
"Mommy, Daddy. aku boleh minta sesuatu nggak?" ucap bibir mungil Revan, penuh harap menatap ke-dua orang tua nya secara bergantian.
"Boleh, kamu mau minta apa sayang?" balas Alex menarik tubuh mungil Revan keatas pangkuannya.
"Malam ini, Revan ingin tidur bareng mommy dan Daddy."
Ucapan polos Revan membuat senyum Alex sedikit memudar, mengingat dia yang begitu ingin bercinta kembali dengan sang istri. Alex merasa jika mereka berdua dalam masa pengantin baru lagi, sehingga harus bekerja ekstra agar Revan segera memperoleh seorang adik.
Vella tersenyum ketika melihat raut kecewa diwajah Alex, diapun memanfaatkan keadaan tersebut agar malam ini bisa terbebas dari tingkah mesum sang suami yang tiada puasnya untuk bercinta.
Alex memasang wajah cemberut nya, memperhatikan Ravela yang ikut tertidur pulas sambil memeluk Revan.
__ADS_1
"Isteri ku, kamu tega membiarkan aku uring-uringan karena tidak bisa tidur tanpa pelukan hangat mu." bathin Alex yang ingin membangun Vella dan mengajaknya untuk pindah ke kamar mereka berdua.
"Sebaiknya, aku gendong saja. aku tidak tega untuk membangunkan dirimu, sayang." ke-dua tangan Alex terjulur untuk mengangkat tubuh sang istri, lalu membawanya berjalan pelan menuju kamar mereka.
Alex merebahkan tubuh Vella dengan pelan dan sangat hati-hati, setelah itu dia ikut menyusup masuk kedalam selimut, menciumi Vella beberapa kali dengan penuh cinta, setelah menghirup aroma wangi tubuh istri nya, barulah Alex bisa memejamkan matanya, namun bukan untuk tidur melainkan menikmati rasa sejuk dan bahagia menyeruak dihatinya.
Sedangkan tangan Alex menyusup masuk kedalam piyama tidur milik Vella, kedua tangannya mulai meraba-raba lembut, yang semakin lama semakin kuat dan penuh gairah, tanpa sadar ******* lembut keluar dari bibir Ravela tanpa busana sangat dia tahan dan kontrol lagi, meskipun dari awal Vella sudah berusaha untuk menahan dengan berpura-pura tidur.
Paginya Ravela terbangun, dia tidak menolak keinginan orang-orang tercintanya agar dia kembali sembuh, meskipun tidak tahu sampai kapan yang penting dia akan melakukan dan menuruti saja keinginan mereka,, terutama sang suami.
Kenzo, ikut terbang ke luar negeri dia juga ingin melihat proses penyembuhan sang adik. sedangkan mami Melinda tidak bisa ikut, dia akan menjaga Revan dirumah. Alex sudah memilih Rumah Sakit terbaik di negara tersebut, karena memiliki spesialisasi khusus untuk kasus kasus sulit.
__ADS_1
Semakin hari kesehatan Ravela, sudah menunjuk perkembangan yang bagus, menurut dokter disana sel sel saraf nya sudah muksi bekerja normal. meskipun dia masih belum mengingat.
***
"Alex, kita mau kemana?"
"Aku ingin mengajakmu menikmati udara sejuk ditepi danau ini Sayang, bagaimana apa kamu menyukainya?"
"Ya!"
Vella yang sangat menyukai pemasangan lepas tersenyum senang, namun seketika matanya tertuju pada sebuah bangunan kecil yang menyerupai sebuah gubuk yang sering digunakan untuk orang-orang bersantai.
__ADS_1
Wajah cantiknya mengeluarkan keringat, pandangan nya berputar-putar sambil berteriak kesakitan. beberapa kilasan kejadian masa lalu pertengkaran nya dengan Sena kembali bermuculan tanpa mampu dia kontrol.