex cemas.


"Istri anda harus segera dioperasi, silahkan anda urus kebagian administrasi dulu."


"Baiklah, lakukan yang terbaik untuk istri dan saya."


"Tentu, kami akan berusaha semaksimal mungkin."


Berita kecelakaan yang menimpa Ravela dan sopir nya langsung heboh, berbagai media langsung berdatangan ke lokasi tempat terjadinya kecelakaan. menyiarkan secara langsung apa yang sudah menimpa istri dan adik dari pengusaha ternama tanah air tersebut.


Melinda langsung kerumah sakit, begitu juga dengan Arini, Kenzo dan Natali. Elisa yang baru mengetahui segera meminta Jeremi untuk mengantarkan nya melihat kondisi Ravela. semua berkumpul dengan wajah tertunduk sedih berdoa agar ibu hamil itu mampu melewati masa kritisnya.


Pak Iwan sopir pribadi Ravela tidak bisa diselamatkan, dia kehilangan banyak darah. sedangkan kondisi Vella masih dalam penanganan dokter.

__ADS_1


Alex berjalan mondar-mandir didepan pintu ruangan operasi, mengabaikan perkataan orang-orang yang memintanya untuk terus bersabar dan berdoa. dalam pikiran Alex hanya Vella dan keselamatan bayinya.


Alex kembali menatap pintu ruangan operasi, membayangkan rasa sakit yang dirasakan Vella.


"Bagaimana aku bisa tenang, sedangkan orang yang aku cintai dan calon anakku tengah berjuang meregang nyawa di dalam. oh tuhan aku tidak tahu mesti berbuat apa untuk menyelamatkan mereka berdua." Alex meremas rambut nya frustasi.


"Aku bersumpah, akan membalas siapapun yang sudah membuat istri ku celaka." Alex mengepalkan tangannya.


Dua setengah jam operasi penyelamatan Ravela berlangsung, tapi belum juga ada tanda-tanda jika operasi akan berhasil dengan lancar. membuat orang-orang terdekat Vella hanya bisa menagis dan terus berdoa.


Tidak lama pintu ruangan operasi terbuka, tubuh Vella yang masih koma didorong, selang infus dan oksigen terpasang ditubuh nya untuk dibawa keruangan ICU.


"Ini benar-benar mukjizat Tuhan, istri anda dan kehamilannya tidak mengalami masalah berarti. dia adalah wanita hebat, bahkan mampu melewati masa Kritisnya." ucap dokter.


"Alhamdulillah." semua kembali bernafas lega.


"Alex, apapun terjadi jangan sungkan untuk meminta bantuan ku. bagaimana pun aku adalah kakak Vella, kita adalah saudara." ucap Kenzo.

__ADS_1


"Tentu kak, aku ingin kakak membantu menyelidiki kasus ini."


"Pasti Alex, tanpa kamu minta pun aku akan mencari siapapun yang sudah membuat adikku seperti ini. dia harus merasakan rasa sakit melebihi yang dirasakan oleh Vella."


"Terimakasih kak, sudah membantu." ucap Alex.


Setelah kepergian Kenzo, Alex tidak ingin pergi kemana-mana, dia hanya ingin terus berada disamping Vella. sedangkan yang lainnya ikut membantu proses pemulangan jenazah pak Iwan, dan memberikan santunan pada kekuarga nya.


Meskipun ada rasa bersalah, tidak bisa hadir di pemakaman sopir yang sudah bekerja puluhan tahun dengan keluarga nya, namun Alex berjanji akan datang bersama Vella untuk melayat jika istri nya sudah sembuh.


***


"Periksa semua cctv, jangan sampai ada yang terlewatkan sedikitpun." perintah Kenzo yang begitu geram ketika mengetahui jika ada seseorang yang ingin mencelakai adik perempuan nya.


"Pak, barusan kami mendapatkan informasi dari pihak kepolisian dan petugas tol, mereka menemukan bukti-bukti jika mobil yang sudah menyerempet mobil nyonya Ravela dari arah sebelah kiri, setelah itu mereka langsung kabur. padahal sebelumnya mobil itu sudah dijalur yang benar.


"Apa motif mereka sebenarnya?"

__ADS_1


"Mungkin seseorang yang tidak menyukai kehidupan nyonya Vella, ataupun tuan Alex. tapi pihak kepolisian akan terus menyelidiki sampai kasus ini tuntas."


"Apapun alasannya, aku tidak akan pernah memaafkan orang yang sudah mencelakai adik ku." ucap Kenzo geram.


__ADS_2