Menikah Karena Amanat

Menikah Karena Amanat
Bab 62 . Kerja sama


__ADS_3

Saat hati mulai terluka , mungkin akan sulit untuk bisa disembuhkan .


Mungkin untuk bangkit lagi akan sangat sulit .


Namun rasanya sangat tidak pantas jika patah hati membuat kita kehilangan jati diri karena orang yang tidak  tahu diri .


Perjalanan udara telah Risa tempuh selama kurang lebih 4 jam . Menjauh dari kehidupan Aydin adalah pilihannya .


Lebih cepat Ia pergi , harapannya lukanya bisa lebih cepat sembuh .


Kenyataannya, bukannya sembuh tapi rasa rindu yang semakin menyiksa .


Apalagi saat ucapan Aydin terakhir kali yang melarangnya untuk menemui Dafha lagi .


" Bagaimana mungkin aku bisa menahan rinduku pada Dafha , " keluhnya dalam hati .


Risa tak henti merutuki dirinya yang terperangkap dalam lubang yang Ia buat sendiri .


Namun ketik menyadari Gio yang duduk di sampingnya, Ia menyadari bahkan saat hatinya sakit dia tak sendiri .


“ Gio , “ panggil Risa .


“ Hmm … ,”


“ Mengapa kamu tidak memaksaku bercerita mengenai yang terjadi di sana ? “ tanyanya .


Ingatkah kalian pertanyaan ini ? 


Pertanyaan yang sama yang Risa pernah tanyakan pada Aydin .


Entahlah , tapi Risa akan lebih mudah percaya dengan orang yang tidak memaksa agar Ia membuka dirinya .


“ Kenapa yah ? “ Gio berpikir sejenak . “


Apa setelah makan tadi , tenagamu sudah pulih dan mendadak kamu ingin mengadakan kuis ? “ candanya .


Risa tertawa , “ jawab saja .”


“ Banyak cara untuk memahami , salah satunya dengan menjadi pendengar . Tapi tidak semua orang juga ingin bicara , jadi pengertian adalah kuncinya ." Ujar Gio .


"Aku mencoba untuk mengerti keadaanmu , perasaanmu, dan posisimu . Itu saja , “ jawabnya .


“ Kenapa kau harus memahami ? Maksudmu, memahamiku kan ? “ tanya Risa .


“ Iya tentu saja memahami dirimu . " Jawabnya .


" Seni dalam bercinta itu saling memahami . “ jawabnya .


“ Bercinta ? “ Risa melotot .


Gio tertawa , “ Baik , baik ku ralat . Seni dalam hubungan percintaan . Bagaimana ? “


“ Ya itu lebih baik ,” balas Risa . “ Tapi hubungan kita bukan seperti itu Gio , “ tegasnya  .


“ Lebih tepatnya , belum . Anggap saja simulasi aku untuk lebih memahamimu nanti ,” Ujar Gio .


“ Karena jika aku memaksamu bercerita , lalu kamu sendiri yang mengatakan jika Aydin menyakitimu , maka aku sendiri yang akan membalasnya , “ jelas Gio membuat Risa bungkam .


“ Aku bukanlah orang yang ramah pada orang yang telah mengusik diriku . Jujur aku tertarik padamu Risa , jadi kau adalah bagian dari diriku juga . “


“ Terimakasih Gio , tapi aku tak ingin melibatkanmu dalam hubunganku dengan Aydin . Ku tau dia juga temanmu . “ Ucap Risa .

__ADS_1


“ It’s Okay , tapi untuk penawaranku yang satu lagi ku rasa kau harus menerimanya . “


“ Penawaran lain? Aku sudah banyak pekerjaan, aku tak berniat menerima pekerjaan lainnya dalam waktu dekat ,” tolak Risa .


Gio merasa gemas dengan Risa , hanya wanita ini yang selalu menjawab ucapannya.


Penolakan dan bantahannya sungguh membuat Gio semakin ingin memilikinya .


Gio mencubit pipi Risa gemas , “ bisakah kau menolak setelah mendengar penawaranku ? dalam bisnis pun seperti itu Nona Kim Risa  . “


Risa terkekeh , “ maaf , maaf . Karena aku sudah merepotkanmu hari ini , aku akan beri kamu kesempatan untuk menjelaskan kerja sama apa yang ingin kau tawarkan . “


“ Aku menjemputmu dari pulau itu dan lihatlah balasanmu , ck “ Gio berdecak .


“ Bolehkah kita turun dulu dan bicara di apartemenmu ? hanya agar kebih nyaman saja , “ pintanya .


Karena keasikan mengobrol , Risa bahkan tak sadar jika mobil Gio telah berhenti di depan lobby .


“ Cepat Albert , kami menunggu di depan lift .” Perintahnya sebelum menutup kembali pintu mobilnya .


Risa menekan kata sandi apartemennya , membuka lebar pintu dan menyilahkan Gio dan Albert masuk dengan ramah .


Risa yang melihat Esme dan Echa yang sedang bermain game playstation di ruang tengah hanya bisa menggelengkan kepala  ,


“ Ekkhemm … “ Risa berdeham sehingga dua manusia itu berbalik .


“ Risa , anak nakal . Akhirnya kau kembali . Aku sangat menghawatirkanmu . “ Ucap Esme sambil memeluk adik angkatnya itu .


“ Risa , aku tak menyangka jika Aydin tega menyakitimu . “ Ucap Echa yang juga ingin memeluknya namun dihentikan oleh Gio .


“ Maaf , tapi tolong perhatikan sikap Anda . “ Peringat Gio .


Esme menatap sinis pada Echa , dirinya tak menyangka jika pria yang dulu membuatnya berdebar-debar saat pertama kali bertemu ternyata memiliki pribadi yang sangat absurd .


Risa sedang menyamankan posisi duduknya saat pintu kamar Esme terbuka . Sekilas Risa menoleh , lalu mengacuhkannya .


Namun Ia kembali lagi menoleh saat menyadari ada sosok wanita yang sangat Ia rindukan .


“ Amora , “ pekiknya .


Model cantik dengan bentuk tubuh yang nyaris sempurna itu berlari menghambur dalam pelukan Amora .


Risa tiba-tiba saja menangis , dan Amora dengan sifat keibuannya segera membelai surai lembut adik angkatnya itu .


“ Kapan kau tiba disini ? mengapa tak mengabariku ? tanya Risa .


“ Masalah apa lagi yang telah kau buat disini Risa ? “ Amora menjawab dengan pertanyaan pula .


Risa menggeleng , “ Tidak ada , aku melakukan semuanya sesuai rencana , kecuali satu . “ Jawabnya .


“ Sudah , aku mengerti apa yang kamu maksud ,” sela Amora .


“ Jangan di bahas lagi , jika perlu jangan diingat lagi tentang pria itu . “ Ucap Amora .


“ Permisi , maaf menyela pembicaraan kalian . Jadi anda yang Bernama Amora ? “ tanya Gio .


“ Astaga aku sampai lupa , Gio kenalkan ini Amora . “ Ucap Risa saat kembali duduk di sofa bersama Amora .


“ Amora ini Giovanni Ezra , CEO Sky High . “ Lanjut Risa .


Risa melihat ada tatapan tajam dari Amora pada Gio , begitupun sebaliknya .

__ADS_1


“ Ohh , sekarang aku bisa mengerti kenapa Anda sangat tertarik dengan data pribadi adik saya . “ Ucap Amora .


“ Adik ? “ ulang Gio .


“ Ya Adik , karena Risa ini adalah adik bungsu kami . “ Jelas Amora .


Gio sudah cukup terkejut saat mengetahui jika Risa memiliki kakak , dan kakaknya adalah Amora .


Kenyataannya , dia sempat bersitegang melalui Surel dan telepon dengan Amora beberapa waktu yang lalu .


“ Adik Kami ? “ pekik Gio lagi .


Sekarang tambah lagi , fakta bahwa kakak Risa lebih dari 1 karena Amora tadi menyebut kami .


“ Ya Gio , Esme dan Amora adalah kakakku . Mereka kembar . “ Jelas Risa .


Gio dan Albert menatap Esme dan Amora bergantian , dan baru menyadari jika wajah mereka memang sama .


Hanya potongan rambut dan  gaya berpakaian yang berbeda  .


“ Dan aku adalah kakak ipar Risa , “ celetuk Echa dan langsung di balas dengan sebuah pukulan dari Esme pada lengannya .


“ Rupanya Gio dan Amora sudah saling mengenal ,” Ucap Risa .


“ Yah tentu saja aku mengenalnya , dia adalah orang yang berusaha mencari data tentang mu  Ris . “Jelas Amora .


“ Dan dia adalah wanita paling bar-bar yang aku kenal . Jangankan bicara lewat telepon , lewat surel pun wanita ini bisa mengoceh panjang lebar . “ Balas Gio tak mau kalah .


“ Sebentar , untuk apa kamu mencari tahu masa lalu ku ?” tanya Risa ,


“ Baiklah karena sudah terlanjur di bahas , aku kan menawarkan kerja sama sekarang . “ Ucap Gio .


Raut wajahnya seketika berubah menjadi serius . Kini dia Nampak benar-benar layaknya pengusaha perofesional .


“ Ini soal Ortiva Construction ,” Ucapan Gio terjeda , Ia menyadari raut wajah gadis itu berubah .


Ketiga gadis bersaudara itu saling menatap .


“ Akan ku bantu kalian untuk menghancurkannya ,” tawarnya .


.


.


.


.


“ Menangislah , berteriaklah , lakukan apapun sesukamu untuk menyembuhkan luka hati hingga kamu tidak bisa merakannya lagi . Tapi setelah itu jangan diam dan berhenti . Lanjutkan langkahmu . Di luar sana , masih banyak hati yang siap untuk mencintaimu . Kamu hanya tinggal membukanya saja . “


.


.


.


.


.


to be continue

__ADS_1


__ADS_2