Healer Dari Dimensi Lain

Healer Dari Dimensi Lain
Perintah untuk Egran


__ADS_3

Pada saat bersamaan di kekaisaran Dorton, Thales baru saja menerima kabar bahwasanya Leyna dikurung di penjara bawah tanah karena ulah Andressa. Tidak bisa dipercaya rekan yang dipercayai Thales malah berakhir di balik jeruji besi.


“Jadi, kalian bilang kalau ibu suri Emilian dijebak oleh gadis bernama Andressa itu? Bagaimana hal itu bisa terjadi?”


Thales tampak marah besar. Namun, dia menahan amarahnya sampai laporan dari bawahannya selesai dikatakan kepadanya.


“Sebenarnya saat ibu suri menyekap gadis itu, beliau masuk ke dalam perangkap yang ternyata dipersiapkannya untuk mengambil informasi dari ibu suri. Tampaknya dia sudah tahu kalau ibu suri bersekutu dengan Anda, Yang Mulia. Apa yang sebaiknya kita lakukan sekarang?”


Thales berdecak kesal. Gelas yang dia pegang melayang ke permukaan dinding dan membuat pecahan beling berhamburan ke mana-mana. Para pelayan dan kesatria hanya diam tertunduk takut. Thales sangat mengerikan apabila sedang marah seperti ini.


“Dasar wanita bodoh! Dia mengacaukan seluruh rencanaku! Padahal sedikit lagi … sedikit lagi sampai aku berhasil menguasai seluruh daratan wilayah kekaisaran di dunia ini. Dari dulu aku paling sulit merampas wilayah kekuasaan kekaisaran Emilian.”

__ADS_1


Aura kemarahan Thales menggebu-gebu keluar dari dada. Kini ia pun kebingungan harus melakukan apa lagi agar rencananya bisa berjalan sesuai bayangannya.


Kemudian Thales beranjak dari tempat tidur. Dia mengambil alat komunikasi sihirnya lalu menghubungi Egran. Hanya pria itu satu-satunya bawahan terkuat yang tersisa yang dapat dia andalkan untuk membantunya menghancurkan kekuasaan Lorcan.


“Halo, Yang Mulia! Tumben sekali Anda menghubungi saya.” Terdengar suara cerita Egran menyapa Thales.


“Ada di mana kau saat ini? Apa kau sudah menyusupkan obat temuan terbarumu ke wilayah Emilian?” tanya Thales.


Thales tertawa kencang. Di sela berita buruk yang dia terima, kini ia mendapatkan kabar baik dari Egran.


“Kerja bagus! Aku mau kau melakukan sesuatu untukku. Apa kau bisa menyanggupinya?”

__ADS_1


“Apa yang harus saya lakukan, Yang Mulia?”


“Kau sudah mendengar kabar kalau ibu suri Emilian dikurung di penjara? Dia dijebak oleh gadis jal*ng bernama Andressa itu. Mengapa gadis itu selalu menggangguku? Aku tidak paham sama sekali. Sekarang aku memintamu untuk membebaskan Leyna dari penjara istana. Bawa dia kemari dalam keadaan hidup. Aku akan menghabisi nyawanya menggunakan tanganku sendiri sebelum dia membeberkan lebih banyak informasi kepada pihak istana Emilian,” titah Thales.


Kemudian Egran menjawab, “Itu bukan hal yang sulit bagi saya, tetapi mengapa Anda tidak menyuruh saya langsung membunuhnya saja? Saya pikir jika semakin lama dia dibiarkan hidup, maka semakin tinggi kemungkinan kalau saat ini dia tengah diinterogasi habis-habisan. Asal Anda tahu, kaisar Emilian saat ini sangat tegas. Mungkin sekarang penjara dijaga oleh puluhan kesatria.”


Thales terdiam sepersekian detik. Tidak ada salahnya bila dia mengikuti bagaimana saran Egran demi menjaga informasi yang tersimpan pada Leyna.


“Ya sudah kalau begitu. Lakukan sesuka hatimu saja, aku hanya akan menerima hasil tentang kematian wanita kurang ajar itu. Tolong berhati-hatilah, kita masih belum tahu seberapa kuat dan cerdas Andressa sampai ia bisa berhasil mengacak-acak rencana kita.”


“Baiklah. Anda hanya perlu menunggu saya menghubungi Anda kembali.”

__ADS_1


__ADS_2