Tamu Hati Tak Diundang

Tamu Hati Tak Diundang
BAB 77


__ADS_3

"Kamu yakin ini tempatnya?" tanya Diko sambil membelokkan stir ke halaman hotel tempat reuni SMA Riana akan berlangsung.


"Iya Mas, ini liat aja nih di undangannya tulisannya memang City Garden Hotel" jawab Riana sambil memperlihatkan undangan digital yang dikirim oleh Geo padanya.


Diko langsung menuju basement dan memarkirkan mobilnya. Kemudian keduanya keluar dan menuju venue acara.


Acara reuni yang bertema garden party itu diadakan di sebuah taman yang khusus disewakan hotel tersebut untuk acara-acara bernuansa intimate dan tidak terlalu formal.


Untungnya sudah ada rambu-rambu yang terpasang di beberapa tempat sebagai petunjuk dimana acara tersebut berlangsung, sehingga tak terlalu sulit bagi Riana dan Diko menemukan venue acara yang ternyata ada di lantai 8.


Begitu keluar dari lift langsung terlihat taman yang dimaksud. Sebuah taman yang lumayan besar, yang sudah didekorasi sedemikian rupa agar suasana semakin meriah. Tampak juga beberapa prasmanan yang yang sudah tersedia dan dijaga oleh beberapa petugas hotel untuk melayani para tamu.


Riana langsung melangkah keluar lift dan menggandeng tangan Diko untuk menghargai suaminya dan memberi simbol bahwa ia sudah memiliki pendamping. Maklumlah, ajang reuni seperti ini memang salah satu wadah untuk para alumni yang masih single untuk mencari jodoh.


Diko pun merasa senang karena Riana tak sungkan menunjukkan bahwa ia telah memiliki pendamping.


Sepertinya sudah lumayan ramai teman-teman Riana yang hadir saat itu. Begitu keduanya masuk terlihat beberapa orang yang melambaikan tangan pada Riana.


Kemudian terlihat seorang lelaki menghampiri Riana dan menyapanya.

__ADS_1


"Hai Ri, apa kabar?" tanyanya ramah.


"Baik Rey, kamu gimana kabarnya? Udah lama ya ga ketemu, terakhir kita papasan di Mall sekitar setahun lalu kan?" tanya Riana pada teman sekelasnya yang bernama Reyhan tersebut


"Aku juga baik, iya bener udah lama ya" ucapnya sambil melirik ke arah Diko.


"Oh iya Rey, kenalin ini suami aku" ucap Riana mengenalkan Diko.


"Diko" ucap Diko sambil mengulurkan tangan pada Reyhan yang juga membalas memperkenalkan namanya.


"Oh iya, istri kamu ga ikut?" tanya Riana karena terakhir bertemu ia melihat Reyhan dengan seorang wanita yang tengah hamil.


"Oohh, aku kirain ikut" jawab Riana sambil tersenyum.


"Yaudah Rey, aku nyamperin yang lain dulu ya" lanjut Riana pamit dan berniat untuk menemui temannya yang lain yang sejak tadi sudah melambaikan tangan padanya.


Riana dan Diko kemudian pergi ke arah seorang wanita yang sedang memegang sebuah piring kecil berisikan cake. Wanita itu langsung kegirangan melihat kehadiran Riana yang sedang mendekat padanya.


"Rianaaaa" teriaknya sambil meletakkan piring cakenya ke atas meja.

__ADS_1


Keduanya langsung menghambur dan memeluk satu sama lain.


"Ya ampuuun, aku kangen banget tau Ri. Sejak lulus kita cuma sekali ketemu doang" ucap wanita itu sambil meremas lengan Riana gemas.


"Iyaa, aku juga kangen banget. Kamu sih pindahnya jauh banget, kalau mau ketemu mesti pake pesawat dulu" ucap Riana kemudian mereka tertawa.


"Mas, kenalin ini Windy, temen sebangku aku dulu pas kelas 3, dia sekarang tinggal di Australia jadi jarang banget aku bisa ketemu dia" ujar Riana pada Diko.


Windy langsung berjabat tangan dengan Diko sembari berkenalan.


"Scott" panggil Windy pada seorang pria berkulit putih berperawakan tinggi dengan rambut sedikit pirang khas bule.


"This is Riana and his husband, Diko. Riana was my classmate" ucap Windy pada lelaki itu yang ternyata adalah suaminya yang seorang warga negara Australia.


Lelaki yang ternyata bernama Scott itu langsung menjabat tangan Riana dan Diko bergantian.


Riana makin asyik berbagi cerita dan bernostalgia dengan Windy. Begitu pula Scott dan Diko yang terlihat sudah semakin akrab mengobrol sambil menunggu istri mereka puas bercerita.


Di tengah obrolan serunya dengan Windy, Riana tiba-tiba notice dengan pemandangan yang membuatnya tercengang.

__ADS_1


'Dira?' ucapnya dalam hati sambil melihat seseorang yang mirip dengan sepupunya sedang bermesraan dengan Reyhan seperti orang yang sedang dimabuk asmara tak memperdulikan sekitarnya.


__ADS_2