ISTRIKU TERSAYANG

ISTRIKU TERSAYANG
EPISODE 101


__ADS_3

“Ya udahlah mendingan kita kembali ke kelas aja yuk!”ajak Bella ikut menimpali pembicaraan.


“Iya yang dikatakan oleh Bella benar juga,ya udah ayo!”ucap Sherly setuju dengan usulan Citra.


“Ya udah ayo!,aku juga lama-lama kesel kalau mereka terus ngomongin kita”ucap Citra dengan nada menggerutu.


Setelah itu,Sherly,Citra,dan Bella pun berjalan melewati para mahasiswa dan mahasiswi lainnya.


Tapi tiba-tiba langkah mereka terhenti oleh bisikan salah satu mahasiswa yang lumayan terdengar jelas oleh Sherly dan kedua sahabatnya.


“Heh bukannya kita sudah diperingati oleh seseorang,katanya kita nggak boleh menyinggung Sherly apalagi ngomongin Sherly dan teman-temannya seperti ini”ucap seorang mahasiswi cantik yang lumayan dekat dengan tempat Sherly berdiri.


Meskipun mahasiswi cantik itu telah berusaha untuk berkata pelan,tapi tetap saja suaranya terdengar jelas,karena Sherly lumayan berjarak dekat dengan mereka.


“Iya tapi kan kita bukan ngomongin Sherly sama teman-temannya,karena kita itu cuman lagi ngomongin Risma”bela salah satu teman si mahasiswi cantik yang duduk tepat di samping si mahasiswi cantik.


“Tapi kan tetap aja mereka juga seperti merasa tak nyaman saat mahasiswa dan mahasiswi lain bicarain mereka,untung saja Sherly dan kedu teman-temannya sudah pergi”ucap si mahasiswi cantik itu lagi.


Si mahasiswi cantik itu berfikir jika Sherly dan kedua sahabatnya sudah pergi,karena ia duduk dengan posisi membelakangi pintu keluar kantin,jadi ia tak tahu jika Sherly dan sahabat-sahabatnya belum benar-benar keluar.


Begitu pun teman yang tadi ikut menimpali ucapanan si siswi cantik,ia juga duduk di samping Sherly jadi ia juga tak tahu jika Sherly belum keluar.


“Heh kalian ini,Sherly dan kedua temannya belum keluar tahu”ucap mahasiswi yang lainnya,ia duduk di meja yang sama dengan si mahasiswi cantik itu,tapi ia tahu karena ia duduk menghadap langsung kearah mahasiswi cantik itu.


“Masa sih”ucap kedua mahasiswi itu kompak.


Setelah itu mereka pun langsung melihat ke arah Sherly dan sahabatnya,kedua mahasiswi itu langsung bungkam tak berani bicara lagi saat ia tahu Sherly dan kedua sahabatnya belum pergi.


Sementara Sherly dan kedua sahabatnya yang sadar jika yang sedang mereka dengar pembicaraannya telah sadar akan kehadirannya itu.


Mereka bertiga pun langsung benar-benar keluar dari kantin.


“Tapi siapa ya orang yang menjadi pelindung Sherly dari belakang itu,katanya dia itu merupakan orang hebat”ucap si mahasiswi cantik lagi,ia berkata setelah Sherly dan kedua sahabatnya pergi,mungkin karena ia masih penasaran jadi ia mengungkapkan keinginan tahuannya itu.


“Sudah deh kamu jangan ngomongin itu lagi,kamu nggak lihat mahasiswa dan mahasiswi yang tadi ngomongin Sherly langsung bungkam saat sadar bisikan mereka terdengar oleh Sherly”peringat temannya mahasiswi cantik itu lagi.

__ADS_1


“Ya sudah benar juga apa yang kamu katakan”jawab mahasiswi cantik itu,setelah itu ia pun bungkam tidak berani bicara.


Sementara itu.


Saat ini Sherly dan kedua sahabatnya sedang berjalan sambil menyelami pikiran mereka masing-masing.


“Kalian dengarkan apa yang para mahasiswi tadi katakan?”tanya Citra memulai pembicaraan.


“Iya tadi mereka dengar Sherly punya orang yang akan melindunginya dari belakang,tapi apa mereka tahu kalau orang itu adalah tuan Alex”ucap Bella ikut menimpali,ia sepertinya dapat menebak kalau orang yang berani mengancam mahasiswa dan mahasiswi lainnya adalah orang suruhan Alex.


“Sepertinya tidak,tapi ya sudahlah jangan bahas itu lagi”ucap Sherly ikut menimpali juga.


“Oh iya kita ada rencana kalau kita akan kumpul-kumpul di tempat kita sering kumpul dulu,kamu bisa kan Sherly meluangkan waktu untuk kumpul-kumpul bareng kita lagi?”tanya Citra,saat ingat tentang rencananya untuk mengajak Sherly kumpul bareng.


“Kalau itu sih aku harus izin dulu,kamu tahu kan kalau aku tidak bisa sebebas dulu lagi?”ucap Sherly mengungkap kesulitannya


“Ya sudah kamu langsung telepon aja,dan katakan jika kamu ingin kumpul-kumpul bareng sama kita,pasti tuan Alex izinkan”usul citra.


Sherly yang mendengar itu,ia pun langsung mengangguk setuju


Setelah itu,Sherly pun mengambil handphone miliknya,dan ia pun mulai menelepon Alex.


“Iya hallo”jawab Alex yang langsung memulai pembicaraan melalui telepon.


“Ehmm apa aku ganggu?”tanya Sherly berbasa-basi.


Sherly merasa sedikit gugup,ia sedikit tak yakin jika Alex akan mengizinkan ia keluar lagi bersama teman-temannya itu.


“Nggak,memang kenapa?”jawab Alex berbohong.


Mana mungkin Alex mengatakan jika Sherly mengganggu nya,karena Alex saat ini memiliki banyak sekali dokumen yang harus ia tanda tangani.


“Sebenarnya aku hanya ingin bilang kalau aku ingin izin untuk pergi bersama kedua sahabatku,tapi jika kamu nggak izinkan juga nggak apa-apa”ucap Sherly dengan sedikit pelan.


Alex yang mendengar ucapan Sherly itu,ia hanya diam untuk beberapa saat,ia sedang berfikir untuk mengizinkan Sherly keluar atau tidak

__ADS_1


Sebenarnya Alex ingin melarang Sherly keluar,tapi ia takut jika Sherly akan merasa terkekang.


“Ya sudah aku izinkan”ucap Alex mengizinkan Sherly untuk pergi bersama teman-teman nya.


“Beneran?”tanya Sherly memastikan.


“Iya,untuk saat ini aku izinkan kamu pergi tapi mungkin jika lain kali teman-teman kamu mengajak kamu pergi tidak bisa aku izinkan lagi”ucap Alex menjelaskan keinginannya itu.


“Baik,akan aku katakan sama teman-teman aku atas pembicaraan kita ini”jawab Sherly dengan sedikit semangat.


“Ya sudah aku matikan teleponnya dulu”lanjut Sherly.


“Iya”jawab Alex singkat.


Setelah itu,sambungan telepon pun terputus.


Sherly yang telah selesai menelepon itu,ia pun langsung menatap kearah kedua sahabatnya.


“Gimana diizininkan?”tanya Citra.


“Iya untuk saat ini Lexi izinin kita untuk pergi,tapi tidak untuk lain kali,jadi maaf ya mungkin kalau lain kali kalian ajak aku pergi,mungkin aku tidak akan bisa pergi dengan kalian”ucap Sherly menjelaskan.


“Nggak apa-apa sher,setidaknya saat ini kamu kan bisa pergi bersama kita”ucap Bella menimpali.


“Ya sudah yuk ayo kita masuk!”ajak Sherly.


Sherly dan kedua sahabatnya itu pun berjalan menuju ruangan mereka,tapi tiba-tiba langkahnya terhenti saat ia mendengar sebuah suara.


“Tunggu!”ucap sebuah suara itu yang berhasil memberhentikan langkah Sherly dan kedua sahabatnya itu.


Sontak saja Sherly dan kedua sahabatnya itu,mereka pun langsung berbalik dan menatap kearah siapa yang memanggil mereka.


Saat berbalik akhirnya mereka tahu siapa orang yang telah membuat langkah mereka terhenti,ternyata adalah Risma.


Sontak saja kedua sahabat Sherly langsung menunjukan tampang tak suka mereka kearah Risma.

__ADS_1


“Mau apa kamu kesini?,mau cari masalah lagi sama kita?,belum capek kah kalian cari-cari masalah sama kita lagi?”tanya Bella dengan wajah tak bersahabat.


“Iya apa kalian masih belum puas untuk adu mulut lagi sama kita?”tanya citra ikut menimpali.


__ADS_2