Dinikahi Miliader

Dinikahi Miliader
Apakah dia Vella kecilku?


__ADS_3

Vella memejamkan mata menyembunyikan kegundahan hatinya dari rasa malu lalu dia berpura-pura tidur agar Alex tidak menuntut nya untuk melakukan hal yang lebih gila lagi.


"Aku kenapa suka bersikap aneh seperti ini, sayang kamu pasti yang menghasut mami untuk melakukan hal gila ini. sehingga papimu memanfaatkan kesempatan ini. " gumam Vella mengusap perutnya, seolah-olah berbicara dengan bayi dalam perutnya tersebut. tidak lama Vella benar-benar tertidur pulas dengan deru nafas yang teratur.


"Aku tidak bersemangat, jika tidak mencium aroma wangi istri ku."


Alex mendekati Vella, duduk perlahan disamping nya lalu kembali melanjutkan pekerjaannya. memeriksa beberapa laporan masuk yang dikirimkan asisten Rey barusan.


Vella mengeliat mencari posisi yang nyaman, Alex mengalihkan perhatiannya dari layar laptop. memandangi wajah ayu Vella yang tertidur pulas.


"Sayang, kamu benar-benar membuat ku tidak berdaya." Alex menutup laptopnya, meletakan di meja samping tempat tidur. setelah itu dia menyup masuk kedalam selimut yang sama dengan Vella, memeluk penuh perasaan sayang. sedangkan Vella merebahkan kepala didada bidang Alex.


Sementara itu, Kenzo berjalan mondar-mandir. dari sekian banyak perempuan bernama Ravela yang berhasil dia selidiki. baru kali ini hatinya berkata jika foto gadis cantik dan imut yang baru saja dikirim anak buahnya adalah adik yang selama ini dia cari, namun Kenzo tidak ingin gegabah sebelum semuanya berhasil dia ungkap.


"Entah mengapa, aku begitu yakin jika kamu adalah Vella kecil ku." bathin Kenzo, mulai mencari tahu tentang kehidupan Ravela yang merupakan istri dari seorang pengusaha besar Alexander Jean. namun tidak banyak informasi yang berhasil dia peroleh, seperti data-data pribadi Vella sebelumnya sengaja dilindungi seseorang yang berpengaruh.

__ADS_1


"Bos, kami mendapatkan informasi baru. gadis itu sekarang tengah dirawat disalah satu rumah sakit besar karena tengah hamil muda."


"Tetap awasi dia, tapi ingat jangan sampai ada yang curiga. karena Alexander bukan orang sembarangan, dia bisa salah paham dan menyerang kita balik." ucap Kenzo.


"Ya, bos. kami akan bekerja profesional, beruntung aku juga mempunyai seorang adik sepupu yang bertugas merawat perempuan yang bernama Vella tersebut." ucap salah seorang anggota suruhannya.


"Bagus, aku percaya pada kalian. lakukan tanpa ada yang curiga." jawab Kenzo.


Besok nya mereka kembali mendapatkan informasi terbaru tentang Vella, dari data-data resmi Ravela dinyatakan sah sebagai anak kedua dari keluarga Wilson. si bungsu dari dua bersaudara.


Kenzo pulang dengan wajah kecewa, jalan satu-satunya untuk melampiaskan kekesalannya dengan bercinta bersama Natali. begitu sampai dirumah, langkah panjang Kenzo langsung menuju kamar pribadinya, setelah membersihkan tubuh Kenzo meminta pelayan untuk meminta Natali datang kekamar pribadi dengan lingerie khusus yang sudah disiapkan nya.


Natali yang tengah melamun menatap keluar jendela kaca, mengangkat kepalanya begitu mendengar pintu kamar diketuk dari luar.


Tok!tok!tok!

__ADS_1


"Masuk!"


"Nyonya, tuan Kenzo meminta nyonya untuk masuk keruangan pribadinya. ini pakaian tidur yang harus nyonya kenakan." ucap pelayan.


"Tidak, aku tidak Sudi mengenakan pakaian ini dihadapan laki-laki brengsek itu." tolak Natali melempar asal paper bag ke lantai.


"Nyonya, menurut lah. jika nyonya ingin aman tanpa disakiti oleh tuan lagi." bujuk pelayan yang merasa kasihan terhadap Natali.


"Hick... Hick... kenapa hidup ku harus berakhir seperti ini." ucap Natali disela tangisannya. pasrah saat pelayan membantu mengganti pakaiannya lalu menuntut langkah Natali menuju kamar pribadi Kenzo yang tidak sembarangan orang yang bisa memasukinya.


"Akirnya, kamu datang juga istriku."


"Fish."


Natali membuang muka, dia sangat jijik apalagi harus bersitatap dengan Kenzo yang tengah menyeringai, seakan ingin memakannya hidup-hidup.

__ADS_1


"Sikapmu membuatku semakin bergairah, seolah ditantang untuk melakukan sesuatu yang lebih gila lagi dari sebelumnya."


__ADS_2