
Sontak membuat Mike sangat terkejut saat melihat apa yang tengah dilakukan oleh Jessi.
Sementara Jessi sendiri langsung melangkah mendekat ke arah Mike seraya langsung mendekap tubuhnya sembari langsung mengecup kembali bibir Mike.
Menjadikan Mike terhanyut dalam suasana, ia membalas kecupan itu dengan cara yang jauh lebih ganas serta memeluk tubuhnya dengan sangat erat.
Namun tidak selang lama setelah itu ketika Jessi hendak melakukan tindakan yang lebih yaitu dia hendak meraih bagian milik Mike, Mike langsung menyadari itu, alhasil sebelum Jessi menyentuhnya Mike langung menangkis tangannya.
Seet!
Sontak membuat Jessi langsung menghentikan apa yang tengah dia lakukan ketika tangan dia ditangkis oleh Mike.
"Alan!" Jessi melotot.
"Sudah Cukup, Hentikanlah! apakah engkau hendak menenggelamkanku dalam kegilaanmu!" Ucap Mike.
"Ya! Aku memang sudah gila seperti yang baru saja kau ucapkan Alan! Dan kegilaan ini semua dikarenakanmu dan aku ingin kau tenggelam bersamaku dalam kegilaan ini!" Jawab Jessi sembari hendak melepaskan seluruh pakaian bagian atas.
"Hey, Hentikanlah! Perlakuan ini sungguh sudah melampaui batas!" Ucap Mike melotot tajam.
"Sekalipun Aku tidak peduli tentang sebuah batasan! Karena batas kesabaranku menantimu sudah sangat terbatas Alan!" Jawab Jessi sembari hendak melepaskannya secara perlahan.
Mike dalam posisi yang kacau dan sangat sulit. Karena apapun itu Mike adalah lelaki yang normal yang mana sangatlah susah dan sulit untuk bisa menahan hasrat ketika disuguhkan oleh surga dunia tepat dihadapannya.
__ADS_1
Namun pikiran ia masih cukup jernih dalam berpikir karena ia menyadari posisi ia masih berada didalam lingkungan sekolah dan jua ia tidak mengenali gadis yang sedang gila dihadapannya itu. Alhasil Mike langsung hendak pergi dari hadapan Jessi.
Akan tetapi, sebelum Mike melangkah lebih jauh, tangan ia langsung di raih oleh Jessi ketika ia baru melangkah beberapa langkah.
seet!
"Tunggu! Mau kemana kau Alan!" Ucap Jessi nampak marah.
"Tolong lepaskan, dan hentikanlah semua ini, biarkanlah aku pergi. Tidak sadarkah engkau posisi kita sedang berada didalam lingkungan sekolah hah?" Jawab Mike.
"Aku tidak peduli kita sedang berada dimana! Yang kupedulikan hanya kau! Akan Tetapi, Kenapa engkau selalu membuatku begini Alan! Kenapa engkau tidak menginginkanku apa kurangnya aku di matamu Alan. Katakanlah! Apa kurangnya aku selama ini, Alan!" Jessi mengulang-ulang kalimat yang dia ucapkan sembari meneteskan air mata.
"Hey gadis, coba dengarkanlah, Bukankah kita bisa bicarakan masalah ini nanti secara baik-baik? dan tidak dengarkah engkau yang sudah aku jelaskan tadi bahwa aku sungguh tidak mengingat tentang semua ini. Namun, jika kau menginginkan hal yang lebih, tolong hentikanlah! Jangan menghancurkan masa depan kita didalam kegilaan ini, janganlah kau mendesaku untuk tenggelam dalam kegilaan ini bersamamu," Jawab Mike sembari melepaskan tangan Jessi yang masih memegang tangannya.
Sontak membuat Jessi langsung menangis histeris ketika Mike mengucapkan kalimat demikian.
Kemudian Mike langsung berjalan keluar dari ruangan itu meninggalkan Jessi seorang diri didalam ruangan tersebut.
"Bedebah kau Alan! Dasar Lelaki brengs*k! Lelaki Munafik kau Alan! Sungguh kau lelaki Munafik Alan!" Teriak Jessi mengulang-ulang kalimat tersebut seorang diri ketika Mike sudah berjalan pergi keluar. Karena rencana dia gagal untuk bisa menenggelamkan Mike yang dia kira Alan dalam bujuk rayunya.
Jessi memang wanita yang memiliki paras cantik dan bertubuh seksi, dia memang wanita terpopuler didalam sekolahan tersebut. Bahkan banyak lelaki yang menyukainya termasuk Naldo. Namun, Jessi hanya menyukai Alan walaupun sudah terdapat banyak lelaki yang sudah menjadi kekasihnya termasuk Naldo yang statusnya kini menjadi kekasihnya, tetapi hatinya sulit berpaling dari Alan.
Akan tetapi, meskipun hatinya mencintai Alan, Jessi tidak pernah bisa mendapatkan hati Alan walaupun sudah berbagai macam cara telah dia lakukan hingga dia nekat melakukan yang baru saja dia lakukan didalam ruangan tersebut.
__ADS_1
Jessi beranggapan bahwa paras cantik nan tubuh yang seksi adalah modal utama untuk bisa menaklukkan semua lelaki yang ada di dunia ini. Namun, dia tidak pernah berpikir bahwa tidak semua lelaki memandang wanita hanya dari tampilan fisiknya saja. Termasuk seperti Alan.
Karena hanya Alan lah yang tidak tertarik dengan penampilan paras Jessi diantara semua lelaki yang mengejar dia. Namun entah apa yang membuat Alan tidak tertarik dengan Jessi karena sikap Alan sangat misterius dan sangat susah untuk ditebak. Bahkan diketahui bahwa Alan tidak pernah memiliki seorang kekasih hingga saat ini.
Menjadikan Jessi terus mencoba berusaha untuk bisa mendapatkan hatinya walau kini dia sendiri sudah memiliki hubungan asmara dengan Naldo.
***
Mike berjalan keluar dari ruangan kosong tersebut nampak tergesa-gesa, detak jantungnya berdegup kencang. Karena hal ini adalah untuk pertama kalinya ia menyentuh tubuh seorang wanita dan merasakan nikmatnya sebuah kecupan bibir dari seorang wanita.
Karena, walau hidup ia sering keluyuran malam dan sering pergi kedalam club' malam, serta pergaulannya yang terbilang cukup bebas, Namun sekalipun ia tidak pernah bermain dengan seorang wanita, ia tidak begitu mempedulikan akan hal tersebut dan bisa dibilang ia sama seperti Alan, kurang peka terhadap wanita.
Ia lebih suka dalam hal pertemanan dan mengutamakan sebuah pertemanan daripada memikirkan punya kekasih. Ia berteman tidak pernah pilah-pilih baik itu dengan pria maupun dengan wanita ia anggap semuanya sama rata.
Itulah salah satu sebab yang membuat hatinya tidak peka' bahwa teman wanita terdekatnya sudah menyukainya dari sejak lama yaitu Ananta.
**
Mike berjalan cepat setengah berlari buru-buru mencari letak toilet, karena hari ini adalah hari pertama ia masuk didalam sekolahan tersebut, maka tidak heran jika ia masih belum mengetahui dimanakah letak posisi toilet berada.
Mike masih terus melangkah sesuai langkah kakinya hendak melangkahkan kemana walau ia sebenarnya mencari letak toilet namun langkahnya mengarah ke arah yang tidak terdapat toilet.
Ia enggan bertanya kepada siswa maupun siswi yang ada di sekitar sana pada saat ia sedang berjalan, karena pikirannya sedang sedikit kacau. Ia berjalan sembari membenahi kerah bajunya yang sedikit terbuka karena ulah Jessi.
__ADS_1
Hingga ia tidak terlalu memperhatikan langkahnya dan memperhatikan suasana disekitar maupun yang ada didepannya sehingga ia tidak sengaja bertabrakan dengan seseorang yang sedang berjalan berlawanan arah darinya.
Brak!