Dinikahi Sugar Daddy

Dinikahi Sugar Daddy
Pengumuman


__ADS_3

Hai Guys. Author balik lagi nih, bawa novel baru tentunya dengan Genre baru juga. Meskipun agak mainstream, tapi ceritanya gak kalah seru sama cerita Byan. Semoga kalian mau mampir ya. Masih anget kok. Insyaallah, di novel itu Author juga bakal adain give away untuk pembaca setia. Yukkk mampir Yuk.


Spoiler bab 1.


Sepulang bekerja, Azzura masih berpikir, dia bingung dia mau ke mana, hari itu sudah hampir subuh. Jika benar apa yang Azzura pikirkan, setelah ini Azzura Aurora akan kembali dilecehkan oleh beberapa preman. Jika itu benar-benar terjadi, maka dia memang sedang berada di dalam sebuah cerita novel tersebut.


Ketika berada di gang yang sepi, benar saja, segerombolan orang datang menghampiri Azzura. Azzura langsung kaget bukan main, ini benar-benar alur cerita yang pernah dia baca. Dirinya benar-benar masuk ke dalam cerita novel. Sebenarnya apa yang terjadi dengan tubuhnya yang sesungguhnya. Apakah dia sudah mati lalu masuk ke dalam novel itu? Dan kenapa nasibnya sangat buruk. Azzura harus mengalami ketidakadilan baik di dunia nyata maupun di dunia novel ini.


"Hei gadis cantik, kenapa berdiri sendirian di sini hmm, udara sangat dingin, kita bermain sebentar yuk, Abang yakin, kau akan merasa lebih hangat setelah bermain dengan kami."


Gelak tawa terdengar dari segerombolan orang tersebut. Azzura menaikkan satu alisnya.


"Baiklah, jika benar aku masuk ke dalam tubuh Azzura Aurora, aku akan menerimanya. Aku tidak akan menyia-nyiakan hidupku lagi. Sudah cukup aku mengalah, jika sebelumnya aku mati sia-sia, maka hari ini, aku memutuskan untuk menjadi diriku. Kau tenang saja Azzura Aurora, tubuh mu aman bersama ku." Azzura bermonolog sendiri.

__ADS_1


Orang-orang yang tadi hendak menganggu nya saling menetap keheranan. Tak mau menyia-nyiakan waktu lebih banyak, mereka mulai mendekat dan mengitari Azzura.


Gadis itu hanya diam, memperhatikan orang-orang tersebut satu per satu. Azzura benar-benar tidak habis pikir, kenapa sampah seperti orang-orang gila ini Tuhan biarkan hidup. Sementara dia, dia malah harus mengalami kematian yang tragis.


"Cantik, rambutmu sangat lembut!" ujar salah satu orang yang baru saja menyentuh rambut Azzura. Azzura tersenyum sinis, ketika satu tangan lain terulur, Azzura menahan tangan tersebut.


Orang-orang itu kembali saling menatap, mereka tertawa meremehkan Azzura yang sok berani karena ingin menantang mereka yang notabenenya adalah anggota gangster yang sangat di takuti di wilayah itu.


"Akhhhhhh!"


"Yakkkkkk!"


Pria lain berteriak. Dia hendak menjambak rambut Azzura namun dia tentu saja kalah cepat dengan tangan Azzura yang kini sudah memelintir tangan pria itu.

__ADS_1


"Akhhhh, ampun. Ampun. Jangan patahkan tanganku!" ucap pria itu meringis kesakitan. "Yakkkk, kenapa kalian diam saja!" teriaknya pada teman-temannya yang lain.


Orang-orang itu gelagapan. Mereka ingin mundur, namun tentu saja mereka gengsi. Harga diri mereka di pertaruhkan jika mereka sampai kalah dari gadis ingusan seperti Azzura.


"Kemarilah!" Azzura berucap dengan wajah dinginnya.


Orang-orang itupun mendekat ke arah Azzura. Melangkah dengan pasti dan ....


Bughhhhh! Bughhhhh! Bughhhhh! Bughhhhh! Bughhhhh! Bughhhhh! Bughhhhh! Bughhhhh!


Tepat saat mereka hendak menendang Azzura, Azzura menendang mereka lebih dulu. Tubuh orang-orang itu melayang bagai kapas tertiup angin. Kedua orang yang masih ada dalam genggaman Azzura membulatkan mata dan mulut mereka. Mereka saling menatap lalu beralih menatap Azzura.


"Apa kau bukan manusia?"

__ADS_1



__ADS_2