Healer Dari Dimensi Lain

Healer Dari Dimensi Lain
Putri Duke yang Hilang


__ADS_3

Sepasang netra Sirius melebar. Sekelebat adegan masa lalu berputar di kepalanya. Sebuah ingatan yang tidak ingin dia ingat lagi, tetapi ia tak bisa melupakannya begitu saja.


'Dia di panti asuhan sejak berusia lima tahun? Terlebih lagi namanya juga Andressa. Apabila aku hubungkan, maka mungkin saja gadis tabib itu adalah putri dari paman dan bibi. Tampaknya aku harus segera melakukan sesuatu untuk memastikan lebih lanjut,' batin Sirius.


Kemudian Sirius meminta data-data Andressa kepada Lorcan. Tidak ada alasan bagi Lorcan untuk menolak sebab Sirius sama sekali tidak terlihat membahayakan Andressa.


"Bagaimana? Apakah Andressa sungguh orang yang Anda cari? Saya tidak memungkiri Andressa merupakan keturunan seseorang dari luar kekaisaran," ujar Lorcan.


"Sebenarnya dulu terjadi pemberontakan besar di Zervian. Semua ini berawal dari pengkhianatan salah seorang orang kepercayaan orang tua saya. Lalu dari pemberontakan itu, putri paman dan bibi saya hilang diculik oleh pihak musuh. Kala penculikan usianya lima tahun. Nama gadis itu adalah Andressa."


Lorcan terdiam sepersekian detik. Walaupun dia sudah pernah mendengar desas-desus konflik di kekaisaran Zervian, sangat mengejutkan bila ia mendengar langsung dari mulut yang bersangkutan.


"Paman dan bibi? Apakah mungkin maksud Anda Duke dan Duchess Valentine?"

__ADS_1


"Ya, benar."


Kali ini Lorcan sungguh terkejut. Meskipun kekaisaran Zervian tertutup, tetapi dahulu Duke Valentine pernah sekali berinteraksi dengan kaisar Emilian terdahulu sebab dia pernah menyelamatkan ayah Lorcan dari ancaman pembunuhan.


Hal itu diketahui Lorcan dari ayahnya langsung. Dan Duke Valentine memperkenalkan dirinya sebagai saudara kaisar Zervian.


"Jadi, seperti itu rupanya."


"Tampaknya Anda tahu tentang Duke dan Duchess Valentine. Wajar saja karena dahulu paman sering ditugaskan ke luar kekaisaran. Oleh karena itulah, bisakah Anda mengatur pertemuan saya dengan Andressa kembali? Saya ingin memastikan sekali lagi apa dia benar-benar anak Duke Valentine yang selama ini menghilang," ucap Sirius.


Senyum kelegaan merekah di bibir Sirius. Dia lega setelah sekian lama akhirnya bisa menemukan titik terang tentang keberadaan gadis yang bersusah payah ia cari.


"Terima kasih. Saya benar-benar berutang budi kepada Anda."

__ADS_1


"Tidak perlu dipikirkan. Selagi Anda tidak menyakiti Andressa, saya akan membantu Anda."


Sirius menyorotkan sudut mata tajam kepada Lorcan.


"Apa Anda sungguh sudah bertunangan dengan Andressa?" Pertanyaan tersebut mendadak terlontar dari mulut Sirius.


"Ya, kami sungguh bertunangan."


Sirius meneguk kembali tehnya.


"Benarkah? Apabila Andressa terbukti putri paman dan bibiku yang hilang, maka pertunangan Anda berdua bisa dibatalkan. Bagaimana pun pertunangan atau pernikahan membutuhkan persetujuan dari kekaisaran Zervian. Ditambah rakyat Zervian tidak pernah menikah dengan seseorang di luar Zervian. Saya harap Anda mengerti itu."


Seolah-olah Sirius tengah memberikan tekanan kepada Lorcan. Pria itu tampak keberatan atas hubungan pernikahan dengan pihak luar kekaisaran.

__ADS_1


Lorcan terlihat jengkel. Entah mengapa hatinya terasa panas. Padahal sudah jelas pertunangannya dengan Andressa merupakan sebuah kepura-puraan. Perasaan semakin tidak karuan akhir-akhir ini. Entah mengapa, perasaannya terhadap Andressa perlahan mulai berbeda.


"Tenang saja, saya paham itu. Anda tidak perlu menekankan kepada saya. Jika Andressa terbukti sebagai putri kandung Duke Valentine yang menghilang, maka saya akan mengurus pertunangan kembali dari awal," kata Lorcan bernada bicara kesal.


__ADS_2