Dinikahi Miliader

Dinikahi Miliader
Daya tarik tersendiri


__ADS_3

Berbagai media massa dan televisi swasta, masih meliput berita seputar kepergian seorang Pengusaha kaya Jean, yang terkenal dermawan dan baik hati.


Pertanyaan juga bermunculan tentang sosok pewaris kekayaan Jean, Alex yang masih bungkam dan enggan untuk konversi pers, untuk menjawab berbagai pertanyaan yang menurutnya tidak penting.


Ditempat lain, seorang perempuan cantik sangat bahagia begitu mendengar kabar duka tersebut. Natali tertawa lepas dan berfikir tidak akan ada lagi orang yang akan menentang hubungan nya dengan Alex.


"Akirnya, tua bangka itu mati juga. aku sudah tidak sabaran menunggu saat membahagiakan ini tiba." ucap Natali, yang akan ikut melayat dengan ekspresi sedih dan rasa kehilangan nantinya. sehingga tidak ada yang mencurigai isi hatinya yang sesungguhnya.


***


Setelah kepergian opa, Alex belum bisa memutuskan untuk segera kembali ke tanah air. masih ada beberapa urusan bisnis peninggalan opa yang harus dia selesaikan dan urus, sehingga mereka memutuskan untuk menetap sementara waktu dinegara tersebut.


Disela-sela kesibukannya, Alex terus meluangkan waktu untuk bercinta dengan Ravela. hasrat kelelakian Alex selalu terbakar setiap melihat tubuh molek dan wajah ayu sang istri. meskipun tanpa makeup dan dandanan yang wah. namun itulah daya tarik dari seorang Ravela dimata Alex.


Begitu melihat Vella diteras balkon, Alex segera menghampiri dan memeluk erat dari belakang, Vella yang tidak menyadari kehadiran sang suami berteriak kaget.

__ADS_1


"Aaagghh..."


"Pelan kan suaramu, apa kamu mau semua orang datang ke sini. termasuk mami. karena berfikir sudah terjadi sesuatu." ucap Alex sedangkan tangannya mulai masuk kedalam pakaian Vella, yang terlihat seksi.


"Suamiku, apa yang kamu lakukan. sekarang masih siang hari, bagaimana jika mami mencariku?"


"Biarkan saja, aku hanya ingin menjalankan tugas dan kewajiban ku sebagai seorang suami dan calon ayah untuk anak-anak kita kelak." jawab Alex lalu menjatuhkan tubuh Vella diranjang empuk. memberikan kecupan panjang di bibir manis dan leher Vella.


Vella masih terhipnotis kata-kata manis Alex barusan, dia hanya bisa pasrah dan menikmati kehangatan dan kelembutan sentuhan Alex. tanpa ada penolakan, hal itu membuat Alex semakin bersemangat memacu tubuh nya diatas Vella. hingga mereka berdua sama-sama mencapai kenikmatan yang tiada tara. meskipun begitu api dan semangat Alex seakan tidak pernah padam, dia ingin lagi dan lagi. dengan gaya bercinta dan posisi yang sangat vulgar, Vella yang kelelahan tertidur begitu saja setelah Alex menyemburkan kembali benih-benih Alexander Juan kedalam rahim nya.


Baru beberapa menit Alex memejamkan mata, Rey tiba-tiba menghubungi nya mengingatkan jadwal dimana Alex harus menghadiri pertemuan penting disebuah restoran Jepang, mau tidak mau Alex bangkit membersihkan tubuhnya dan kembali berpakaian rapi. sebelum pergi dia menyempatkan mencium hangat kening dan bibir Vela, meninggalkan kamar seraya menutup pintu secara perlahan-lahan.


Suasana restoran mewah terlihat sangat kental dengan etnik budaya Jepang, dengan konsep bangunan khas gaya Eropa yang modern sehingga terlihat jelas hanya untuk kaum elit yang mampu memasukinya. Alex disambut hangat dan dipersilahkan memasuki sebuah ruangan khusus. dimana seseorang sedang tersenyum ramah menunggu kedatangannya.


"Selamat datang tuan Alex, senang bertemu dengan mu." ucap seorang pria paruh baya tersenyum ramah.

__ADS_1


"Aku juga senang bekerjasama dengan perusahaan mu, tuan Ashimura."


Alex dan rekan bisnisnya mulai sibuk membicarakan soal kerjasama mereka, obrolan mereka langsung nyambung karena memiki tujuan dan visi sama. namun senyuman lepas Alex disalah artikan oleh seorang gadis yang duduk tidak jauh dari meja Alex dan Ashimura. gadis itu membalas senyuman Alex seraya melambaikan sebelah tangan nya.


"Sangat tampan!"


Gadis itu memberanikan diri berjalan kearah Alex, menyapa ramah.


"Hay, apa kita pernah bertemu sebelumnya?" sapa gadis itu dengan suara manja.


"Maaf, saya pikir kamu salah orang. aku tidak mengenal mu." balas Alex dengan ekspresi dingin, sehingga wajah gadis tersebut berubah pias dan memerah karena malu dan terlalu percaya diri.


"Sial, aku tertipu oleh senyuman nya yang aku pikir untuk diriku, habis dia benar-benar tampan sekali hingga aku terpesona untuk yang pertama kali nya terhadap pria." bathin nya dan langsung pergi seraya menahan rasa malu yang teramat sangat.


"Andaikan aku dipertemukan dengan pria ini lagi, aku akan berusaha keras untuk mendapatkan nya."

__ADS_1


__ADS_2