Menikahi Gadis Menyebalkan!

Menikahi Gadis Menyebalkan!
Geva berubah~


__ADS_3

KALAU TANYA "OH MY KEEN" KAPAN RILIS,,,


RENCANANYA SETELAH LEBARAN YA..


AUTHOR LAGI MIKIR BANGET BUAT NOVEL TERSEBUT.. SUPAYA BEDA GITU DENGAN NOVEL YANG LAIN SEMBARI FOKUS PADA NOVEL MENIKAHI GADIS MENYEBALKAN.


KARENA BERDASARKAN PENGALAMAN...


MENULIS DUA NOVEL SEKALIGUS.. BUKAN HAL YANG MUDAH SIH... ICPA DAN MGM, SALAH SATUNYA ADA YANG DIANAK TIRIKAN. DAN KETIKA MEMAKSAKAN UNTUK SEIMBANG KEDUANYA, YANG ADA,


ADA PART-PART DIMANA AUTHOR OLENG DAN KURANG FOKUS DAN BEBERAPA PART TERNYATA KURANG SESUAI DENGAN EKSPEKTASI AUTHOR...


SABAR DULU YA...


GAK APA-APA KAN SABAR DULU... AUTHOR MASIH SETIA DI NT KOK KARENA SUPPORT DAN DUKUNGAN KALIAN.


HAPPY READING 💞


Waktu terus berjalan...


Sudah dua pekan lebih Geva pulang dari rumah sakit dan tinggal di kediaman orang tuanya bersama Bhumi.


Namun, dua pekan itu pula Geva sangat minim komunikasi dengan Bhumi karena Bhumi sudah disibukkan dengan segala macam urusan kantor yang sangat menumpuk.


Tahu sendiri kan bagaimana Bhumi jika sudah berkutat dengan pekerjaan yang sangat serius menyangkut proyek dengan nilai fantastis demi hajat hidup orang banyak. Apalagi sebentar lagi jabatannya naik tentu tanggung jawabnya semakin besar yang berbanding lurus dengan pekerjaannya yang semakin banyak pula. Jangan tanya apakah Bhumi tahu soal Ayumi yang menyebabkan mereka kehilangan calon buah hati? jawabannya tidak. Keenan merahasiakannya pada Bhumi sementara sampai proyek kerjasama dengan perusahaan Ayumi selesai.


Menurut Keenan terlalu beresiko dampaknya jika Bhumi mengetahui dalang dari kejadian tersebut. Tahu sendiri kan bagaimana Bhumi si lelaki tempramental itu? Keenan yang diminta Bhumi menyelediki hal tersebut hanya mengatakan itu murni kecelakaan.


Geva juga demikian, gadis cantik itu menyibukkan dirinya dengan pelajaran-pelajaran sekolah setelah menyelesaikan ujian sekolahnya dan Senin depan sudah ujian nasional. Geva sudah bertekad dalam dirinya, setidaknya dia ingin membuat orang tuanya bangga dengan nilai yang akan dia dapat. Ternyata jika Geva mau serius belajar, dia sangat cepat tanggap paham dengan segala pelajaran kecuali Matematika.


Geva pun tidak ambil pusing soal Bhumi yang memiliki waktu hanya sedikit untuk nya karena dia juga gak punya banyak waktu untuk Bhumi.


Selain sudah 3 kali dalam dua pekan ini Bhumi bolak balik mengurus proyek di negara tetangga ditemani Satria dan Ayumi, Bhumi juga hampir setiap harinya selalu pulang saat Geva sudah terlelap. Dan kadang saat Geva berangkat ke sekolah Bhumi yang gantian masih terlelap atau kadang Geva bangun pun Bhumi sudah tidak ada dikamar, lelaki itu sudah berangkat ke ke kantor pagi-pagi dan tidak peduli dengan weekend yang seharusnya menjadi waktu berkualitas untuk pasangan tersebut.

__ADS_1


Pernah terbesit banyak penasaran di benak Geva, dia Sungguh penasaran dengan suaminya, apa setidak ada


kah waktu untuknya hingga Bhumi bersikap cuek padanya? Geva malas bertanya dengan Bhumi karena akhir-akhir ini emosi mereka berdua sama-sama mudah tersulut dan berujung perdebatan tak berujung karena hal sepele.


Pernah sepekan setelah pulang dari rumah sakit, Geva protes karena Bhumi tidak pernah memanggilnya dengan panggilan kesayangan mereka waktu kecil "bee". Dan Bhumi dengan terang-terangan menolak memanggil Geva dengan panggilan itu, Bhumi lebih suka memanggil Geva dengan sayang. Geva yang dengan kelabilan tinggi langsung membawa-bawa nama Flower, dan Bhumi yang sedang sangat lelah dan kurang tidur itupun malas berdebat, dia memilih diam meskipun istrinya selalu nerocos gak jelas.


Kalau boleh jujur, sebenarnya Geva merindukan Bhumi. Namun bukan Geva namanya jika dia harus merengek perhatian Bhumi, tanpa mereka sadari, hubungan mereka sedikit renggang~


Dan malam ini, sudah pukul 11 malam Geva belum terlelap, dia masih berusaha belajar matematika soal Bab Al Jabbar. Geva bingung, materi-materi seperti ini sebenarnya digunakan gak sih di kehidupan sehari-hari? kenapa juga siswa harus disibukkan dengan memikirkan rumus serumit itu.


Rasanya Geva ingin kembali ke masa lalu saat orang tuanya menawari dirinya untuk homeschooling, pasti gak se pusing sekarang.


Geva mengacak-acak rambutnya sendiri karena merasa frustasi dengan soal yang sudah satu jam dia hadapi tapi belum menemukan jawabannya.


Ceklek.


Pintu kamar terbuka, Bhumi baru pulang dari kantor membawa tas kerjanya sambil melonggarkan dasi yang melingkar di lehernya.


Bhumi duduk disamping Geva, di sofa kamar Geva dengan wajah kelelahan. Dia melirik istrinya yang sama sekali tidak memperdulikan kedatangannya.


'Belum ngantuk." Jawab Geva masih serius dengan rumus Al Jabbar nya.


Bhumi tidak menimpali lagi ucapan sang istri. Dia langsung beranjak dari duduknya dan menuju kamar mandi untuk membersihkan diri. Mereka bagaikan orang asing yang tinggal di ruangan yang sama.


Beberapa menit kemudian, Bhumi keluar dari kamar mandi dengan handuk yang hanya melingkar di pinggang kokohnya. Geva hanya melirik sang suami sambil menelan salivanya. Geva merindukan tubuh itu, sangat merindukan bahkan sebuah pelukan saja sudah tidak pernah Bhumi berikan.


Secepat kilat Geva menetralkan otak mesumnya kembali, dia tidak boleh lemah di hadapan suaminya yang kini kembali menjadi besi karatan yang tidak peka-an.


Sedangkan Bhumi sendiri menghela nafasnya, dia berharap Geva menyiapkan baju ganti untuknya. Namun harapannya sia-sia. Geva masih tidak peduli degan hadirnya.


"Besok dapat undangan makan malam dari Bhima untuk merayakan kehamilan istrinya yang ke empat bulan." Kata Bhumi setelah keluar dari walk in closet yang hanya mengenakan boxer berwarna hitam.


Bhumi tidak mau menyebut nama Flower, karena dia tahu istrinya itu akan meledak-ledak mendengar nama Flower.

__ADS_1


"Iya." Jawab Geva singkat. Namun Bhumi mendengar helaan nafas istrinya itu dengan kasar dan berat. Geva membersihkan buku-buku pelajarannya, setelah selesai Geva merebahkan tubuhnya disamping Bhumi namun langsung membelakangi Bhumi. semenjak keluar dari rumah sakit, Geva tidak lagi memakai baju tidur tipis-tipis. Dia memakai baju tidur berlengan pendek dan celana panjang.


"Kalau kamu memang tidak mau hadir, jangan dipaksa. Aku akan membuat alasan yang logis untuk kita tidak perlu ke rumah Papi." Kata Bhumi.


"Nanti kakak kangen sama mantan!" Ucap Geva ketus. Inilah yang Bhumi malas, Geva selalu menanggapi semuanya dengan nada bicara yang tidak enak. Dan yang namanya Bhumi di lelaki tidak peka itu memilih mending diam.


"Kenapa gak jawab?" Tanya Geva. Tuh kan diam salah, jawab juga pasti salah.


"Aku harus jawab apa? aku sudah menjelaskan sama kamu sampai mulutku hampir berbusa pun kamu masih menganggap aku mencintainya." Kata Bhumi mencoba tenang. Dia beberapa kali sudah menarik nafas dan membuangnya tanpa sepengatahuan Geva untuk meredakan emosinya.


"Menurut kamu aku harus bagaimana?" Tanya Bhumi lembut meskipun dadanya rasanya sudah ingin meledak.


"Entahlah.. aku ngantuk.. besok pagi aku mau ke panti tempat Naomi, aku mau belajar matematika. Kakak mau mengizinkan atau tidak juga terserah, yang penting aku sudah meminta izin.. " Ucap Geva langsung menarik selimutnya hingga menyisakan kepalanya saja yang terlihat.


Bhumi termenung, hubungan suami istri macam apa yang sedang dia jalani ini? Dihadapan orang tuanya, Geva bersikap manis pada Bhumi, tapi jika tidak orang, selalu ucapan -ucapan pedas yang Geva lontarkan.


Sebenarnya ada apa dengan Gevania..


Rasanya Bhumi sudah tidak mengenal lagi gadis menyebalkan yang dia nikahi beberapa bulan lalu ....


BERSAMBUNG...


KIRA-KIRA ADA YANG BISA MENEBAK KENAPA GEVA BERUBAH?


SEBELUMNYA AUTHOR MOHON MAAF YA, JIKA MISAL NANTI ADA PERBEDAAN BEBERAPA ADEGAN DI NOVEL MGM INI SAMA ICPA SAAT MAKAN MALAM.


KARENA AUTHOR INGIN LEBIH FOKUS KE GEVA DAN BHUMI. KALAU ICPA FOKUSNYA PADA BHIMA DAN FLOWER KARENA VIDEO ALONA KAN~


JADI MOHON DIMAKLUMI YA... JIKA ADA PERBEDAAN...


AUTHOR HANYA BERUSAHA UNTUK MENGHIDUPKAN CERITA INI. MAKASIH PENGERTIANNYA...


MAKASIH DUKUNGANNYA YANG BERUPA LIKE KOMENTAR HADIAH DAN VOTE..

__ADS_1


JUGA TOMBOL FAVORITNYA DAN....


RATENYA... 🖤


__ADS_2