Dinikahi Miliader

Dinikahi Miliader
Dibalik wajah tampanya


__ADS_3

Kenzo menatap surat perceraian yang baru saja selesai dia tanda tangani, yah sekarang dia sudah membebaskan Mera dari pernikahan tanpa cinta yang sudah meningkat mereka selama ini.


"Sekarang status ku adalah seorang duda di usia ku yang masih sangat matang, bebas melakukan apapun. termasuk mendapatkan cinta sejati ku atau wanita lain yang cocok denganku." ucap Kenzo tersenyum lega, setelah proses perceraian nya berjalan lancar.


Kenzo mengeluarkan ponselnya, dia akan melakukan pendekatan dengan Natali. mengingat respond yang baik ditunjukkan oleh gadis tersebut. meskipun dia tidak menyukai sifat asli Natali yang mencintai suami orang, sesuatu yang paling dibenci Kenzo. karena selama pernikahan nya dengan Mera, gadis itu juga tidak pernah mencintai nya. melainkan mantan kekasihnya dulu.


"Hallo Natali, apa kita bisa bertemu malam ini?"


"Bisa sekali Kenzo?"


"Baiklah, aku akan mengirimkan alamat nya." balas Kenzo, yang tengah merayakan hari kebebasan dan perceraian nya disebuah club malam.


"Oke, aku akan segera kesana."


Natali tersenyum bahagia, dia merasa bisa menjadi dirinya sendiri jika tengah bersama Kenzo. Natali mengenakan dandanan yang seksi sesuai tempat yang akan dia kunjungi. glamor dan penuh kebebasan.


Sebelum keluar dari dalam mobilnya, Natali kembali memperhatikan dan memperbaiki penampilannya. dia ingin terlihat sempurna dimata Kenzo. Pria selingannya sebelum mendapatkan Alex.


Begitu menginjakkan kaki didalam, telinga Natali langsung disegarkan suara musik yang memekakkan telinga. para penari erotis meliukkan tubuhnya yang panas, menunjukan kehidupan malam yang liar dan penuh kebebasan. aroma minuman keras menyeruak yang dinikmati sesuka hati tanpa batasan dan peduli resiko yang akan mereka hadapi kelak.


"Natalie! aku disini."

__ADS_1


Kenzo segera melambaikan tangannya, begitu melihat kedatangan Natali.


"Kenzo, apa kamu mabuk?"


"Ha...ha... tidak sayang, please temani aku malam ini." Kenzo menarik sebelah tangan Natali, menyodorkan gelas berisi minuman ke mulut gadis itu.


"Baiklah, aku dengan senang hati akan menemanimu. paling tidak bisa membantu rasa sepiku tanpa Alex." Natali membuka mulutnya, meneguk habis minuman dalam gelas tersebut.


"Aku ingin merayakan hari perceraian ku, aku sekarang sudah resmi menjadi duda." bisik Kenzo.


"Aku ikut senang mendengarnya Kenzo, semoga kamu segera mendapatkan pengganti yang jauh lebih cantik dan sesuai dengan mu." ucap Natali yang mulai terpengaruh minuman berakhol yang terus disodorkan Kenzo kedalam mulutnya.


"Tentu, dan aku sudah mendapatkan nya." ucap Kenzo menunjuk tepat kearah Natali.


"Tidak masalah, yang penting kamu menemaniku melewati ini semua." ucap Kenzo tersenyum licik.


Kenzo dan Natali tertawa bersama, saling merangkul dan berpelukan agar tubuh mereka yang sudah terpengaruh oleh minuman tidak ambruk dilantai.


Natali yang separuh mabuk, dibawa menuju kamar khusus yang sudah dipesan Kenzo sebelumnya. tidak ada penolakan dari Natali, bahkan pandangannya yang tidak bisa fokus lagi, melihat jika pria yang ada disampingnya adalah Alex, pria tampan yang dirindukannya selama ini.


"Alexander, benarkah ini kamu sayang?"

__ADS_1


"Ya."


Kenzo tersenyum senang, paling tidak dia bisa memanfaatkan kesempatan emas ini untuk mendapatkan tubuh Natali.


"Alexander, aku mencintaimu, merindukanmu sayang."


Natali menarik tubuh Kenzo dengan agresif kedalam pelukannya, dimana pria itu tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk menikmati hidangan lezat yang disuguhi Natali secara cuma-cuma.


"Aku tidak akan pernah meninggalkan mu, aku juga mencintaimu." balas Kenzo, tangannya mulai menelusuri setiap lekuk tubuh indah Natali, tanpa terlewatkan.


"Ooaahhss.... Alex, teruskan aku sangat menikmati dan merindukan sentuhan mu, sayang."


"Tentu, malam ini milik kita. aku akan menciptakan sejarah yang tidak akan pernah kamu lupakan seumur hidup mu, Natali." bisik Kenzo.


Kenzo semakin bersemangat dan berani, tidak butuh lama Natali sudah polos tanpa sehelai benang pun, niat licik Kenzo tiba-tiba muncul untuk menjerat Natali kedepannya, sehingga dia mengambil camera untuk merekam semua perbuatan mereka berdua.


"Natali, setelah ini kamu tidak akan bisa lepas dariku...ha...ha..." Kenzo tertawa penuh kemenangan.


Tidak ada yang mengetahui sisi gelap yang dimiliki Kenzo, dibalik wajah tampanya dia adalah seorang mafia yang kejam. menghalalkan segala cara untuk meluruskan keinginannya, menikahi Mera hanya untuk membalaskan sakit hati, setelah misinya terwujud Kenzo membuang begitu saja.


Paginya Natali terbagun, membuka perlahan matanya yang terasa berat, tubuh dan tulangnya yang sakit. namun tidak kalah perih lagi bagian pribadinya yang terkoyak seperti habis dimasuki benda besar dan panjang.

__ADS_1


"Aaaagghhh...periiih banget."


__ADS_2