Dinikahi Miliader

Dinikahi Miliader
Berhasil Kabur


__ADS_3

"Aku harus segera menemui Natali, kerumah sakit. perasaan ku tiba-tiba resah dan mengkhawatirkannya."


Kenzo mempercepat pekerjaan nya, dia ingin segera kerumah sakit melihat kondisi Natali. bahkan dia menyempatkan diri untuk singgah di toko bunga untuk membeli buket bunga anyelir putih kesukaan Natali.


"Mulai sekarang aku akan bersikap lebih lembut lagi terhadap mu, Natali. anggap saja sebagai permintaan maaf dari ku." ucap Kenzo tersenyum, sehingga menambah pesona ketampanannya.


"Tuan, anda sungguh pria yang romantis. perempuan manapun pasti merasa beruntung mendapatkan dirimu." ucap pemilik toko bunga tersenyum ramah.


"Tidak juga, bahkan pasangan ku ingin pergi meninggalkan aku." jawab Kenzo.


"Apa?"


Kenzo berlalu pergi meninggalkan pemilik toko yang masih tidak percaya dengan ucapannya barusan.


Langkah panjang Kenzo semakin cepat menuju ruang perawatan, para pengawal yang tengah berjaga langsung menyembunyikan ponsel mereka. menundukkan kepalanya hormat begitu melihat kedatangan Kenzo.


"Bagaimana, apa ada yang mencurigakan? dari sikap istri ku seharian ini?" tanya Kenzo.

__ADS_1


"Tidak ada tuan, sepertinya nyonya benar-benar memanfaatkan waktu dengan istrahat di tempat tidur saja." ucap salah seorang pengawal percaya diri.


"Bagus, tetap berjaga-jaga disini. aku ingin masuk dulu." jawab Kenzo dengan senyum merekah.


"Ceklek...!!!'


Pintu kamar terbuka lebar, begitu juga dengan mata Kenzo yang membulat sempurna syok melihat tempat tidur yang sudah kosong. teriakan Kenzo langsung menggelegar memenuhi setiap sudut ruangan, seketika para pengawal langsung masuk menghampiri nya.


"Ada apa tuan?"


"Dasar tidak becus, cepat temukan dia!"


"Baiklah tuan."


Kenzo berkeliling setiap sudut ruangan, hingga kekamar mandi. dia pun langsung paham dengan apa yang sudah terjadi saat menemukan seorang perawat yang masih pingsan tergeletak di lantai kamar mandi tanpa mengenakan pakaian.


"Cepat bereskan dia!"

__ADS_1


Perawat tersebut langsung mendapatkan pertolongan, sedangkan Kenzo menambah anak buahnya untuk mencari keberadaan Natali termasuk memeriksa rekaman cctv, namun usaha mereka terlambat Natali sudah tidak bisa ditemukan lagi.


"Brengsek!!! dasar tidak becus."


Kenzo yang sangat marah melayangkan pukulan membabi buta pada para pengawal nya yang gagal menjaga istri nya disaat dia ingin berubah menjadi pria yang lebih baik lagi.


Tubuh Kenzo meluruh dilantai, dia seakan kehilangan kekuatannya. dia hanya ingin berubah menjadi suami yang baik dengan keluarga yang bahagia, namun caranya yang salah telah menghancurkan segalanya.


Hati berganti Minggu hingga berbulan-bulan, namun Natali belum juga ditemukan, segala cara sudah dilakukan Kenzo, termasuk mengawasi terus keluarga Natali. berfikir istri nya akan pulang kesana, namun tidak pernah sama sekali, Natali menghilang begitu saja bagaikan ditelan bumi.


Sejak saat itu, Kenzo mulai merasa kesepian, kepribadian ganda nya semakin terlihat. bahkan dia mulai mengencani para wanita sebagai pelariannya, sikap kejam nya semakin menjadi-jadi. namun disaat sendiri tidak jarang Kenzo akan menagis dan mengadu di makam ibunya.


Kenzo juga sudah melupakan pencariannya terhadap adik perempuannya, dia lebih fokus terhadap Natali dulu. mengingat perempuan itu pergi dengan kondisi yang tengah hamil anaknya.


"Natali, apa kamu masih hidup? bagaimana dengan anak kita? apa dia sudah terlahir ke dunia ini?" berbagai pertanyaan berkecamuk di benak Kenzo yang tertunduk dalam penyesalan yang tiada berarti.


"Tuhan, aku tidak pantas menyebut nama mu, namun beri aku kesempatan untuk bertemu lagi dengan orang-orang yang aku sayang, aku mohon kabulkan permintaan ku yang hina ini, hick...hick..."

__ADS_1


__ADS_2