Menikah Karena Amanat

Menikah Karena Amanat
Bab 67 . Rencana licik Ferdinand


__ADS_3

Entah bagaimana takdir mengatur segalanya , Echa bahkan tak pernah membayangkan jika Ia bisa menemukan sosok yang Ia cari selama 10 tahun lebih  .


Brisa Elzavira , akhirnya aku menemukanmu . Ralat , akhirnya kau mengakui siapa dirimu .


Echa tertawa jika Ia mengingat perjuangannya 10 tahun ini untuk menemukan sosok Brisa .


" Ternyata tanpa ku cari , wanita itu malah mengakui dirinya sendiri . " Gumamnya sambil melanjutkan tawanya .


Dengan langkah cepat Echa memasuki sebuah restaurant yang bernuansa Jepang  . Bertanya pada pelayan di mana ruangan tempatnya janjian dengan seseorang .


Srreetttt ..... ( bunyi pintu di geser )


" Aydin , maaf . Apa kau menunggu lama ? " sapanya .


" Tak apa , take your time . Aku yang butuh  bertemu denganmu , tak apa jika aku menunggumu . " Jawab Aydin .


" Tidak ku sangka , lamanya wanita berbelanja  bahkan mengalahkan macetnya Jakarta di pagi hari , " ucap Echa mengomentari Risa dan Amora .


" Bagaimana kabarnya ? " tanya Aydin .


" Kabar siapa ? " Echa sepertinya ingin menguji Aydin .


" Jangan bercanda . Tentu saja kabar Risa ??? "


" Dia baik saja . Dia sangat bersemangat mengelilingi satu per satu toko di Mall . Senyuman tak pernah pudar dari wajah cantiknya . Aku sampai takjub melihat sosok wanita yang baru saja putus cinta biss bersikap setegar itu . " Ucap Echa , kali ini dia jujur.


Aydin mengernyitkam keningnya .


Cukup lama bungkam , Echa melanjutkan ucapannya .


" Tapi bagi Esme , saat ini Risa tidak baik-baik saja , bahkan mungkin hal ini  akan menjadi salah satu titik terendah dalam hidupnya . " Lanjutnya .


" Ya , aku paham maksud Esme . Seorang  Risa akan selalu menyembunyikan kesedihannya di balik senyuman dan tawanya , " ujar Aydin .


" Kamu memahaminya , ucapanmu sama seperti Esme . Mengapa kalian membentengi diri dengan keegoisan masing-masing, ckck . "


Echa berdecak, sulit untuk mengerti jalan pikiran Aydin dan Risa .


Seorang pelayan mengantarkan makanan dan minuman yang Aydin pesan .


" Sorry , aku sudah memesannya lebih dulu . "


" Tak apa , aku memang sudah sangat lapar . "


" Apa kau pernah menemani Risa berbelanja ? " tanya Echa .


" Tentu saja . Beberapa kali , ku pikir dia wanita yang cermat . Kekayaan tidak membuatnya lantas menghambur-hamburkan uang , " ungkap Aydin .


" Itulah , aku menyimpulkan jika kini dia sedang tidak baik- baik saja . " lanjutnya .


Aydin tidak memikmati makanannya , Ia hanya mengamati Echa yang makan dengan lahap .


" Oh yah , aku ingin membicarakan soal wanita yang kau cari . " Ucap Aydin .


Echa tak menghentikan kegiatannya yang fokus pada makanannya . Ia hanya sesekali menatap pada Aydin .


" Brisa Elzavira maksud mu ? " tanya Echa .


" Ya , ku pikir aku mengetahui siapa dia . " ungkapnya .


Echa terdiam . Dia menatap Aydin penuh tanda tanya .


" Dugaanku wanita itu adalah Risa . " Ungkapnya.


Echa tetap bungkam . Ia ingin tau sejauh mana informasi yang Aydin miliki .


" Risa pernah bercerita padaku , soal asisten kakeknya yang diduga telah berhianat bernama Rifat Anggoro . "  ungkap Aydin


" Dan juga mengenai tanda lahir , aku melihatnya sendiri . Ada di tengkuknya , dekat dengan telinga kiri . Tandanya samar , mungkin dia pernah  berusaha menghilangkannya . " lanjutnya .


Echa hanya mengangguk , tapi Ia masih tetap bungkam . Ia tetap melanjutkan makannya.


" Jika benar dia adalah orang yang kau cari , maukah kau berjanji padaku untuk menjaganya ? " pinta Aydin .


" Aku menyaksikan  sendiri bagaimana kejamnya Ferdinand ,  ayah kandung Risa . " Ucap Aydin .

__ADS_1


" Permintaanmu ku kabulkan . " Ucap Echa sambil terkekeh .


Memandang raut wajah bingung Aydin , Ia semakin kasihan . Pria ini begitu memedulikan Risa , tapi sangat bodoh untuk memperjuangkan perasaannya . 


" Saat ini aku adalah pengacara pribadi Kim Risa, dan semoga beberapa hari lagi statusku sudah berubah menjadi pengacara pribadi Brisa Elzavira . " ungkap Echa .


" Maksudmu ,kau sudah tau ? "


" Ya , kemarin malam . Pak Gio yang membongkar semuanya . " Jawab Echa ..


" Kau ingatkan semua warisan peninggalan bos dari Ayahku ? Semua itu akan segera ku alihkan menjadi milik Risa , setelah identitas lamanya kembali . " Ujar Echa .


Aydin mengangguk , nama Brisa Elzavira sepertinya pernah Ia dengar tapi entah kapan dan dimana .


" Mengapa kau tidak mencoba meluruskan kesalah pahamanmu dengan Risa ? " tanya Echa.


" Aku yakin , pria sepertimu tidak akan melakukan hal seperti itu . " Lanjutnya .


Aydin tertawa . " Sepertinya kau belum lama berada di circle kami , tapi kini kau bahkan tau masalah yang terjadi di antara kami . "


" Kau lupa , aku seorang pengacara . Aku selalu mengumpulkan banyak informasi , " balasnya sambil tertawa .


" Saat ini aku hanya ingin dia bahagia . Aku sadar jika kehadiranku hanya akan menambah luka hatinya , " ucap Aydin .


" Apa kau menyerah padanya ? "


" Aku merelakannya  . " Jawab Aydin singkat .


" Apa kau sedang memainkan peran sebagai pria pengecut ? " sindir Echa .


" Tak apa jika menganggapku begitu . Aku hanya tak ingin Risa bertahan bersama pria sepertiku . Kepergian mantan istirku untuk selamanya , juga turut membawa hak ku untuk bahagia karena terikat sebuah janji . "


Echa tertawa ....


" Aydin kau sungguh lucu . Yang harus kau relakan adalah kepergian istrimu , " ucapnya berkomentar .


" Menurutku kau kini tengah bersembunyi dari rasa bersalahmu dengan alasan janji yang kau buat ."


" Tidak ada yang bisa menghalangi seseorang bahagia Aydin . Bahagia , sedih , tawa , tangis , kecewa ,amarah , semuanya akan tetap kau rasakan hingga nafasmu berhembus yang terakhir kali . "


Kalimat terakhir sebelum Echa bungkam .


Aydin juga turut bungkam . Suasana hening bertahan cukup lama .


" Sorry jika aku berkomentar terlalu berlebihan , " sesal Echa saat melihat raut wajah Aydin begitu terpukul .


" Tak apa . Aku senang bisa bicara denganmu . Rasanya aku kembali memiliki seorang sahabat . "  Ucap Aydin .


Aydin cukup lega setelah pertemuannya dengan Echa malam ini . Sekarang ada Echa yang akan membantu dan menjaga Risa juga ada Gio yang Ia yakin pasti akan melindungi Risa .


Sekarang Aydin akan fokus menyelesaikan masalahnya dengan Franda .


Setelah itu , Ia akan berusaha untuk mengembalikan tatanan hidupnya seperti dulu lagi , saat Ia belum bertemu Risa .


Hidup dengan putranya, orang tua dan adiknya . Ia yakin Dafha juga akan mengerti seiiring pertambahan usianya .


Namun satu hal yang sedikit mengganggu pikiran Aydin .


" Apa benar aku tengah bersembunyi dari rasa bersalahku pada Kirani ? " batinnya .


Awal kepergian Kirani , Aydin tak henti-hentinya menyalahkan dirinya . Ia merasa telah menyia-nyiakan istrinya .


Obsesinya agar perusahaannya semakin berjaya membuatnya harus mengorbankan waktu bersama keluarganya .


Kirani menyembunyikan penyakitnya , melakukan pengobatan seorang diri di tengah tengah kesibukannya mengurus Dafha .


Kirani juga pernah meminta agar mereka merencanakan kehamilan anak ke dua dengan alasan agara Dafha memiliki teman nantinya , namun karena kesibukan Aydin terus menunda.


Hingga akhirnya kesehatan Kirani menurun dan akhirnya Ia pergi untuk selamanya menyisakan penyesalan dan rasa bersalah bagi Aydin .




Sementara di waktu yang sama dengan pertemuan Aydin dan Echa .

__ADS_1



Di ruang VIP  restauran salah satu hotel bintang lima , tiga orang pria tengah tertawa setelah melakukan kesepakatan untuk bekerja sama .



Yah , dia adalah Gio , Albert , dan Ferdinand .



Ditemani dengan tiga wanita cantik dan seksi di pangkuan masing - masing , Ferdinand merasa bangga karena seorang Gio akan membantunya menghancurkan wanita asing bernama Kim Risa  dan juga kekasihnya Aydin .



Tidak ada kecurigaan di benak Ferdinand pada Gio . Apalagi setelah Gio membuktikan kebenciannya pada sosok Aydin dengan mengeluarkannya dari proyek .



Ferdinand sangat yakin jika wanita yang mengaku sebagai Kim Risa itu adalah Putri sulungnya yang bernama Brisa Elzavira .



Ia menunjukkan semua bukti-bukti yang sekiranya bisa membantunya .



Ferdinand menyeringai , Ia sungguh senang bisa memanfaatkan Gio yang tengah patah hati setelah di tolak oleh wanita asing itu .


Ia bahkan berencana untuk mengenalkannya pada Aurora .



Gio berjanji , jika Ia yang akan membongkar identitas Risa  . Dengan syarat , Ferdinand harus berpura-pura menerimanya . Masukkan dia kedalam perusahaan lalu menjebaknya .



Ferdinand mengangkat gelasnya yang berisi alkohol ,  " mari bersulang untuk kelancaran rencana kita . "



Ting...


Terdengar suara gelas yang berdenting .



" Silahkan Pak Gio  ,  nikmati hidangan penutup malam ini . "


Ucap Ferdinad sambil terus mere\*\*s bongkahan milik wanita yang duduk di pangkuannya .



Seringai licik di wajah dan tawa ketiganya terdengar menggema di ruangan yang sangat luas itu .



.


.


.


.


Kamu bukan orang jahat untuk caramu mencoba membunuh kesedihan.


Kamu bebas memilih sesuatu. Tapi kamu tak bisa lari dari konsekuensi pilihanmu.


.


.


.


.

__ADS_1


To be continue


__ADS_2