
"Biarkan saja mereka, yang penting hari ini kita bisa bersenang-senang berdua." ucap Alex seraya membantu Vella untuk menghabiskan jus buah nya.
"Sayang, setelah ini kita nonton bioskop ya."
Alex mengganggukkan kepalanya setuju, setelah membayar makanan, mereka kembali ketempat parkir semula. kali ini perjalanan mereka menuju sebuah Mall terkemuka dan mulai mengantri tiket seperti pengunjung lainnya.
Setelah mendapatkan apa yang mereka inginkan, Vella duduk dengan manis disebelah Alex. menikmati popcorn dan minuman yang mereka beli sebelum memasuki bioskop.
Wajah pasangan ini berseri-seri begitu filmnya selesai, mereka keluar sambil bergandengan tangan.
"Masih ada tempat lain yang ingin kamu kunjungi, sebelum kita pulang kerumah?"
"Mmmmhh tempat apa lagi ya?" Ravela berpikir sejenak, seorang pengawal mendekat dan membisikkan sesuatu ketelinga Alex.
"Ayo naik, aku sudah mendapatkan tempat yang paling indah untuk kita kunjungi." ucap Alex, Vella yang patuh naik keatas motor memeluk Alex. meskipun hatinya bertanya-tanya kemana Alex akan membawa nya.
Ravela turun dari motor seraya betlonjak kegirangan, berputar-putar merentangkan kedua tangannya untuk mengungkapkan kebahagiaannya.
"Sayang, ini Pesta kembang api dan tempat ini juga sangat menakjubkan." ucap Vella tersenyum karena mereka berhenti disebuah pasar malam yang tengah mengadakan Pesta kembang api.
__ADS_1
"Berbahagialah istri ku."
"Suamiku, terimakasih sudah membuat ku benar-benar bahagia hari ini." ucap Vella memeluk Alex, sedangkan matanya tidak lepas memperhatikan kembali api yang mengudara, dia tidak tahu jika pesta kembang api sudah dipersiapkan oleh pengawal sebelumnya untuk mereka berdua.
"Suamiku, ini namanya kembang gula. aku yakin kami pasti belum pernah merasakan nya."
Vella menguapi Alex kembang gula, dimana Alex langsung mengeluarkan lagi.
"Aku tidak suka yang manis-manis. karena kamu lebih manis dari segala nya." ucap Alex.
"Buuah..haha..." ucap spontan Alex membuat Ravela tertawa lepas.
"Kalau begitu, biarkan aku saja yang menikmati nya." jawab Ravela menghentikan tawanya lalu memakan kembang gula nya sendiri.
"Aku hanya ingin mengucapkan terimakasih yang tak terhingga, untuk mu suamiku."
"Hanya itu, tidak ada kata-kata yang lebih manis lagi?" tanya Alex, yang berharap Ravela mengatakan bagaimana dia mencintai nya.
"Suamiku sayang, aku bahagia dipertemukan dengan mu. bahkan aku ingin selamanya hidup bersama mu, menghabiskan hari tua kita berdua, kamu tahu apa alasan utamanya?" ucap Ravela, mengungkapkan apa yang terlintas dalam pikirannya. meskipun harus menahan rasa malu, yang penting Alex bahagia mendengar penuturannya. begitu juga sebaliknya, Ravela cukup bahagia merasakan cinta Alex, sesuatu yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya.
__ADS_1
"Katakan apa alasannya?"
"Karena kamu telah mengikat hati, perasaan dan cinta ku, hingga tanpa meninggalkan sisa." ucap Vella memeluk dan mencium kedua pipi Alex. yang membuat pria tampan itu tersenyum bahagia. lalu memeluk Ravela begitu erat.
"Suamiku, tolong longgarkan pelukan mu. aku kesulitan untuk bernafas." ucap Vella mengerucutkan bibirnya.
Alex melonggarkan sedikit, tapi dia merasa tidak nyaman. Alex memposisikan tubuh Vella untuk berdiri didepan lalu memeluk dari arah belakang. Vella merasa Alex berlebihan, meskipun tindakan Alex hanya ingin menunjukkan sisi romantis nya.
Tangan Alex tidak mau diam, menelusup masuk kedalam pakaian nya. meskipun itu tidak terlihat karena Vella menutupi dengan jaket, namun hal ini tetap membuat Ravela kesal.
"Astaga, suamiku, hentikan tindakan mesum mu ini. ingat kita sedang ditempat umum." dengan kesal Vella menepis tangan Alex, namun pria itu kembali menariknya ke dalam pelukannya.
"Kenapa harus malu, kita pasangan suami-isteri yang sah. lagian disini banyak pasangan muda yang tengah bercumbu dan memadu kasih, mereka belum tentu pasangan sah dimata agama. jadi kita tidak perlu malu terhadap mereka." bisik Alex.
"Susah bicara dengan mu, sekarang aku ingin pulang saja."
"Ide yang bagus, bersiap lah karena setelah dirumah kamu akan menjadi santapan makan malam ku selanjutnya." ucap Alex dengan kadar kemesuman tingkat tinggi.
Mereka kembali pulang, hari ini Ravela begitu puas bisa menghabiskan waktu berdua dengan Alex. udara malam yang dingin membuat Vella semakin mengeratkan pelukannya dipinggang sang suami.
__ADS_1
"Aku bahagia memilikimu, suamiku."
***