Dinikahi Miliader

Dinikahi Miliader
Cinta dalam Perjodohan


__ADS_3

Dua puluh tahun kemudian.


Revan tumbuh menjadi seorang pria yang sangat tampan, turunan dari sang ayah Alexander. dia juga sudah menjabat sebagai CEO menggantikan posisi sang ayah dalam pengurus perusahaan induk.


Revan merasa kehidupannya semakin lengkap setelah memiki seorang kekasih, yang bernama Vivian. yang berprofesi sebagai seorang model. namun sayang hubungan mereka tidak pernah mendapatkan restu dari Alex maupun Vella. mereka selalu mencari-cari celah kekurangan para gadis yang dekat dengan anaknya tersebut.


"Sampai kapanpun mommy tidak akan pernah menerima Vivian, dia itu terlalu seksi dan mudah dekat dengan pria manapun. apa kamu mau kehormatan kekuarga kita tercoreng." ucap Vella kesal karena anaknya begitu mencintai Vivian yang menurutnya perempuan tidak benar.


"Tapi aku sangat mencintai Vivian mom, please... ngertiin perasaanku." bujuk Revan memelas.


"Revan, cinta bisa saja menyesatkan, kamu belum bisa membedakan antara nafsu dan cinta nak." Alex ikut-ikutan bersuara.


"Mommy dan Daddy sama saja, aku selalu salah!" gerutu Revan.


"Ya, karena kami sudah memiki calon menantu idaman. kamu tunggu saja sebentar lagi dia akan menyelesaikan pendidikannya di Turki." ucap Vella mengulum senyum.


"Apa? aku tidak mau dijodoh-jodohkan, cukup mommy dan Daddy saja yang mengalaminya." sanggah Revan.


"Buktinya kami dijodohkan bahagia sampai detik ini, cinta akan tumbuh seiring berjalannya waktu."


"Tapi dari dulu, aku memang tidak pernah mencintai Anabella, dia hanya sahabat kecil yang sudah aku anggap sebagai saudara tidak mungkin kami menikah."

__ADS_1


"Mungkin saja, lagian Anabella juga menyukaimu dan tidak menolak saat kami minta untuk menjadi istrimu."


"Tapi Anabella bukan tipeku, sangat tertutup seperti seorang ninja saja, kemana-mana selalu memakai cadar. sedangkan seleraku wanita cantik modern, supel dan nyambung jika diajak ngobrol."


"Anabella juga nyambung jika diajak ngobrol, terutama tentang ilmu agama, dia cantik juga Soleha. benar-benar perempuan idaman yang bisa menuntut pria sepertimu kerah yang lebih benar." sindir Vella, menatap anak kesayangannya yang sudah berubah jauh setelah menempuh pendidikan di Amerika dan bertemu dengan Vivian.


"Tapi aku malu mom, apa kata orang-orang nantinya. jika aku memiliki istri yang memakai cadar?"


"Peduli apa sama mereka, hidup kita yang jalani bukan orang lain, Revan."


Revan memegangi kepalanya yang ingin pecah, dia bangkit berjalan meninggalkan kedua orang tuanya, yang selalu kompak mengajak berdebat terutama tentang setiap wanita yang dekat dengannya.


Vivian, aku hanya ingin bersamamu untuk membina rumahtangga yang bahagia, bersama anak-anak kita kelak, keinginan yang cukup sederhana, apa itu salah!" bathin Revan meronta.


Ponsel Revan tiba-tiba berdering, tertera nama sang pujaan hati Vivian.


"Hallo sayang!"


"Sayang, bolehkan aku berkunjung ke rumahmu." ucap Vivian untuk kesekian kalinya dua begitu ingin berkunjung ke rumah sang kekasih.


"Vivian, kamu harus sabar ya...beri aku waktu untuk membujuk mommy dan Daddy jika kamu adalah perempuan yang tepat mendampingiku." bujuk Revan mencoba menenangkan sang kekasih.

__ADS_1


"Tapi mau sampai kapan, aku sudah dua tahun menunggu kepastian darimu Revan." rengek Vivian. obrolan mereka harus terputus karena ketukan pintu yang terdengar keras menghentikan segalanya.


Tok!Tok!Tok!


"Revan, buka pintunya ini mommy!" teriak Vella dari balik kamar.


"Ada apalagi sih mom?" Revan menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


"Besok kamu harus ikut kebandara, Anabella akan pulang.. mommy sudah tidak sabaran lagi secantik apa ya dia sekarang?" ucap Vella membayangkan, sedangkan Revan tersenyum mengejek.


"Palingan lebih cantik Vivianku, sedangkan Anabel memakai cadar untuk menutupi kejelekannya." gumamnya dalam hati.


"Apa katamu!" ucap Vella murka seakan bisa membaca isi hati Revan.


"Tidak!... tidak mom, aku tidak ngomong apa-apa kok." bingung.


"Ya sudah mommy pergi dulu,ingat besok kami harus ikut menjemput Anabella."


"Baiklah mom."


Revan merasa hidup dan masa depannya hancur karena dipaksa dijodohkan dengan perempuan yang tidak dia cintai sama sekali.

__ADS_1


__ADS_2