Story Of The Lives Twins

Story Of The Lives Twins
BAB 56


__ADS_3

Catatan


Author ingatkan kembali jika lupa dengan nama tokoh-tokoh yang berada di sini, silakan melihat kembali pada bagian bab Alan saat dirinya belum tertukar posisi dengan Mike. Dan sedikit peringatan pada bagian bab ini terdapat konten dewasa, terimakasih.


***


Next


"Oh, begitu.." Jessi mengangguk langsung meraih tangan Mike serta langsung menariknya.


Seet!


Membuat Mike terkejut ketika tangan ia langsung dipegang dan ditarik pergi oleh Jessi.


"Oit, oit, oit,"


Mike dibawa langsung oleh jessi masuk ke dalam suatu ruang kosong yang berada didalam sekolahan tersebut. Karena jam jua belum saatnya ke dalam pelajaran.


Jessi langsung membawa Mike masuk ke dalam ruang kosong itu yang mana ruang kosong itu cukup gelap dan lumayan kotor serta terdapat banyak debu. Namun terdapat celah-celah kecil dari jendela dan terdapat sinar matahari yang masuk kedalam ruangan tersebut melalui celah-celah jendela itu menjadikannya tidak terlalu gelap gulita.


Seet!


Jessi langsung mendorong Mike masuk kedalamnya, lalu ia langsung buru-buru kembali menutup pintu ruang itu supaya tidak diketahui oleh petugas sekolah maupun siswa-siswi lain.


Mike sangat terkejut dan masih terdiam diri karena ia tidak mengerti bahkan tidak mengenali gadis yang tengah membawanya masuk kedalam ruang kosong itu dan ada maksud tujuan apa sebenarnya dia membawanya ke dalam ruang kosong tersebut.


Setelah pintu kembali tertutup, Jessi melangkah pelan mendekati Mike sembari tersenyum melihat ke arah Mike. Sementara ekspresi wajah Mike sendiri nampak kebingungan ketika Jessi terus melangkah semakin mendekatinya. Namun ia tidak banyak berkata karena ia merasa sangat bingung dengan keadaan yang ada.


Jessi semakin mendekat dan semakin dekat hingga tanpa basa-basi lagi Jessi langsung mengecup dan mel*mat bibir Mike.


"Emmmph"


Sontak Mike langsung sedikit mendorong tubuh Jessi ketika Jessi langsung mel*mat bibirnya.


seet!


"Hey, Apa yang sedang kamu lakukan." ucap Mike terkejut sekaligus heran ketika ia tiba-tiba langsung dikecup oleh gadis yang belum ia kenali.


Jessi tidak langsung menjawab ucapan Mike namun dia justru langsung mendekat kembali ke arah Mike serta langsung memeluk tubuh Mike dengan sangat erat.


Sontak membuat Mike melotot terkejut sekaligus merasa heran. Namun apapun itu ia tidak mengenalinya alhasil ia langsung melepaskan kembali pelukan Jessi dari tubuhnya.

__ADS_1


Seet!


"Hey, Tolong hentikan, aku tidak mengerti apa maksudmu membawaku masuk kedalam ruangan ini dan apa maksudnya ini?" tanya Mike.


Mendengar yang Mike ucapkan, sontak membuat ekspresi wajah Jessi nampak marah. Tanpa basa-basi, Jessi langsung menampar pipi Mike cukup keras.


Plak!


Sontak membuat Mike semakin terkejut ketika ia tiba-tiba ditampar olehnya.


"Kenapa kau belum mengerti juga hingga saat ini Alan!" Ucap Jessi sembari melotot.


"Apa maksud ucapanmu, mengerti tentang hal apa?" Jawab Mike sembari masih memegangi pipinya.


"Kenapa hatimu sangat dingin bagaikan es dan keras bagaikan batu Alan! Kenapa engkau tidak pernah meresponku! Kenapa engkau tidak peka tentang perasaanku dari dulu Alan!"


"Aku sungguh tidak mengerti apa maksudmu." jawab Mike singkat.


"Kau sungguh membuatku lelah! Kau memaksaku untuk melakukan ini Alan!"


Kreeekkksss!


Sontak membuat Mike sangat terkejut ketika Jessi melakukan hal demikian.


"Hey, Apa yang sedang kamu lakukan, kenapa engkau mempermalukan diri engkau sendiri, cepatlah segeralah engkau tutup kembali pakaianmu." ucap Mike.


"Kau yang memaksaku untuk melakukan ini Alan! Apakah engkau tidak menginginkannya setelah engkau melihat ini hah?" Jawab Jessi sembari tertawa dan memperlihatkan belahan dadanya.


Mike merasa risih akan hal itu, ia langsung mendekat ke jessi kemudian ia langsung mengancingkan baju Jessi dengan tanganya. Namun ketika posisi Mike sedang mengancingkan baju Jesssi, kerah baju Mike langsung ditarik oleh Jessi.


Seet!


Braak!


Sehingga Mike langsung terjatuh pada posisi tepat diatas Jessi serta tangan ia masih belum terlepas saat memegang di area dadanya ketika ia mengancingkan kembali baju Jessi.


Pada saat mereka dalam posisi itu, terlihat ada nampak cahaya dari balik jendela kilat bersinar ke arah mereka yaitu sinar flash dari handphone yang sedang memfoto posisi mereka berdua.


Mike menoleh ke arah jendela itu dan langsung menyadari bahwa ia tengah di foto oleh seseorang dibalik jendela tersebut. Namun seseorang yang sedang memfotonya itu langsung pergi.


Mike bergegas kembali berdiri dari atas tubuh Jessi serta menarik tangan Jessi untuk membantunya kembali berdiri.

__ADS_1


Ketika posisi ia sudah berdiri, Mike masih terdiam sembari melihat ke arah jendela itu. kemudian Mike langsung didorong oleh Jessi ke arah pojok tembok


Braak!


"Aahh"


Tanpa basa-basi Jessi langsung memeluk dan kembali langsung melum*t bibir Mike.


"Eeemmph"


Seet!


"Hey, tolong Hentikan ini, apa yang sedang engkau lakukan!" ucap Mike sembari sedikit mendorong Jessi untuk menjauh darinya.


"Kau tanya apa yang sedang kulakukan Lan? Hey, apakah engkau sama sekali tidak tertarik dengan ini?" Jawab Jessi sembari melihatkan kembali belahan dadanya karena tadi belum tertutup dengan sempurna saat Mike mengancingkan kerahnya.


"Tak sadarkah engkau bahwa yang sedang kau lakukan ini sungguh sangat Memalukan?" Jawab Mike.


"Kau bilang aku memalukan Lan? Hey, tidak taukah kau bahwa diluar sana banyak sekali yang menginginkanku, bahkan banyak yang mengemis cinta padaku. Namun bagiku, hanya engkaulah yang aku inginkan. Tapi apa ini, apa ini yang kau sebut Lan? Kau bilang aku memalukan hah!" Lanjut Jessi merasa kesal.


"Ya! tingkahmu ini sungguh sangat memalukan. Ingatlah Kau adalah seorang gadis, sudah seharusnya kau menjaga dirimu dengan baik, meskipun itu kepada orang yang kau inginkan."


"Apa peduliku! Kau sekalipun tidak pernah meresponku Lan, kau tak pernah melirikku! Oh.. Ataukah selama ini engkau berorientasi berbeda hah? Sehingga sekalipun kau tidak pernah meresponku!"


"Hey, Jagalah ucapanmu jangan sembarangan kau berkata seperti itu! Kau bertingkah memalukan seperti ini kepadaku aku masih bisa mentoleransimu karena aku sungguh-sungguh tidak mengetahui tentang hal ini." jawab Mike karena ia tidak tahu menahu tentang kehidupan sebelumnya didalam kehidupan Alan.


"Apa maksudmu kau tidak mengetahui tentang ini hah! Sudah kau lupakankah ungkapanku yang tidak pernah kau jawab maupun kau respon selama ini Alan!" Jawab Jessi merasa geram.


"Sungguh aku benar-benar tidak tahu dan tidak mengerti, aku sungguh tidak mengingatnya. Namun, tolong jagalah sikap dan tingkahmu terhadap lelaki sebagaimana mestinya menjadi seorang wanita yang baik-baik, karena tidak semua lelaki berpikiran sepertiku saat menghadapi tingkah yang kau lakukan semacam ini, karena bisa saja lelaki itu akan menilaimu wanita yang tidak baik dan bisa menyebutmu dengan sebutan wanita murahan. Apakah engkau mengerti?" Lanjut Mike.


"Apa kau bilang Lan! Jadi kau bilang aku murahan hah! Hey Alan! Tidak taukah kau! Aku melakukan ini akibat engkau tidak pernah meresponku selama ini Alan!" Jawab Jessi sembari menangis dan sudah salah tanggap dari yang baru saja Mike ucapkan.


"Apakah engkau tidak menyaring dengan baik maksud dari perkataanku tadi? Hey, dengarkanlah dengan baik, Aku tidak menilaimu seperti itu, sudah sangat jelas yang tadi saya ucapkan. Apakah engkau mengerti?" lanjut Mike.


"Jika kau memang telah mengangapku murahan baiklah Alan, oke! akan segera saya lakukan!" Jawab Jessi tidak mampu menyaring dengan baik dari maksud perkataan Mike karena pikiran dia telah frustasi, sebab dia tenggelam dalam rasa yang bertepuk sebelah tangan sudah berlarut lama dan kini dia tenggelam dalam emosi sesaat.


Kemudian Jessi langsung berlari ke arah jendela untuk menutup jendela tersebut. Setelah jendela sudah dia tutup, dia mendekat kembali ke arah Mike yang masih berdiri dipojok tembok.


Lalu dia langsung kembali menarik pakaiannya sendiri.


Kreeks!

__ADS_1


__ADS_2