
WARNING!!
JANGAN DIBACA SAAT PUASA.. KARENA TAKUTNYA MEMBUAT AMAL IBADAH PUASA KALIAN RUSAK KARENA MEMBACA NOVEL INI YANG TIDAK ADA MANFAATNYA SAMA SEKALI.
BACANYA MALAM AJA YA... HEHEHE...
"Aku peringatkan sama kak Renata, jangan pernah mencoba mendekati suami aku.. atau pun kakak kandung aku! bekerjalah dengan baik dan profesional. Jika tidak, jangan salahkan aku jika sebuah video akan tersebar. Bahkan aku juga bisa membuat perusahaan keluarga kak Renata hancur.. Om Ditto Wirahman (ayah Renata). " Ucap Geva tersenyum.
"Video? maksud kamu?" Tanya Renata bingung.
"Apa perlu aku sebutkan disini?" Tanya Geva menatap tajam pada Renata.
"Video apa Ge?" Tanya Bhumi pada istrinya.
"Aku gak akan izinkan kakak buat melihat!" Ucap Geva tegas.
"Sumpah gue kepo bu boss!" Kata Satria.
"Video pornn ya Ge? bagi dong." Sambung Ayumi.
"Apa maksud kamu.. jangan berani mengancam aku, kamu Ge!" Kata Renata.
"Siapa yang mau mengancam kakak.. orang aku gak sengaja Nemu flashdisk beberapa waktu lalu di parkiran mall, eh aku buka isinya video kakak lagi making love sama seorang lelaki." Ucap Geva tersenyum.
"Kamu melihat tubuh lelaki lain?" Pekik Bhumi tidak terima.
Geva mengangguk sambil tersenyum.
"Siapa lelaki itu Ge?" Tanya Ayumi antusias.
"Kak Alex." Jawab Geva santai membaut semuanya melongo. Renata benar-benar terkejut dan bingung. Kenapa semua orang jadi tahu apa yang terjadi antara dirinya dan Alex dan kapan video itu di buat? berani-beraninya Alex!
"Ja.. jadi.. maksud kamu.. kamu melihat video Alex dan Renata sedang making love?" Tanya Bhumi menatap tajam sang istri. Geva mengangguk dengan yakin.
"Kamu melihat tubuh Alex?" Tanya Bhumi Lagi.
"Iyalah kak.. lihat.. orang kak Alex manusia bukan bangsa jin." Jawab Geva membuat Bhumi mengepalkan tangannya.
"Satria.. Renata.. segala urusan kantor aku serahkan pada kalian berdua selama tiga hari ke depan!" Kata Bhumi langsung meninggalkan ruangan itu dan masuk kamar dengan membanting pintu.
"Lah kak.." Ucap Geva bingung.
"Suami elu ngambek Ge karena elu lihat tubuh Alex." Kata Ayumi menahan tawanya karena baru pertama kali melihat Bhumi begitu absurd karena cemburu. Berbeda dengan saat Flower dulu yang langsung meledak-ledak ketika tidak suka.
Sedangkan Renata benar-benar terlihat sangat emosi saat Geva mengancamnya. Bagaimana tidak, anak SMA yang Renata anggap ingusan dan tidak bisa apa-apa telah mempermalukannya dengan mengatakan aib dirinya didepan Bhumi Bramantya.
Maklum, selama ini Renata benar-benar menjaga imagenya di depan Bhumi Bramantya dengan harapan lelaki itu mau memandangnya.
Namun apa daya Renata yang juga tidak bisa meluapkan emosinya pada Geva.
Renata hanya bisa diam, meskipun dia tidak bisa memiliki Bhumi, berada didekat Bhumi dan selalu bisa melihat setiap hari merupakan moodboster tersendiri untuknya.
Renata pasrah demi tetap berada didekat lelaki itu sambil mencari cari kesempatan untuk mendapatkan Bhumi.
Padahal..
Bhumi tau atau tidak aib Renata, tetap saja Bhumi tidak peduli dengan Renata dan Bhumi tidak pernah sedikitpun berpikir untuk melirik Renata. Bhumi dari dulu juga bersikap dingin padanya karena tidak mau memberikan harapan palsu dan saat ini lagi-lagi fokus Bhumi hanya pada Geva yang melihat video itu bukan pada Renata yang sebagai pemainnya.
__ADS_1
"Apa maksud kamu mengancam aku Ge?" Tanya Renata tajam.
"Ya jauhi suami aku dan kak Deon. Aku gak melarang kalian tetap berteman, tapi Please jangan kasih harapan sama kak Deon. Biarkan dia mendapat kan wanita baik-baik yang tulus mencintainya." Kata Gevania.
"Kalau aku gak bisa mendapat kan Bhumi maka akan aku pastikan untuk mendapat kan Deon. Aku gak peduli kamu video ku sama Deon, karena kamu pasti lupa sekarang ada undang-undang ITE! " Kata Renata langsung pergi ke kamar sebelah.
"Kau!" Pekik Gevania tidak terima.
"Bu boss udah biarkan saja. Jangan terbawa emosi.. mending samperin Bhumi." Saran Satria yang sudah sangat pusing dengan kerjaan didepannya ini.
Geva mendengus kesal, ternyata Renata tidak mudah ditaklukkan seperti bayangannya padahal dia sudah mengancam loh... dengan ancaman yang tidak main-main pula.
🍁
Memasuki kamar apartemen nya, Bhumi membanting pintunya dengan kasar setelah memotong pembicaraan Geva tentang video Renata, Bhumi meminta Renata dan Satria untuk menghandle pekerjaan selama 3 hari ke depan. Bhumi ingin menghabiskan waktu bersama Gevania ala ala bulan madu yang telah telat.
Namun tetap saja Bhumi tidak bisa menyembunyikan kejengkelannya mengetahui fakta bahwa istri menyebalkannya itu melihat tubuh lelaki lain yang tidak lain adalah Alex sahabatnya sendiri yang sedang indehoyy bersama Renata.
Dengan gamblangnya Geva mengakui melihat video syur Renata dengan Alex. Bhumi yang mendengar itu langsung mengepalkan tangannya namun dia hanya bisa menahan amarahnya.
Cerita Geva benar-benar membuat mood Bhumi hancur berantakan, Bhumi tidak terima itu. Rasanya Bhumi pengen mencuci mata sang istri biar kembali bersih. Lalu apa kabar kamu yang dulu sering making out Bhum? eh.
Berbeda dengan Bhumi, Ayumi tersenyum bahagia mendengar Geva memiliki video panas Renata dengan Alex yang tidak lain sahabat Deon sendiri.
Dengan adanya video tersebut... tentunya Ayumi berharap bisa membuka mata Deon lebar-lebar tentang siapa Renata sebenarnya. Renata tidak pantas menjadi bagian keluarga Wijaya.
Semakin kesini, Ayumi pun semakin dewasa. Jika dulu dia cemburu buta pada lelaki yang bukan siapa-siapanya hingga mendiamkan Flower, Ayumi sekarang lebih memilih untuk menggunakan logikanya. Jika memang Deon bukan jodohnya, Ayumi berharap Deon mendapatkan wanita baik-baik, bukan Renata tentunya.
Bukankah memang demikian, sekuat apapun kita menggenggam jika bukan jodoh maka akan terlepas juga, begitu pula sebaliknya...
Sekuat apapun kita menghindar jika jodoh pasti akan bertemu juga. Itulah menariknya kata yang bernama jodoh.
"Kak.." Panggil Geva menyusul sang suami memasuki kamar apartemen. Bhumi duduk di sofa dengan wajah ditekuk.
"HM." Jawab Bhumi malas sambil memainkan ponselnya tanpa melirik sedikit pun pada sang istri.
"Kakak.." Panggil Geva lagi. Bhumi tidak menyahut.
"Kak.. keluar yuk jalan-jalan sambil cari makanan." Ajak Geva duduk di samping sang suami yang terlihat cuek padanya.
"Berapa kali kamu melihat tubuh Alex ?" Tanya Bhumi. Bhumi tidak bisa menyimpan apa yang mengganjal di hatinya.
"Ha? kenapa?" Geva mendadak cengo.
"Berapa kali kamu melihat tubuh Alex?!" Tanya Bhumi sekali lagi, namun kali ini dibarengi dengan tatapan tajam juga mematikan.
"Berapa kali ya?" Gumam Geva sambil menghitung jari-jari tangannya membuat Bhumi semakin melongo. Sebanyak itukah?
"Yang jelas Lebih dari 10 kali deh kak." Kata Geva tanpa merasa berdoa sedikitpun.
"APA?! BISA-BISANYA KAMU MELIHAT TUBUH LELAKI LAIN GAVANIA! APA AKU BELUM BISA MEMUASKAN KAMU SAMPAI KAMU MEMANDANG TUBUH LELAKI LAIN!" Pekik Bhumi dengan nada tidak bisa santai pasalnya Bhumi juga mengakui jika Alex memiliki tubuh atletis dan Alex juga blasteran, so sudah bisa dipastikan jika senjata Alex pasti besarnya juga tidak kalah dengan miliknya.
"Kak.. apaan sih bentak-bentak."Ucap Geva cemberut langsung menubruk tubuh suaminya dan mengeratkan pelukannya.
"Tatap aku Gevania." Kata Bhumi mencoba mengontrol emosinya.
"Nggak! kakak syerem kalau lagi marah.. padahal aku cuma bohong."
__ADS_1
"Bohong?"
"Iya. aku bohong soal video itu... aku gak punya.. aku cuma mengarang bebas." Jawab Geva santai masih memeluk sang suami.
"Me.. mengarang bebas? memangnya kamu lagi jawab pertanyaan soal bahasa Indonesia.?"
"Iya aku mengarang bebas,, asal aja aku tadi ngomong.. tapi kayaknya bener deh.. kak Renata pernah tidur sama kak Alex." Bhumi dibuat geleng-geleng dengan tingkah istrinya.
"Bagaimana bisa kamu berpikir sampai sana?" Tanya Bhumi yang tidak paham dengan jalan pikiran Gevania.
"Aku tuh punya teman namanya Adel.. kakak Adel itu apartemen nya depan apartemen kak Alex.. terus Adel beberapa kali lihat kak Alex dengan kak Renata ciuman di lift. Dan mereka masuk apartemen kak Alex. Katanya pagi jam 10an kak Renata baru keluar dari apartemen kak Alex." Jelas Gevania.
"Dari mana kamu tahu itu Renata?"
"Kakak lupa.. status kakak itu tunangan aku. Teman-teman aku tuh pada kepo dan mereka stalking sosial media kakak!
Jadi, ternyata Renata banyak nge-tag foto sama kakak.. makanya dia tahu wajah Renata. Aku gak suka Renata menyudutkan aku.. makanya aku tadi asal ngomong, eh taunya benar.. berarti dia udah gak perawan ya?" Geva membayangkan Renata dan Alex sedang indehoyy lalu geleng-geleng kepala bergidik ngeri.
Bagaimana bisa seorang wanita berhubungan badan tanpa adanya status? sekurang dibelainya kah?
"Lalu maksudnya apa kamu melihat tubuh Alex lebih dari 10 kali?" Selidik Bhumi yang masih merasa ada sesuatu yang mengganjal di hatinya.
"Ya tiap ketemu kak Alex kan aku pasti melihat tubuhnya selama kak Alex masih manusia. Kecuali dia itu udah pindah ke alam yang lain.. atau dia berubah jadi sebangsa jin." Kata Geva santai.
"Jadi kamu gak lihat tubuh Alex yang lagu bugiil lagi making love sama Renata?"
"Lihat... Tapi Boong!" Cengir Geva membuat Bhumi antara bernafas lega atau emosi karena sudah dibuat uring-uringan.
"Gevaniaaaa!" Geram Bhumi langsung memeluk Geva dan menghadiahi ciuman di wajah Geva hingga leher Geva.
"Ampun kak ampuuunnn!" Teriak Geva sambil tertawa.
"Kamu benar-benar ya.. Menyebalkan! Untung aku udah cinta!" Ucap Bhumi lalu mengecup bibir ranum yang memabukkan itu.
"Maaf.." Kata Geva tersenyum.
"Aku mencintai kamu bee.."
" aku juga mencintai kamu pangeran masa kecil ku."
Hingga akhirnya mereka larut dalam ciuman yang begitu dalam.~
SUMPAH RASANYA UDAH GATEL BANGET PENGEN NULIS EPISODE BERIKUTNYA NOVEL ISTRIKU CINTA PERTAMA ADIKKU.
TAPI...
TAKUT NANTI MAKIN GAK JELAS KALAU ADA YANG NYAMBUNGIN TENTANG GEVA DAN BHUMI DI ICPA KE MGM.
TAKUTNYA NANTI ADA BEBERAPA PART YANG GAK NYAMBUNG KAN.
MAKLUM AUTHOR NULISNYA ITU SESUAI DENGAN MOOD DAN IDE YANG MENDADAK DATANG.
JADI GIMANA NIH? ENAKNYA? ICPA NUNGGU WAKTUNYA BIAR BARENGAN SAMA MGM. APA TAMATIN AJA. APA DITULIS SEADANYA?
BERSAMBUNG...
LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE
__ADS_1
VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE
KOMENTAR KOMENTAR KOMENTAR KOMENTAR KOMENTAR KOMENTAR KOMENTAR KOMENTAR KOMENTAR KOMENTAR KOMENTAR KOMENTAR