Dinikahi Miliader

Dinikahi Miliader
Kedatangan Jeremi


__ADS_3

"Ada apa Rey?"


"Tuan, Jeremi ingin bertemu dengan anda, tetapi jika tuan keberatan saya akan menemuinya kembali." ucap Rey


"Oke, suruh saja dia masuk."


"Baik."


Alex seketika menghentikan sejenak pekerjaan nya, memperhatikan Jeremi berjalan kearahnya seraya tersenyum. seperti menyembunyikan sebuah rahasia besar.


"Selamat siang Alexander, senang bisa bertemu denganmu." ucap Jeremi hangat seperti hubungan persahabatan mereka dulu.


"Angin apa yang membuat mu tiba-tiba berkunjung kesini?"


"Santai bro, aku hanya ingin memperbaiki hubungan kita. jangan salah paham karena aku tidak akan pernah mengambil ataupun berniat untuk mengganggu apa yang sudah menjadi milikmu." jawab Jeremi.


"Langsung saja pada pokok permasalahannya, aku tahu jika kamu mempunyai maksud lain?"


"Kamu benar Alex, aku kesini atas permintaan Natali. bagaimanapun juga, dia sahabatku dan juga masih kekasihmu." ucap Jeremi.


"Apa yang diinginkan perempuan itu, sehingga mengutusmu?" ucap Alex dengan ekspresi dingin.

__ADS_1


"Natali begitu terpukul, saat mendapati kamu sudah menikah dengan perempuan lain. meskipun dia berusaha menerima kenyataan itu karena perjodohan." ucap Jeremi.


"Lalu, dimana letak permasalahannya."


"Natali sangat takut kehilanganmu, Alex. apalagi dia merasa kamu sudah banyak berubah setelah menikah."


"Ha....ha... Jeremi, jujurlah. apa kamu masih menyukai Natali? sehingga mau menuruti semua perkataan dan kemauannya?" todong Alex tersenyum sinis.


Alex sengaja memancing pertanyaan tersebut, karena dia tahu bagaimana perasaan Jeremi terhadap Natali dulunya. tapi atas nama persahabatan dan Natali lebih memilih Alex, sehingga Jeremi mundur secara baik-baik dari cinta nya, meskipun begitu Natali dan Jeremi masih tetap menjalin hubungan persahabatan dengan sangat baik.


"Tidak, tapi Natali sudah seperti saudara perempuan bagiku." jawab Jeremi.


"Kejar cintamu untuk Natali, aku paling tidak suka ada laki-laki mencintai perempuan secara menyedihkan seperti mu." ucap Alex menunjuk dada Jeremi.


"Kamu sadar dengan ucapan mu Jeremi, aku sudah menikah. seharusnya kamu beruntung karena tidak memiliki saingan lagi untuk meluluhkan hati Natali, kejar dan dapatkan Natali." ucap Alex seakan memberi jalan selebar-lebarnya untuk Jeremi.


"Apa? semudah itu kamu melepaskan Natali?" ucap Jeremi yang tidak percaya dengan pendengarannya sendiri, karena dia sangat tahu jika Alex dan Natali adalah pasangan yang saling mencintai.


Jeremy menatap bola mata Alex, menari kepastian dari ucapannya. dia melihat kejujuran disana, sudah tidak ada lagi cinta yang dulunya begitu besar untuk Natali.


"Apa semua ini gara-gara Ravela?"

__ADS_1


"Bisa jadi!"


"Sebagai sahabat, aku menyarankan kamu untuk mempertahankan Natali. yang jelas-jelas sangat mencintai mu, dibandingkan Ravela. pernikahan kalian tidak diawali tanpa rasa cinta, bahkan aku sangat yakin jika Ravela sudah merencanakan untuk berpisah darimu." ucap Jeremi.


Seketika tangan Alex mengepal, perkataan Jeremi membuat darah nya terasa mendidih. namun dia masih berusaha untuk mengontrol emosi nya.


"Jangan ikut campur dan sok tahu, terutama kehidupan dalam rumahtangga ku." suara Alex bergetar menahan emosi.


"Bukanya aku sok tahu, perlu kamu ketahui. Ravela merupakan salah satu fans ku, kami pernah bertemu secara tidak sengaja disebuah Mall. Vella tiba-tiba mengajukan pertanyaan yang membuat semua kaget." ucap Jeremi tersenyum menang, karena kali ini dia bisa membuat Alex benar-benar marah dan kalah.


"Pertanyaan apa?"


Jeremi membuka ponselnya, lalu memutar Video kunjungan nya disalah satu mall terkemuka. disesi tanya jawab, Vella dengan lantang nya mengajukan pertanyaan pada Jeremi, seandainya dia seorang janda muda, apakah Jeremi bersedia untuk menerima dirinya bahkan untuk menikahi dengan nya, yang langsung diiyakan oleh Jeremi jika janda yang dimaksud adalah Ravela sendiri.


"Brengsek kamu, jangan pernah coba-coba dekati istri ku. dulu aku diam saat kamu berusaha mengambil hati Natali, tapi untuk Ravela aku tidak akan tinggal diam." ancam Alex.


"Tenang Alex, sesuai janjiku. aku tidak akan pernah mengganggu apa yang sudah menjadi milikmu, tapi sebelum nya bolehkah aku tahu bagaimana perasaan mu yang sesungguhnya terhadap Vella. apa kamu sudah jatuh cinta terhadap gadis itu?" tanya Jeremi hati-hati.


"Mmmmhh."


Alex masih terlihat gengsi untuk mengakui perasaannya yang sesungguhnya.

__ADS_1


"Sekarang aku sudah tahu jawabannya, semoga kamu bahagia dengan pilihan mu Alex." ucap Jeremi merebahkan tubuh disandararan sofa. dengan perasaan tidak menentu, setelah mengetahui perasaan Alex yang sesungguhnya.


__ADS_2