
"Kenzo, tempat ini sangat indah dan nyaman. tapi kenapa kamu mengajakku kesini?" ucap Natali.
"Mulai sekarang, aku ingin memulai lembaran baru hidup bersama mu dan calon anak kita." ucap Kenzo tersenyum.
"Aku tidak ingin hal buruk dulu terulang lagi Kenzo, kamu mengurungku layak nya seekor burung di sangkar emas." ucap Natali tertunduk sedih.
"Please beri aku kesempatan kedua. aku berjanji akan menjadi suami yang baik dan bertanggung jawab, pegang kata-kata ku Natali, jika aku melanggar. kamu bisa bebas untuk pergi kemanapun dan aku berjanji tidak akan menganggu mu lagi." ucap Kenzo sungguh-sungguh.
"Aku tidak ingin hanya kata-kata manis, karena kamu bisa saja mengingkari nya."
"Natali sayang, dengan cara apa lagi aku harus membuktikan nya padamu? apakah aku harus membuat surat kesepakatan atau kamu bisa mengambil separuh harta yang aku miliki." ucap Kenzo.
Natali terlihat berfikir sejenak, dia sadar jika sudah banyak yang berubah. dia bukan Natali yang dulu lagi, yang begitu mencintai harta, ketenaran dan obsesi terhadap Alex. saat ini Natali hanya ingin hidup tenang dengan anaknya.
"Bagaimana sayang, apa kamu bersedia tinggal bersamaku disini. kita akan hidup bahagia bersama anak kita, ditempat yang tenang dan indah ini." bujuk Kenzo dengan kata-kata mesra dan penuh kelembutan.
Perlahan Natali mengganggukkan kepalanya patuh, Kenzo tersenyum senang. dia langsung menarik Natali kedalam pelukannya.
"Bagaimana kalau kita bercinta dikamar utama, sebagai bentuk jika kita masih suami istri yang sah." bisik Kenzo yang sudah terangsang.
__ADS_1
"Aku tidak mau, kamu pernah memperlakukan aku dengan kasar dan brutal Kenzo."
"Tapi itu dulu sayang, kamu masih ingat bagaimana lembut nya aku memperlakukan mu sewaktu kita bertemu kemaren, percayalah aku tidak akan menyakiti mu dan calon bayi kita." bujuk Kenzo lalu menaikkan Natali keatas pangkuannya, mengendong menuju lantai utama rumah mewah.
"Cukup Kenzo, aku malu dilihat banyak pelayan mu."
"Biarkan saja mereka sayang, mereka itu para pelayan yang akan membantu dan memperlakukan mu kayaknya seorang putri dirumah baru ini."
"Kenzo, aku tidak terbiasa di manjakan."
"Tapi aku ingin sekali memanjakan istri ku yang tengah hamil besar, dia tidak boleh capek ataupun sedih lagi, mulai sekarang bahagia lah disisiku, sayang." bisik Kenzo.
"Tentu, percayalah padaku."
Kenzo membuka pintu kamar, merebahkan Natali dengan lembut diranjang berukuran besar, ciuman dan rabaan lembut tangan dan bibirnya, membuat Natali mendesah, bahkan dia melupakan rasa takut dan trauma masa lalunya.
"Sayang, tubuhmu semakin padat dan berisi. aku sangat menyukainya." Kenzo seperti seorang bayi yang tengah menyusu pada ibunya.
"Kenzo aaaahhss....!"
__ADS_1
"Kenapa sayang, apa kamu menyukai permainan ku?"
Kenzo semakin bersemangat mendengar ******* istri nya, satu persatu pakaian mereka sudah berserakan dilantai. Kenzo mulai menaiki Natali dengan gerakan pelan namun pasti membuat ibu hamil ini seperti hilang kendali, dia benar-benar menikmati permainan Kenzo yang jauh berbanding terbalik dengan apa yang pernah dirasakan nya dulu.
"Natali, aku sangat mencintaimu sayang. tetap lah sisiku." bisik Kenzo yang dibalas Natali dengan senyuman. dia tidak mampu untuk berkata-kata lagi, ibu hamil itu merasa sangat bahagia, dan berharap jika Kenzo benar-benar sudah berubah.
"Semoga semua ini tidak semu atau sekedar mimpi, aku tidak ingin apa-apa lagi, selain hidup bahagia dengan kekuarga kecil ku. semoga kamu juga mersakan hal yang sama dengan ku Alexander dengan pasangan kita masing-masing, kamu sekarang hanya cinta masa laluku bagiku." gumam Natali.
Setelah melewati percintaan yang melelahkan namun memabukkan, pasangan ini akirnya tidur sambil berpelukan. sesekali Kenzo masih mencium puncak kepala Natali.
"Istri ku, tubuh mu sangat wangi. membuat ku ingin dan terus ingin menghisap nya, meskipun kamu tidak memakai farfum atau sejenisnya." bisik Kenzo membuat Natali tersenyum malu.
"Sudahlah, aku capek dan ingin tidur."
"Baiklah sayang, tidurlah dipelukanku dengan nyaman." membelai lembut rambut Natali dengan penuh perasaan sayang.
"Aku sudah menemukan kembali istri ku, setelah ini aku ingin kembali fokus mencari keberadaan adikku, Ravela." gumam Kenzo menatap kembali foto usang yang pernah diambil Natali dari dalam rumah kosong milik ibunya dulu.
Terbesit keinginan Kenzo, setelah menemukan adik perempuan nya. Kenzo akan mengajak nya untuk pulang ke kampung halaman, memperbaiki dan merenovasi kembali rumah peninggalan sang ibu.
__ADS_1