Story Of The Lives Twins

Story Of The Lives Twins
BAB 48


__ADS_3

Kemudian ia memeluk Ananta dengan sangat erat. Sontak membuat Ananta semakin menangis histeris ketika Alan yang ia kira Mike langsung memeluknya.


"Sudah, Jangan menangis, saya mohon berhentilah menangis." Ucap Alan sembari membelai lembut rambut Ananta ketika Ananta berada didalam pelukannya.


"Hidupku kini telah hancur, hidupku hancur!hiks.. hiks.. hiks.. hidupku telah hancur!"ucap Ananta secara terus-menerus mengucapkan kalimat tersebut secara berulang-ulang.


***


Disisi gerombolan yang sedang mengejar mereka masih berlari mencari mereka dengan menerabas rintikan air hujan yang semakin deras.


"Bro, kita berpencar saja jangan sampai kita gagal untuk menemukan Mike!" Ucap Anwar.


"Ya bro, loe dan Rehan kearah sana, gua dan Andika kearah sebelah sana" Jawab Satria.


"Yep"


Kemudian mereka masing-masing berpencar untuk mencari dan mengejar Alan pada sisi arah yang berbeda.


***


Pada sisi Alan.


Alan langsung melihat ke wajah Ananta, kemudian ia menyapu air mata yang mengalir di pipi Ananta kemudian ia langsung menempelkan jarinya pada bibir Ananta sembari mengucapkan kalimat.


"Sstttt.. berhentilah, jangan ucapkan lagi kalimat seperti itu. Dengarkanlah, aku akan selalu bersamamu bagaimanapun keadaanmu dan apapun adanya dirimu. Namun perlu harus kamu ketahui bahwa diriku bukanlah seorang lelaki yang kamu kenali selama ini." Ucap Alan.


Mendengar kalimat tersebut, sontak membuat Ananta langsung sedikit menghindar dari Alan. kemudian ia menatap kearah dia dan jua ekspresi wajahnya terlihat marah.


"Apa maksud dari yang kau ucapkan Mike!"


Jawab Ananta merasa aneh karena ia masih dalam pikiran yang stres dan ia berpikir Alan yang ia kira adalah Mike sedang bercanda didalam ucapannya. Mengingat Mike memang selalu berkata omong kosong kepadanya selama ini.


"Dengarkanlah Aku.. aku.. bukanlah.."


Alan hendak mengucapkan bahwa dirinya bukanlah Mike, namun Sebelum Alan mengucapkan nama Mike secara langsung kepada Ananta, kemudian terdengar suara sesorang berteriak dari arah kejauhan.


"Itu mereka! Ayo cepat kita segera tangkap mereka!"


Yaitu suara Anwar dan Rehan yang telah melihat mereka berdua dari arah kejauhan.


Kemudian mereka langsung berlari kearah Alan dan Ananta.


Sementara disisi Alan yang belum selesai mengucapkan kalimat kepada Ananta bahwa dirinya bukanlah Mike, ia langsung kembali berdiri dan langsung membopong tubuh Ananta untuk segera menjauh dari tempat itu setelah mereka mengetahui bahwa salah seorang dari komplotan Bonanza yang tengah mengejarnya telah menemukan mereka.


Ia membopong tubuh Ananta karena Ananta sudah tidak sanggup lagi untuk berlari karena tubuhnya lemas setelah perlakuan b*jad yang dilakukan oleh Bonanza dan kawan-kawannya.


***

__ADS_1


Ia berjalan cukup cepat sembari membopong tubuh Ananta menuju jalan raya untuk mencari taksi. Beruntung setelah ia sampai dipinggir jalan raya ada sebuah taksi yang sedang terparkir didepan salah satu ruko dan sedang dalam keadaan kosong beserta sang sopir sedang stay.


Blug blug blug


Alan langsung mengetuk kaca mobil cukup keras karena khawatir mereka telah sampai yang sedang mengejarnya.


Sontak membuat Sang sopir terkejut ketika mendengar Alan mengetuk kaca mobil tersebut cukup keras. kemudian sang sopir tersebut segera membuka jendela kacanya.


"Pak bisa antar kami dengan segera?" Ucap Alan singkat.


Selanjutnya sang sopir mengangguk dan Alan langsung membuka pintu mobil tersebut untuk memasukkan Ananta kedalamnya. Kemudian ia jua menyusul berjalan untuk segera masuk melalui pintu sebelah. Namun, Disaat ia hendak menyusul masuk kedalam mobil tersebut tiba-tiba ada yang menariknya dari arah belakang.


Seet!


Braak!


Ia ditarik pundaknya dari arah belakang dan dilempar hingga ia jatuh tersungkur. Dan yang menariknya adalah mereka berdua yaitu Anwar dan Rehan.


Kemudian Alan langsung kembali berdiri dan berlari kembali mendekat kearah mobil


Brak brak brak


"Cepat jalan pak!" Teriak Alan sembari menggedor kaca mobil menyuruh sang sopir untuk segera membawa Ananta pergi.


Disaat ia selesai berteriak, Anwar langsung kembali menarik pundaknya dan melempar tubuh Alan hingga Alan kembali jatuh tersungkur.


Braak!


"Mike..Mike..Mike.."


Ucap Ananta sembari menangis didalam mobil ketika mobil tersebut berlahan-lahan berjalan menjauh pergi meninggalkan Alan.


Bersambung..


•••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••


Pengumuman


Silahkan dibaca dahulu pesan author ya.. 😉


Pada bagian bab ini akan berlanjut pada episode-episode mendatang yang sedang dalam rilis.


Untuk episode bab setelah ini akan beralih menceritakan dahulu tentang perjalan kehidupan Mike yang masih berada didalam kehidupan Alan dan nantinya akan terhubung dengan bagian bab ini secara teratur.


Namun kisah lika-liku perjalanan kehidupan Mike masih sangat panjang sebelum terhubung dengan bagian bab ini. Karena memang kisah ini adalah mengisahkan kehidupan dari kedua saudara kembar yang tertukar posisi. Maka dari itu pastilah mengisahkan cerita ini langsung dikedua belah sisi.


Terimakasih kepada semua pembaca yang telah membaca dan mengikuti kisah ini dan para pembaca baru ataupun yang membaca secara maraton.

__ADS_1


Jika anda sudah paham dengan cara penyampaian saya disini maka sudah tidak akan bingung kenapa bisa langsung lompat menceritakan sisi lainnya padahal bagian bab ini belum selesai.


Yap, Author paham kok. 😉


Sedikit saran bagi pembaca baru perhatikanlah pesan-pesan author yang ada didalam setiap bab supaya tak gagal paham dengan alur cerita ini dan peringatan-peringatan tertentu karena memang sering terdapat suatu kata umpatan dan bahasa yang kasar.


Jika ada yang bepikir kenapa kok ditulis disini pesan-pesan author?


Maka Saya akan menjawab karena yang membaca pesan ini pastilah hanya kalian yang membaca asli cerita ini bukan orang luar yang hanya melihat dari komenan saja jika author tulis disana.


Nantikan kelanjutan kisah Mike pada episode setelah bab ini Jadikanlah favorit supaya tak tertinggal Update ya, Terimakasih.


Berikut adalah visual dari MAIN CHARACTER dan tokoh pendamping.


Mike Stevanus Lawrence dan Michealan Stevanus Lawrence ( Alan )



Marvin Muangka Lawrence dan Daniel.



Ferdi dan Ika.



Ananta.



Teman-teman sekolah Mike.



Rombongan Naldo



Rombongan Mike.



Geng bonanza.



100% ORIGINAL STORY BY HANI RITZONE.

__ADS_1


__ADS_2