Menikahi Gadis Menyebalkan!

Menikahi Gadis Menyebalkan!
Geva Kalut~


__ADS_3

Bagaimana bisa percaya jika Bumi memang benar sudah jatuh cinta padanya jika janji Bhumi yang kemarin saja sudah diingkarinya. Mengabari 3 kali sehari. Dan nyatanya, Bhumi hanya berusaha telfon di pagi hari saat Geva masih terlelap selanjutnya hanya ada sebuah pesan singkat yang mengatakan bahwa Bhumi sangat sibuk sekali dan tidak bisa diganggu.


Hingga pagi ini, Geva terlihat sangat murung. Bukan karena kurang sarapan atau kurang tidur meskipun hanya tidur beberapa jam. Tapi karena belum ada satupun balasan dari Bhum mengenai pesan-pesannya dari kemarin. Bahkan check list satu masih setia nangkring di layar ponsel Gevania.


Wajar gak sih kalau saat ini Geva mikir jika kemarin yang Bhumi ucapkan hanya bualan belaka?


Karena ucapan tanpa pembuktian tidak lain adalah omong kosong. Terlebih semalam bisa-bisanya Bhumi makan malam dengan seorang wanita bernama Ayumi yang tidak lain teman SMA nya juga mitra bisnisnya. Meskipun Bhumi bersama Satria dan orang-orang lainnya. Namun Geva tetap tidak terima karena Ayumi saat foto berdiri disamping Bhumi dan saat makan juga duduk di samping Bhumi.


Oh sungguh childish banget Geva.. Matanya mendadak jeli melihat ekspresi bahagia dari wajah Bhumi. Coba aja disodorkan soal matematika, yang ada nangis kejer deh Geva.


"Tumben muka elu kusut?" Tanya Naomi pagi ini saat menatap sahabatnya yang baru datang lalu menghempaskan tubuhnya di bangku kosong samping Naomi dengan kasar.


"Ya gimana.. mau gimana lagi.. ah tau ah pusing gue." Jawab Geva malas. Geva langsung melipat tangannya diatas meja lalu dia gunakan untuk tumpuan keningnya seperti posisi anak TK saat sedang berdoa.


"Elu kenapa sih Gep? belum sarapan?" Tanya Naomi lagi.


Geva langsung mendongak dan menatap sahabatnya dengan mata berkaca-kaca.


"Lah.. kok pagi-pagi udah mau nangis sih?" Naomi nampak bingung.


"Gue pengen menstruasi gue cepet kelar deh.. sumpah gue gak bisa nahan emosi gue." Ucap Geva yang sudah meneteskan air matanya. Duh Gep~


"Ha? elu kenapa cerita?" Tanya Naomi.


"Elu tau gak Nom, dari kemarin gue gak komunikasi lancar sama kak Bhumi. Dia bisa makan bareng cewek temen SMA-nya. Dia bisa duduk depan laptop terus-terusan. Tapi semenit aja.. semenit dong waktu buat gue gak ada Nom... gue tuh gak ada artinya apa-apa tau buat dia.. katanya dia cinta sama gue nom.. tapi nyatanya apa? Gue minta dia kabarin gue aja nggak Nom." Ucap Geva sedih dengan derai air mata.


Naomi mencoba menahan tawanya yang hampir pecah melihat ke lebay-an sahabatnya. Sejak kapan Geva jadi gak jelas begini? Geva gak lagi kesurupan suster koprol kan? kok otaknya jadi kebalik gini sih.


"Cup.. cupp.. cupp.. cahabatku cayangg... cini cini nom nom peyuk cini, Gep gep cedih ya? Gep Gep tanen cama kak Bhumi? Gep Gep tinta cama kak Bhumi?." Kata Naomi setengah meledek sahabatnya karena pura-pura cadel.


"anjaayy suranjaayy tak anjaay anjayyy lu Nom." Geva seketika sadar dengan kekonyolannya karena mendengar ledekan Naomi. segera ia hapus air matanya dan bersikap cool kembali.


Naomi yang di umpat oleh Geva pun tertawa terbahak-bahak.


"Sumpah baru tahu gue.. ternyata kalau elu bucin itu absurd banget Gep." Kata Naomi sambil menggebrak-gebrak meja kelas.


"Nggak! gue gak bucin ya! gue belum cinta sama kak Bhumi! belum! Catet ya! BELUM! Ini mah hanya efek emosi gue gak stabil karena menstruasi." Kilah Geva yang sangat malu.


"Yakin gak cinta?" Tanya Naomi menggoda.


"Nggak ya Nggak!" Decak Geva.


"Kalau kak Bhumi kecantol gadis Jepang gimana?" Geva auto melotot.


🍁

__ADS_1


Dunia maya semakin dihebohkan dengan spekulasi spekulasi tentang sosok Bhumi Bramantya.


Setelah kemarin malam Gevania mengunggah foto dengan menyebutkan dirinya jomblo, malam berikutnya seorang gadis cantik berketurunan Jepang yang memiliki akun sosial media bernama Ayumi Hanami mengunggah foto kebersamaannya bersama dengan Bhumi Bramantya.


Meskipun dalam satu frame itu ada beberapa orang, netizen fokus pada Bhumi yang tersenyum manis pada Ayumi. Padahal publik tahu seorang Bhumi Bramantya adalah lelaki dingin yang tidak pernah senyum.


Netizen menganggap Bhumi sedang dekat dengan Ayumi Hanami dan mencampakkan Gevania.


Dan bukan hanya itu, di akun gosip mulai beredar pula foto Geva dan Theo saat masih pacaran dulu yang jarang bareng dan keluar bareng saat malam hari dimana mereka nonton balapan liar. Foto-foto itu di unggah seseorang dan dibuat seolah-olah itu foto yang baru-baru ini diambil.


Mulut netizen emang lebih pedas dari pada sambel setan ataupun rawon setan. Mereka menyebut bahwa Geva lah yang mulai berulah duluan Sehingga Bhumi meninggalkannya.


Apalagi banyak Netizen yang menganggap Geva tidak pantas untuk Bhumi, selain masih anak SMA.. Geva juga tidak pintar di bidang akademik dan pembuat masalah. Parahnya lagi, banyak yang bilang jika Bhumi lebih cocok dengan Ayumi yang terlihat anggun juga berpendidikan tinggi ditambah dewasa.


"Bagaimana dia bisa bilang kalau dia jomblo?" Tanya Bhumi mendesah kesal setelah menerima laporan dari Satria tentang informasi yang Satria dapat.


"Makanya punya pacar itu di perhatiin Bhum.. elu mah dari dulu workaholic sampai lupa sekitar. Nanti kalau dia kabur baru elu nangis kejer." Ledek Ayumi pada teman lamanya.


"Gue sibuk." Jawab Bhumi.


"Cewek butuh diperhatiin Bhum.. Butuh di manjain. Karena kalau gak.. lama-lama dia akan berpaling sama yang kasih perhatian padanya." nasehat Ayumi.


"Sok tahu. Elu aja gak pernah di lirik Deon juga gak bisa berpaling kan?" Tanya Bhumi membuat Ayumi kicep.


"Siyalan elu!" Umpat Ayumi.


"Biarin.. biar adik ipar gue galau terus menyatakan cinta sama elu." Jawab Ayumi yang hanya tahu jika Bhumi dan Geva itu dijodohkan. Ayumi belum tahu jika sebenarnya mereka sudah menikah.


"Ck adik ipar." Ledek Satria.


"Diem elu sat!" Bentak Ayumi pada asisten pribadi teman lamanya.


"Ya.. sorry yaa yum.. meskipun elu teman SMA gue.. tapi gue gak bisa dukung elu buat jadi kakak ipar gue." Kata Bhumi.


"Why?"


"Karena gue udah janji sama sahabatnya Geva yang bernama Naomi untuk mendekatkan dia sama Deon."


"temen Bangssadt elu." Decak Ayumi kesal.


"Ayumi.. Naomi.. lucu.. sama-sama suka di bodoh Deon." Kata Satria.


"Jangan bilang Deon bodoh!" Decak Ayumi kesal.


"Udah noh sama Satria aja noh dia jomblo dari pada kalian terus berantem. Dan baikan sana sama Flo.. masak Gara-gara Deon meluk Flo elu jadi diemin Flower dari kelas 2 sampai sekarang. Konyol!" Ucap Bhumi pada mantan sahabat Flower saat SMA.

__ADS_1


"Orang-orang bodoh.. Elu ngarep Deon tanpa usaha, eh Deon deketin Renata terus dari jaman dulu." Ucap Bhumi meledek.


"Serah deh!" Ucap Ayumi langsung berdiri dan meninggalkan ruangan yang ada di apartemen yang Bhumi gunakan untuk ruang kerja.


Iya, baru pagi tadi Bhumi pindah dari Hotel menuju apartemen mewah yang baru dia beli semalam untuk ia tempati selama di Jepang makanya pagi tadi Bhumi belum sempat menghubungi Geva.


"Boss." Panggil Satria.


"Elu panggil nama gue dong, apa elu gue lempar dari lantai 25 apartemen ini?" Tanya Bhumi pada Satria.


Satria hanya tersenyum, tanpa Bhumi sadari ternyata setelah hadirnya Geva, Bhumi banyak berubah, dari orang kaku yang selalu berbicaralah formal kini sudah pakai elu gue dan berbicara santai jika di luar kantor atau di luar jam meeting.


"Iya.. iya.. Bhum.." Kata Satria.


"Ada apa?" Tanya Bhumi.


"Naomi mengirim video.." Ucap Satria menyodorkan ponselnya pada atasan rasa sahabat.


Bhumi yang mendengar nama Naomi pun bersemangat, pasti tidak jauh-jauh dari kabar Geva gadis menyebalkan yang Bhumi sangat rindukan.


Bhumi dengan tidak sabarannya pun langsung menyambar ponsel Satria dengan kasar dan memutar video dimana Geva yang murung hingga menangis karena tidak mendapatkan kabar dari Bhumi. Bhumi tertawa melihat video itu, rona bahagia tidak bisa Bhumi sembunyikan dari wajah tampannya lagi melihat tingkah Geva.


"Masih saja gak mau ngaku kalau cinta." Gumam Bhumi mengusap wajah Geva dilayar ponsel Satria.


"Ponsel elu mau elu nyalain?" Tanya Satria.


"Nggak usah.. nanti malam aja aku akan menelfonnya." Jawab Bhumi tersenyum senyum sendiri.


"Dasar orang aneh.. bilang sibuk terus matiin ponselnya berharap di kangenin..dan Geva menyatakan cinta. Gak bermutu." Ledek Satria.


"Elu gak pernah merasa jatuh cinta sejatuh- jatuhnya sih.. buktinya Geva benar-benar kangen sama gue." Kata Bhumi bangga.


"Iya.. iya.. tapi inget janji elu buat deketin Naomi sama Deon." Satria mengingatkan Bhumi yang kemarin menelfon Naomi dan meminta tolong untuk melaporkan apa saja yang Geva lakukan dan mengirim foto beserta video Geva dengan imbalan membantu Naomi PDKT dengan Deon. Namun Bhumi meminta untuk Naomi mengirimkan laporan ke ponsel Satria karena ponselnya akan ia non aktifkan sementara.


"Gampang itu mah." Kata Bhumi terus memandang ponsel Satria menatap wajah Geva yang cantik dan berkaca-kaca itu dengan lekat.


Iya video itu dapat Naomi saat tadi Naomi pura-pura ngaca dengan ponsel ketika Geva mulai duduk di bangku nya, Lalu Naomi meletakkan ponselnya di meja dengan posisi berdiri bersandar di tas sekolahnya yang ada diatas meja.


Geva yang kalut dan galau itupun tidak sadar jika tingkahnya direkam oleh sahabatnya sendiri.


BERSAMBUNG..


KOMEN DONG


LIKE DONG

__ADS_1


BAGI VOTE DONG.. EH MASIH BESOK SENIN YA.. HEHEHE


__ADS_2