ISTRIKU TERSAYANG

ISTRIKU TERSAYANG
EPISODE 83


__ADS_3

”Apa kamu percaya dengan perubahan Amel secara tiba-tiba itu?”tanya Alex sambil menatap ke arah Sherly.


Sontak Sherly yang mendengar itu,ia pun langsung menelan buburnya itu.


“Ini minum dulu”ucap Alex sambil menyerahkan minuman kepada Sherly.


Sherly yang melihat itu,ia pun langsung menerima itu,dan meminumnya.


Setelah itu Sherly pun menaruh kembali gelas tersebut.


“Gimana ya?,sebenarnya aku juga merasa sedikit bingung,aku merasa sedikit curiga kepada Amel,tetapi di sisi lain aku tidak ingin memiliki musuh,maka aku berusaha untuk menepis rasa curiga itu karena jika kecurigaan ku salah bisa saja Amel akan benci kepada ku”ucap Sherly menjelaskan.


“Aku juga mengerti gimana posisi kamu saat ini,maka aku hanya bisa dukung keputusan kamu itu,tapi ingat pesan aku ini kamu harus selalu berhati-hati pada siapapun itu, contohnya Amel,mungkin kamu berusaha bersikap baik padanya karena kamu nggak ingin memiliki musuh,tapi bukan tidak mungkin jika dia akan mengaggap kamu musuhnya,dan saran aku sih kamu harus nya jangan terlalu percaya sama dia”ucap Alex panjang lebar.


Sebenarnya Alex ingin memberitahu Sherly tentang Amel,tapi ia masih belum memiliki bukti yang jelas,maka ia hanya bisa memperingati Sherly agar hati-hati,dan biarlah dirinya juga yang akan melindungi Sherly secara diam-diam,melalui orang-orang kepercayaannya.


“Iya kamu benar juga,aku memang harus berhati-hati kepada siapapun,lagipula yang di katakan kamu masuk akal,memang benar sih jika aku tidak ingin memiliki musuh,tapi belum tentu Amel menganggap aku temannya,bisa saja Amel justru menganggap aku musuhnya”ucap Sherly mengangguk mengerti.


Sekarang Sherly sadar,jika memang ia tidak bisa mempercayai Amel begitu saja,dan ia juga harus lebih waspada kepada siapapun itu,termasuk Amel.


“Oke sekarang kamu sudah mengerti kan maksud aku,maka sekarang mari kita lanjutkan acaranya”ucap Alex dengan nada semangat.


“Acara apa?"tanya Sherly tidak mengerti.


“Kamu ini mikirin apa sih sampai nggak ingat kalau kamu kan sedang makan,dan acara makan kamu sempat tertunda karena terpotong oleh obrolan kita tadi”ucap Alex menjelaskan.


Sherly yang mendengar itu,ia pun akhirnya paham,rupanya ia terlalu fokus memikirkan masalah Amel.


“Dasar kamu ini”lanjut Alex sambil menyentil jidat Sherly pelan.


“Aww”ucap Sherly pelan,saat ia merasa sedikit sakit saat Alex menyentilnya tadi.


“Makanya jangan terlalu mikirin orang lain,dan kamu harusnya hanya fokus pada kesembuhan kamu aja,ngerti?”ucap Alex sambil mengarahkan sendok yang berisi bubur itu ke arah Sherly.


“Tapi Lexi bukannya jika kita langsung menuduh Amel tanpa ada bukti itu nggak baik ya, bisa-bisa kalau dia benar-benar sudah menyadari kesalahannya gimana?,kita kan yang salah,karena kita sudah sudah menuduhnya tanpa bukti”ucap Sherly mengutarakan pendapatnya.


Setelah mengatakan itu,Sherly pun langsung membuka mulutnya,dan ia pun langsung memakan suapan Alex itu.

__ADS_1


‘Walaupun agak sedikit dingin buburnya tapi kenapa rasanya tetap enak ya,’.batin Sherly sambil mengunyah dan menelan makanannya itu.


“Iya kamu benar juga,kita memang tidak boleh menuduh orang tanpa bukti,tapi jika itu untuk berhati-hati nggak masalahkan?”jawab Alex.


Dan saat Sherly hendak membuka suara,tapi sebelum itu,tiba-tiba telepon Alex berbunyi.


Dan Alex yang mendengar itu,ia pun langsung menatap ke arah Sherly.


“Angkat aja dulu,barangkali itu penting”ucap Sherly yang tahu arti tatapan Alex itu.


“Oke aku angkat telepon ini sebentar ya”ucap Alex sambil mengusap rambut Sherly.


Setelah itu,Alex pun bangkit dari duduknya,ia berjalan sedikit menjauh dari tempat Sherly duduk.


Setelah cukup jauh Alex melangkah,ia pun langsung mengangkat sambungan teleponnya itu.


“Hallo”ucap Alex membuka pembicaraan,dan entah apa yang sedang mereka bicarakan,


hingga membuat wajah Alex terlihat serius saat berbicara di telepon dengan seseorang.


Sementara itu sherly yang sedang duduk dan berada cukup jauh dari Alex,ia hanya diam.


Sedangkan Alex yang telah selesai mengangkat telepon,ia pun langsung berjalan mendekati Sherly.


“Lili sepertinya aku masih ada urusan yang harus di urus”ucap Alex dengan wajah yang sedikit kecewa karena ia tidak bisa mengobrol berduaan bersama Sherly,padahal Alex belum puas mengobrol dengan Sherly.


“Oh ya sudah nggak apa-apa”jawab Sherly sambil tersenyum,ia berusaha menenangkan Alex dengan senyum nya itu.


Setelah itu Sherly pun hendak berdiri,tapi sebelum ia sempat berdiri, tiba-tiba suara Alex berhasil menghentikannya.


“Kamu duduk saja nggak usah berdiri”ucap Alex terdengar seperti nada perintah bagi Sherly.


Sherly yang mendengar itu,ia pun hanya bisa duduk dengan patuh.


Tiba-tiba Alex membungkukkan sedikit badannya,ia mendekatkan wajahnya ke arah wajah Sherly,Alex juga memegang pipi Sherly dengan lembut.


" Cup " Alex langsung mencium jidat Sherly dengan lembut.

__ADS_1


“Ingat Sherly kamu harus bisa jaga diri baik-baik,dan apapun keputusan kamu aku pasti akan berusaha untuk dukung kamu,jika pun kamu bertemu dengannya kamu bisa menguji dia,atau membuktikan bahwa dia itu orang baik atau jahat itu semua ada di tangan kamu,dan satu lagi mungkin aku akan lama keluarnya,karena harus mengerjakan urusan penting,dan kamu juga baik-baik di rumah ya”ucap Alex sambil tersenyum.


Setelah itu,Alex pun langsung berjalan pergi meninggalkan kamar tersebut.


Sedangkan Sherly yang di perlakukan seperti itu,ia hanya diam untuk beberapa saat,ia benar-benar tak tahu harus merespon seperti apa atas perilaku Alex tadi.


Setelah lama hanya diam,Sherly akhirnya tersadar.


“Tadi dia bilang apa?,kok aku nggak ingat”


ucap Sherly sambil menyentuh jidatnya itu.


“Sudahlah Sherly kamu harus terbiasa akan perlakuan alex,mungkin dengan begini kamu bisa merelakan diri kamu untuk Alex”ucap Sherly pada dirinya sendiri.


" Kruyuk ". Tiba-tiba perut Sherly minta untuk di isi kembali.


“Duh masih lapar lagi”ucap Sherly sambil memegang perutnya itu.


Sherly pun langsung menatap ke arah mangkuk bubur yang hanya tersisa satu sendok lagi.


“Yah tinggal sedikit lagi,ini mana bisa kenyang,sudahlah makan saja”ucap Sherly dengan nada sedikit menggerutu.


Setelah itu,Sherly pun langsung mengarahkan sendok yang berisi bubur itu ke mulutnya.


Dan saat bubur itu masuk ke dalam mulutnya, tiba-tiba Sherly langsung memuntahkan bubur itu.


“Bwueh,kok rasanya hambar sih”ucap Sherly dengan ekspresi yang sulit di gambarkan,


karena ia sedang merasakan bubur yang rasanya tawar tanpa tanpa garam.


Dan Tanpa menunggu lama Sherly pun langsung mengambil gelas yang berisi air minum,kemudian ia pun langsung meneguknya sampai habis.


“Aneh,tadi kan Lexi suapin aku menggunakan bubur ini,dan itu rasanya enak kok,tapi kenapa aku makan bubur ini dan rasa kok beda padahal kan ini bubur yang tadi Lexi suapin aku”ucap Sherly pada dirinya sendiri,dan ia hanya diam sambil terus saja menatap mangkuk bubur tadi.


****


Maaf jika ada salah kata.

__ADS_1


Dan mohon untuk dukungannya.


__ADS_2