
Mampir juga di karya Author berjudul " ISTRIKU BERBEDA"
Penggalan Cerita:
"Silahkan, Tante, Bang Byan! Dicicipi! Gimana rasanya?"
"Enak kok, Nath. Bahkan sangat enak! Benarkan, Bu?" jawab Byan.
"Iya, Nak. Ini enak banget!" jawab Ibunya Byan.
"Wah, terimakasih banyak atas pujiannya. Aku senang kalau Tante dan Bang Byan suka!"
"Iya. Tapi, beneran, ini enak banget," puji Ningsih lagi.
"Alhamdulillah,"
"Apa Kau tidak mengundang Michie dan keluarganya, Nath?" tanya Byan tiba-tiba. Nathan mengulas senyum.
"Aku sudah berusaha, Bang. Ponsel Michie tidak aktif beberapa hari ini. Aku tidak tahu. Apakah memang dia sudah tidak mau menghubungiku lagi!" ujarnya.
"Michie? Michie anaknya Umi Kalsum, Byan?"
"Iya, Bu," sahut Byan.
"Tante kenal?" tanya Nathan.
"Tentu saja Tante kenal baik," jawabnya, "Kami kan tetangga!"
"Nathan ini suaminya Elle, Bu,"
"A-pa? Jadi kamu suaminya, Elle?"
"Iya, Tante," jawab Nathan tergelak.
"Oalah, dunia sempit sekali ya! Tidak menyangka bertemu suaminya Michie disini! Seorang pemilik Cafe lagi!" senang Ningsih.
"Tapi kami akan segera bercerai, Tan!" lirih Nathan sedih.
"A-pa? Bercerai?" Tante Ningsih terkekeh, "Kenapa harus bercerai? Sebentar lagi kalian kan akan punya anak? Apa ya nggak kasihan sama anak kalian?"
"Nathan belum punya anak, Tan," jawab Nathan tersenyum.
"Memangnya kamu nggak dikasih tahu, kalau Michie itu sedang hamil?"
"Apa Tante bilang?"
"Iya, Nak. Michie sedang mengandung!" ucap Ningsih penuh penekanan.
"Ibu jangan bohong!" ujar Byan.
"Ibu nggak bohong Byan. Uminya sendiri yang cerita sama Ibu. Sebentar lagi, dia akan punya cucu dari Michie. Saking bahagianya, dia bagi-bagi sedekah sama anak-anak yatim!"
"Kenapa Michie nggak memberitahu kabar penting ini. Aku kan suaminya?" gumam Nathan.
"Jangan Su'udzon dulu, Nath. Michie itu wanita yang baik. Pasti ada sesuatu yang membuatnya tidak bisa mengatakannya kepadamu!"
"Mungkin, Bang. Aku harus menyusulnya ke sana!" senang Nathan. "Terimakasih banyak ya, Tan. Jika Tante tidak memberitahukan kabar ini, mungkin sampai kapanpun Nathan tidak tahu!"
__ADS_1
"Iya, Nak,"
"Itu berarti, Elle masih istrimu, Nath!" ucap Byan, "Kamu nggak bisa menceraikan istrimu dalam keadaan hamil!" tutur Byan.
"Iya, Bang. Aku sangat bahagia. Allah mendengarkan doaku!"
Sepulangnya Bang Byan dan keluarganya, Nathan menyuruh karyawan untuk menutup cafe. Karena belum jam 9, semua makanan di cafe ludes tanpa sisa.
Untuk memberikan suntikan semangat kepada para karyawan, Nathan membagikan bonus karena sudah bekerja dengan sangat baik. Rasa lelah terbayarkan, berubah menjadi senyuman yang menggembirakan.
Selesai membersihkan dan membereskan semuanya, para karyawan pamit. Tinggal Nathan dan keluarganya yang masih ada di Cafe. Mba Retno merasa heran, adiknya terlihat sangat bahagia dan senyum-senyum sendiri.
"Kenapa tuh, Nathan?" tunjuk Mba Retno kepada Ibu.
"Iya, Adikmu senyum-senyum sendiri!"
"Ada apa, Bu?" tanya Ayah yang baru keluar dari kamar mandi.
"Itu lho, Yah. Nathan tersenyum sendiri!"
"Ayo kita pulang, Ah! Mau Isya juga!"
"Iya, Yah! Ayo Retno kita pulang!"
"Iya, Bu!"
"Nathan!" panggil Ayah, "Ayo pulang! Kamu mau tinggal disini!"
"Enggak lah, Yah!" ucapnya, "Memang sudah siap mau pulang?"
"Iya, Sudah. Ayo kita pulang!"
Setelah semuanya terkunci. Nathan mulai melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang. Mba Retno masih nampak memperhatikan adiknya.
"Oya, Mba lihat sedari tadi kamu senyum-senyum sendiri! Apa ada hal yang lucu?" tanya Mba Retno. Nathan menoleh ke arah Kakaknya, kemudian dia tersenyum lebar. Membuat Ayah dan Ibu bingung. Terutama Mba Retno, dia semakin ingin tahu.
"Ini bukan hal yang lucu. Tapi suatu hal yang menggembirakan!" ujarnya.
"Apa sih?" tanya Ibu.
"Aku akan segera menjadi Ayah, Bu!" jawab Nathan bahagia.
"Maksud kamu?"
"Salah satu temanku bernama Byan, orang yang berjasa membantu perencanaan Cafe ini tadi datang. Kalian tahu siapa dia?" mereka serempak menggelengkan kepalanya.
"Dia itu adalah sahabat kecil Michie,"
"Lalu apa istimewanya?" tanya Mba Retno.
"Kebetulan dia datang bersama ibunya. Kami berkenalan. Dan akhirnya dia tahu kalau aku adalah suami Michelle," senangnya, "Kalian tahu hal apa yang paling menggembirakan dalam hidup Nathan?"
"Apa?"
"Ibunya Bang Byan mengatakan bahwa Michelle sedang mengandung, Yah, Bu!"
"A-pa?" kaget mereka semua.
__ADS_1
"Kalian tidak percaya kan?" tanya Nathan, "Awalnya Nathan juga tidak percaya! Kemudian Tante Ningsih menyakinkan Nathan bahwa Michelle memang sedang mengandung, karena Umi Kulsum sendiri yang mengatakan kepada Tante Ningsih. Dan itu berarti aku akan segera menjadi ayah!" senangnya.
"Alhamdulillah, Ya Allah!" senang Ayah.
"Iya, Yah. Ini adalah anugerah terbesar yang Allah berikan kepada Nathan. Allah mengabulkan doa-doa Nathan, Yah!"
"Iya, Nak. Ini adalah buah dari kesabaran mu selama ini!"
"Iya, Yah!"
"Nathan, Kamu harus menyusul istrimu!" suruh Mba Retno.
"Iya, tentu. Aku akan menyusulnya!"
"Mba akan mendukung kamu!"
"Ibu juga akan mendukung kamu!"
"Ayah juga, Nak! Ayo kita ke sana! Ayah akan ikut denganmu!"
"Iya, Yah!"
Tidak terasa mobil mereka sampai di depan halaman rumah. Mereka semua turun dari mobil, dan kembali ke kamar mereka masing-masing. Hari yang sangat melelahkan bagi mereka. Namun sangat berarti dan berkesan.
Untunglah tadi sore, Nathan sempat mandi di Cafe. Jadi, dia tidak perlu mandi lagi. Dia hanya perlu mengambil air wudhu untuk melaksanakan sholat isya.
Selesai sholat, tidak lupa dia berdoa. Bersyukur kepada Sang Maha Pencipta atas nikmat, Rahmat dan Anugerah yang Allah berikan. Sebentar lagi dia akan menjadi seorang ayah. Dia akhirnya akan dipanggil dengan sebutan ayah.
Nathan merebahkan tubuhnya di tempat tidur. Badannya terlalu capek, bekerja seharian di Cafe. Namun dia bersyukur, acaranya berjalan dengan sukses dan lancar.
Niat hati ingin menelfon istri tercinta, akhirnya dia urungkan. Matanya tidak bisa diajak kompromi. Nathan sangat mengantuk dan ingin cepat-cepat beristirahat. Dia pun terlelap dalam tidurnya. Dengan mendengarkan alunan ayat-ayat Al Qur'an di HP nya.
To be continued ...
Mana dukungannya??????Ayo dukung dengan Like, tinggalkan komentar, bunga dan Kopi....
Besok hari Senen, Ayo kasih Vote karya ini..........Caranya sangat gampang!!!!!

Tinggal klik yang ada tulisan vote. Lalu vote deh karya Author ini!!!!! 🥰🥰🥰🥰
Jangan lupa mampir juga karya Author yang sudah tamat!!!
Judul: Om I Love You
Blurb:
Zevanya Putri Sabila adalah sosok gadis yang sangat cantik, periang dan juga dikenal tomboi. Dia memiliki kekasih bernama Yuda Nalendra, seorang pemuda tampan, idola di kampusnya. Mereka dipaksa menikah muda karena sebuah kesalahpahaman.
Namun disaat acara pernikahan akan segera berlangsung, Yuda meninggalkan pernikahannya. Terpaksa Omnya yang bernama Alan Putra Xaquille, yang harus menggantikan Yuda, sebagai pengantin prianya.
Bagaimana perjalanan rumah tangga suami istri ini dengan usia yang terpaut jauh? Apakah mereka bisa menjadi pasangan yang harmonis dan bahagia atau justru sebaliknya?? baca dan ikuti ceritanya...
Hey kakak-kakak yang cantik dan ganteng minta dukungannya buat novel aku ini, biar masuk ranking Favorit dan like... Semoga kebaikan kakak semuanya mendapat balasan yang lebih baik...
Happy reading...🥰💕💕💕💕
__ADS_1