Dinikahi Miliader

Dinikahi Miliader
Para Fans


__ADS_3

Besoknya, Sintia kembali berusaha dan tidak ingin menyerah begitu saja.


"Tuan, ada nona Sintia. dia ngotot ingin bertemu dan ngobrol empat mata dengan anda." ucap asisten.


"Aku tidak punya banyak waktu, cepat suruh masuk." jawab Alex tetap fokus dengan pekerjaannya.


"Selamat siang tuan Alex." terdengar suara Sintia yang dibuat-buat manja.


"Apa yang ingin kamu bahas dengan ku, Sintia?" ucap Alex pada perempuan yang sengaja mengunakan pakaian pendek dan seksi, dia duduk dihadapan Alex seraya menyilang kan kakinya. agar paha dan betisnya terekspos langsung dihadapan pria yang sudah lama dia idam-idamkan.


"Tuan, tolong jangan bersikap dingin dan acuh terhadap ku. aku bisa membantu mu menenangkan tender yang bernilai puluhan miliar, asalkan?" ucap Sintia menggantung ucapannya.


"Asalkan apa?"


"Jadikan aku wanita mu."


"Kamu gila Sintia, aku sudah menikah dan tidak akan pernah mengkhianati istri ku yang tengah hamil anakku." ucap Alex geram.


"Aku rela menjadi yang kedua, aku sudah lama mencintai mu."


Sintia dengan berani membuka pakaian bagian atasnya, dia teka menjatuhkan harga diri nya asalkan misinya tercapai.


"Jaga sikap mu, Sintia, jangan sampai istriku melihat mu dengan pakaian seperti ini." Alex melirik kearah pintu masuk, dia menjadi gusar mengingat Vella akan datang mengantarkan makan siangnya.

__ADS_1


"Aku tidak peduli."


Sementara itu, Ravela mengusap perutnya, berjalan mendekati pintu ruangan Alex seraya membawa bekal makan siang untuk mereka berdua.


Ceklek!!!


"Astaga, Alex. teganya kamu menghianati ku dan berbuat serendah ini." teriak Vella dengan mata membulat, menjatuhkan bekal makanan lalu berlari menuju lift, dia tidak sanggup melihat pemandangan menjijikkan barusan.


"Sayang, tunggu ini tidak seperti yang kamu lihat. aku bisa jelasin."


Alex berhasil menarik tangan Ravela, yang hendak memasuki lift. Vella terus meronta-ronta meminta agar tangannya dilepas.


"Semua sudah jelas apa lagi yang harus kamu jelaskan." Vella berusaha agar air matanya tidak menetes


"Tega kamu berselingkuh, dari perempuan yang tengah hamil anakmu."


"Sayang, aku bisa jelasin dirumah. ayo kita pulang."


Sepanjang perjalanan, Ravela selalu buang muka. meskipun hati kecil nya berkata jika Alex tidak mungkin berkhianat di belakangnya, namun matanya tidak mungkin berbohong kala melihat perempuan lain yang nyaris telanjang tengah memeluk suaminya.


Alex memacu kencang mobilnya, ini kali ketiga Ravela ngambek saat Alex didekati perempuan lain. yang pertama Natali, Grace dan Sintia. Alex memijid pelipisnya. dia tidak pernah berniat untuk selingkuh namun para wanita fans nya lah yang selama ini mengejar-ngejar, dan ingin menyerahkan diri secara sukarela padanya.


Alex mengeluarkan ponselnya, menghubungi asisten untuk mengurus surat pemecatan terhadap Natali, meskipun begitu tidak merubah wajah kesal Vella yang terus cemberut tanpa senyuman.

__ADS_1


Begitu sampai dirumah, Vella langsung turun sambil menghempaskan kasar pintu mobil. dia mengabaikan sapaan Rani yang menyambut kedatangannya.


Tidak lama, nampak Alex menyusul sang istri dengan wajah tegang. membuat penghuni rumah menatap bingung pasangan yang selalu mesra dan tidak pernah bertengkar untuk sesuatu yang serius seperti ini.


"Apa yang terjadi dengan nyonya muda?" bisik para pelayan mendekati asisten Rani, yang memilih angkat bahu tidak mengerti.


"Pasti tuan muda Alex sudah melakukan kesalahan besar, buktinya dia seperti ketakutan dan bersalah gitu."


"Kita tidak boleh bergosip, sebaiknya berdoa semoga hubungan kedua majikan kita tetap baik-baik saja seperti biasa." ucap Rani, semuanya kembali bubar dan fokus pada pekerjaan masing-masing.


Sampai dikamar, Vella melihat tangannya didada, menghadap balkon dengan udara lepas, sehingga rambut panjangnya tergerai bebas. Alex berjalan perlahan mendekati istri nya dengan wajah lesu.


"Sayang!"


Kedua tangan Alex maju hendak memeluk Vella dari belakang, namun sang istri segera menghindar.


"Jangan pernah sentuh aku dan bayiku ini, sebelum kamu membersihkan diri dari bekas sentuhan perempuan lain." ucap Vella.


"Baiklah sayang, aku mandi dulu."


Alex yang begitu ditakuti dan disegani, berubah tunduk dihadapan sang istri. dia segera mandi sekaligus keramas agar Vella benar-benar bisa memaafkan dan mau mendengarkan penjelasannya.


***

__ADS_1


__ADS_2