My Angel Baby

My Angel Baby
Kembali Seperti Seharusnya


__ADS_3


...MAB by VizcaVida...


...|52. Kembali Seperti Seharusnya|...


...Selamat membaca...


...[•]...


“Mama sadar jika mama salah selama ini. Jadi mulai sekarang, mama ingin memperbaiki semuanya. Mama ingin menerima Angel dan calon cucu mama.”


Louis terkejut bukan main. Ada angin apa sampai mamanya bisa berubah membuka hati menerima kehadiran Angel dan anaknya begitu cepat? Apa terjadi sesuatu antara mama dan papanya setelah ia pergi dari sana malam itu? Entahlah, Louis tidak tau. Yang ia tau sekarang adalah mamanya yang tiba-tiba berkata seperti itu yang justru, membuat Louis semakin sangsi.


“Kalau kamu berfikir mama melakukan ini semua karena terpaksa, kamu salah besar Lou. Mama sudah memikirkan dan menyadari kalau sikap mama selama ini salah. Mama terlalu takut melepas dirimu, karena mama takut tidak ada lagi yang melindungi mama.” terang Jenita jujur dari hatinya yang paling dalam. “Mama menyesal melukai perasaan Angel dan juga perasaan mu seperti itu. Sekali lagi, maafkan mama.”


Louis menatap lekat mamanya, ingin mencari kebenaran atau kebohongan yang ada di mata wanita itu. Nihil, Louis tidak menemukan apa-apa disana. Dia hanya mendapati tatapan sendu mamanya itu kepada dirinya.


“Saat mama mencaci Angel dengan kata-kata yang tidak pantas, apa mama pernah memikirkan perasaannya?”


Jenita terpaku mendengar suara Louis yang mempertanyakan hal itu. Ia tau tidak akan mudah membuat Louis kembali percaya padanya setelah apa yang ia lakukan untuk membuat putranya dan Angel terluka. Tapi Jenita berharap Louis percaya sepenuhnya jika dia sudah berubah saat ini. Dia ingin memperbaiki apa yang salah dan sikap keji yang pernah ia lakukan kepada Angel.


“Mama salah. Mama akui itu, dan sekarang mama ingin memperbaiki sikap mama. Termasuk meminta maaf kepada Angel, dan juga kamu.”


Louis membuang wajah ke arah televisi yang masih menyala. Ia mencoba mencerna situasi, memastikan jika tidak ada lagi kebohongan dari sang mama dan membuatnya merasa kecolongan suatu saat nanti jika terjadi sesuatu pada rumah tangganya bersama Angel.


“Kenapa mama membuat Louis bingung seperti ini, mam?” tanya Louis, mulai merasa frustasi dengan dirinya sendiri yang terus saja menaruh curiga kepada ibunya. Rasa sakit hati yang dia terima ketika sang ibu menyebut Angel dengan sebutan yang tidak berperasaan itu, sedikit banyak membuat Louis memiliki rasa skeptis dengan membuat jarak sebagai tameng keselamatan rumah tangganya.


Louis tau, apa yang dia lakukan itu salah. Akan tetapi tidak ada pilihan lain yang menjadi opsi untuk menyelamatkan apa yang sudah menjadi hak dan kewajibannya sebagai kepala keluarga.


Jenita tertunduk mendengar suara sendu Louis. Semua memang salahnya sejak awal.


“Jika mama dulu menerima apa yang menjadi pilihan Louis, mungkin sekarang Louis tidak setakut ini untuk menerima permintaan maaf mama.” katanya, pelan nyaris berbisik. “Jika dulu, mama bisa menerima Angel seperti papa, mungkin Louis tidak akan skeptis dan selalu berfikir buruk tentang mama, seperti sekarang.”


Jenita kembali mengangkat wajah dan menatap fitur wajah sang putra dengan sorot sedih. Louis benar. Jika dirinya dulu bisa menerima Angel dengan apa adanya, dan melepas Louis dari masalalu, pasti tidak akan terjadi seperti ini.

__ADS_1


“Mama minta maaf.”


Hanya kata-kata permintaan maaf yang bisa disampaikan oleh Jenita kepada putranya. Ia tidak tau lagi harus berbuat apa untuk meyakinkan Louis jika kali ini, dirinya benar-benar tulus.


“Kamu boleh percaya mama atau tidak. Tapi mama tulus meminta maaf dan menerima Angel serta calon cucu mama yang ada dalam kandungan istrimu itu, Lou.”


Apa ini saatnya Louis harus percaya? Tidak ada keraguan dalam ucapan mamanya.


“Apa yang membuat mama tiba-tiba menerima kami?”


Pertanyaan Louis membuat Jenita meremas ujung pakaiannya sendiri. Ia sudah menduga jika pertanyaan ini akan ia dengar dari Louis saat menyatakan kesediaannya untuk menerima Angel sebagai anak mantunya.


“Apa tidak boleh mama berubah dan menyesali semua kesalahan yang pernah mama lakukan, sayang?”


Hati Louis merasa diremas mendengar suara sendu mamanya ketika berkata demikian. Louis tidak akan sanggup untuk melihat mamanya menangis. Semua rasa benci yang sempat mengunci hatinya, mendadak sirna.


“Mama tulus meminta sama kamu, untuk menerima maaf mama. Mama juga ingin menjadi mama yang baik buat kamu, dan mama mertua yang baik untuk angel.” kata Jenita, mulai menitihkan airmata. “Dan tentu saja, mama ingin menjadi nenek yang baik juga untuk cucu mama dari kamu, kelak.”


Pertahanan diri Louis runtuh. Ia bergerak mendekat dan memeluk mamanya yang kini tergugu dalam dekapannya. Ia bisa merasakan betapa sakit dan pilu hatinya mendengar suara isak tangis dari wanita yang ia sayangi, wanita yang mengandung dan membesarkannya penuh dengan cinta dan kasih sayang saat itu.


“Mama jangan nangis.” kata Louis, mengusap punggung ringkih sang mama yang bergetar karena terisak. “Mama bikin Louis tambah bingung.” lanjutnya, namun membuat Jenita menepuk dadanya cukup keras karena wanita itu kesal dengan kalimat putranya yang justru ingin membuatnya tertawa. Jenita rindu Louis-nya yang seperti ini. Yang selalu membuatnya ingin tersenyum meskipun sedang menangis.


Jawaban Jenita membuat suasana sendu yang mengharu biru itu berubah layaknya komedi. Bagaimana bisa mereka bercanda seperti itu ditengah suasana sedih yang ingin Jenita rasakan untuk membuatnya semakin mantap untuk menyayangi Angel sebagai menantunya? Jenita bersumpah akan memukul pan-tat Louis jika keadaan sudah kembali kondusif, nanti.


Louis tertawa dan Jenita menyamankan diri dalam pelukan putranya. Baginya, Louis selalu bisa membuat hatinya merasa tenang dan dilindungi. Lagi-lagi penyesalan terbesit di hati Jenita. Ia merutuki kebodohannya karena sudah membuat pria selembut dan sebaik Louis menaruh dendam padanya.


“Kalau mama memang ingin berubah, Louis tidak keberatan melepas Angel untuk bertemu mama setiap mama ingin bertemu dengan dia.”


Jenita mengangguk.


“Angel wanita yang baik, mam.”


“Mama tau itu, Lou. Dan mama menyesal pernah membuat dia merasa dimusuhi oleh mama, di keluarga ini.” Jenita menarik diri, tidak ingin nanti menantunya salah menduga jika dirinya terlalu berlebihan mengekspresikan rasa sayangnya. “Mama tau, Angel memang pilihan yang tepat buat kamu. Kamu pintar pilih istri. Dia wanita baik. Semua yang ada pada dirinya, sama seperti namanya. Dia bukan sekedar manusia, dia seperti seorang malaikat.”


Ada rona yang muncul di wajah dan telinga Louis.

__ADS_1


“Terima kasih.” Louis kembali memeluk mamanya, dan sang mama membalas dengan menepuk beberapa kali punggung putranya yang kokoh.


“Mama yang harusnya berterima kasih padamu, pada Angel juga, untuk semua kebaikan yang berusaha kalian lakukan buat mama. Dan terima kasih juga, karena sudah menjadikan Angel sebagai bagian dari keluarga Hutama.”


Louis menjauhkan diri dan tersenyum.


“Kata dokter Anita, kalau prediksinya tidak salah, mama akan punya cucu putra dari Lou dan Angel.”


Berita itu membuat Jenita menutup mulut tidak percaya, lalu ia tersenyum lebar sambil mengusap lengan Louis dengan tatapan bangga.


“Ternyata selain pintar dalam hal pekerjaan dan mencari uang, kamu juga pintar bikin anak, ya?” kata Jenita tanpa tedeng aling-aling yang membuat Louis melongo.


Sungguh kata-kata yang ambigu. Louis sampai kehabisan kata-kata dan memaku dengan bibir menganga. Tapi sedetik kemudian, Louis tetap tertawa lepas menghadapi ke-ambiguan tersebut dengan senang hati.


“Tentu saja, mama. Louis pandai dalam segala hal.”[]


###


Bener-bener pasangan anak emak ini, ck ck ck 😑


“Sudah sedih-sedih, malah dibikin ambigu. Pusing.”


Saya sendiri pusing beb mikirin mereka 😌. Saya butuh 💆🏻‍♀️ setelah berhasil menemukan solusi perseteruan mereka.


Terima kasih sudah baca My Angel baby ya. Satu bab lagi mereka bakal pisah sama kita ...


Jangan lupa mampir ke cerita baru Othor dengan judul WE.



Othor selipin komedi sedikit deh disana biar nggak tegang terus. Dukung WE dengan cara Like dan tinggalkan komentar disana.


Jangan lupa juga untuk di subscribe agar tidak ketinggalan jika Othor update bab baru. Vote dan hadiah juga dipersilahkan jika berkenan ☺️


Terima kasih,

__ADS_1


Ditunggu episode penutup untuk Louis dan Angel ya


See you 🥰


__ADS_2