Dinikahi Sugar Daddy

Dinikahi Sugar Daddy
Bisul


__ADS_3

🔥🔥🔥🔥


Bunga dan kemenyan nya jangan lupa. Happy Reading Guys.


Cup!


Brian mengecup bibir istrinya yang sejak tadi terus mengoceh.


"Dengarkan aku Boncel, kalau aku punya wanita lain, aku pasti tidak akan betah di rumah. Lagipula kan sekarang udah ada kamu. Kenapa harus repot ngurusin yang lain."


Brian mencubit hidung Byan gemas, namun Byan, gadis itu malah memincingkan matanya. "Terus kenapa Om baik sama Byan, Om udah cinta sama Byan?"


Uhukkkk!


Brian tersedak air liurnya sendiri. Dia kembali memutar tubuh Byan dan mulai melanjutkan kegiatannya yang sempat tertunda. "Sekarang fokus saja pada sekolah mu. Jangan sampai ada hal-hal yang membuatmu tidak fokus belajar. Nah, rambutnya sudah kering, kamu pakai baju dulu aku tunggu di bawah."


Byan tersenyum kecut melihat punggung suaminya. Sampai sekarang, Byan masih belum mendengar kata cinta dari mulut Brian. Entah laki-laki itu benar-benar mencintainya atau dia hanya memperlakukan Byan seperti adiknya. Sudahlah, daripada pusing memikirkan itu, Byan lebih memilih untuk menjalaninya saja dulu. Toh masih banyak waktu untuk mendengar kata cinta itu terucap.


****


"Om!"


Byan menunjuk sudut bibirnya.


Cup!


Brian mengecup sudut bibir yang istrinya tunjuk. Byan mengerutkan kening. Namun dia melakukan hal sama lagi.


"Om!"


Byan kembali menunjuk sudut bibirnya.


Cup!


Laki-laki itu kembali mengecup bibir Byan sembari tersenyum.

__ADS_1


"Ikh Om apaan sih, ini lho, ada nasi di bibir Om." Byan mengambil sebutir nasi itu lalu membuangnya pada tisu.


"Lha, kenapa gak bilang!"


"Ikh, Om aja yang gak ngerti."


"Hari ini pake jins aja ya, kita pergi naik motor."


Byan mengangguk. Mengiyakan. Dia kembali menyantap sarapannya. Gadis itu mengambil telor mata sapi dari piring Brian.


"Ini punya Byan Om, Om kan udah gede. Kalau Byan masih dalam masa pertumbuhan. Byan masih memerlukan banyak asupan protein." Gadis itu berbicara dengan santainya. Brian mengusap pucuk kepala istrinya lembut. Gadis ini memang selalu bisa membuat alasan.


"Lain kali, bilang sama Mbok Jum kalau kamu mau telornya dua."


"Iya, biar nanti kamu bisulan, abis itu Kak Brian nyari cewek lain lagi yang lebih mulus dan gak punya bisul."


Byan melotot menatap Aldi yang baru saja duduk di meja makan. Byan mengambil buah jeruk lalu melemparkan jeruk itu kepada Aldi.


"Wleee, gak kena!"


"Om, Aldi kenapa bilang gitu sih, emang kalau makan telor terus bisa bisulan?" Byan menggoyangkan lengan suaminya berusaha untuk mencari jawaban.


"Iya, bisulan. Mana bisulnya di pantat sama di ketek!"


Aldi kembali berbicara membuat Byan geram dan langsung berdiri dari kursinya.


"Aldi, kamu itu suka ngasal. Emang kamu pernah bisul di ketek, atau jangan-jangan pantat kamu tuh yang koreng semua bekas bisul."


Byurrrrrrr!


Brian menyemburkan air yang hendak ia telan. Mati-matian dia menahan tawa mendengar tuduhan Byan kepada Aldi.


"Sudah, kalian itu kenapa berkelahi terus, Byan habiskan dulu sarapannya! Nanti kita serang Aldi bareng-bareng!"


Byan mendengus namun dia tetap duduk. Matanya masih menatap Aldi dengan tatapan yang tajam. Aldi kembali menjulurkan lidahnya sembari mengangkang kan kedua lengannya seolah-olah ada yang mengganjal di keteknya.

__ADS_1


"Sudah, habiskan telor nya By!"


"Byan gak mau. Om aja ya abisin."


Buahahaha. Aldi kembali tertawa terbahak-bahak. Dia memegangi perutnya karena sudah tidak kuat menahan tawa.


"Dasar anak ayam, mau-maunya makan Adek sendiri. Telor itu Adek kamu yang belum netas By, ikh ngeri. Byan udah bisa makan sesama jenis. Ekh, sesama spesies maksudnya."


Brian mengambil kotak tisu lalu melemparnya kepada Aldi. "Aldi sudah dulu, nanti Byan gak mau makan. Kan udah kadung di ceplok telornya. Udah gak bisa jadi ayam lagi."


"Bisa kok jadi ayam!" Byan berbicara dengan santainya.


Sontak saja Aldi langsung menahan tawa dan menatap Byan, Brian juga sama-sama ikut memperhatikan istrinya.


"Bagaimana caranya?"


"Ya mana Byan tahu, tanyain aja sama yang bikin."


"Mbok Jum?"


"Bukan lah, emang Mbok Jum bertelor. Kalau Mbok Jum bertelor, yang keluar bukan telor ayam tapi telor dinosaurus."


"Terus kita harus nanya sama siapa?"


"Pikirin aja sendiri. Wleeeeee."


Byan bergegas pergi meninggalkan Brian dan Aldi yang terbengong di tempat mereka.


"Anjir gak jelas banget itu bocah. Nyesel aku dengerin ocehan istri Kakak. Bener-bener Genius Bodoh sejati."


"Gitu-gitu juga kamu pernah suka kan sama dia! Cih, Muna Lu Al."


Pada akhirnya Brian dan Aldi berakhir dengan pertengkaran yang melibatkan Byan. Mereka berdua ini adalah sepasang adik kakak yang harmonis, namun ketika sudah bertengkar seperti ini, mereka akan berubah menjadi tom and Jerry.


To Be Continued.

__ADS_1


__ADS_2