ISTRIKU TERSAYANG

ISTRIKU TERSAYANG
EPISODE 69


__ADS_3

“Ehm...,aku sengaja datang ke sini,soalnya ada hal yang ingin aku bicarakan sama kamu”ungkap Sherly,sambil menggaruk tengkuk lehernya yang tidak gatal.


“Kamu kenapa?gatal ya?,kalau begitu kamu berbalik,biar aku olesin obat gatal di tengkuk leher kamu itu”ucap Alex sedikit khawatir,saat ia melihat Sherly mengusap tengkuk lehernya.


“He..he...,jangan! aku nggak apa-apa kok,aku ke sini cuman ingin Izin sama kamu”ucap Sherly menjeda sejenak ucapannya.


“Izin?,izin untuk apa?,emangnya kamu ingin ke mana?,kok sampai harus izin segala”tanya Alex secara beruntun.


“Sebenarnya aku ingin izin untuk kuliah,aku merasa sudah lama kalau aku nggak kuliah,dan aku sudah merasa kangen dengan suasana yang ada di tempat kuliah ku itu,bolehkan kalau aku kuliah lagi?”tanya Sherly dengan wajah yang terlihat memelas.


Alex yang melihat itu,ia pun hanya diam,Alex sebenarnya bukan bermaksud untuk mengurung Sherly,tapi ia hanya ingin agar Sherly tetap aman dalam lindungannya.


Tapi ia juga tidak ingin mengambil kebebasan Sherly,maka dari itu,dengan berat hati Alex pun mengangguk setuju.


“Beneran?,kamu nggak bohong kan?,awas aja kalau sampai kamu menarik kembali keputusan kamu itu”ungkap Sherly beruntun.


Wajah Sherly juga terlihat senang,saat ia melihat Alex setuju dan mengijinkan ia untuk kembali kuliah.


“Iya,Lili ku sayang,aku nggak akan menarik kembali keputusan ku itu”ucap Alex sambil mengusap rambut Sherly dengan sayang.


Sherly yang mendengar itu,ia hanya dapat memalingkan wajahnya,Sherly merasa sedikit malu saat Alex menyebut ia dengan sebutan 'Lili ku sayang'.


“Ya sudah kalau begitu aku pulang dulu”ucap Sherly berusaha mengalihkan topik.


Dan pada saat Sherly hendak bangkit dari duduknya itu,tapi sebelum itu,Alex menarik tangan Sherly,seakan menyuruh Sherly untuk duduk.


“Kenapa?”tanya Sherly heran,sambil kembali duduk.


“Hari ini kan waktunya makan siang,gimana kalau aku suruh koki yang ada di perusahaan, untuk masak makan siang untuk kita berdua”ucap Alex menjelaskan.


Setelah itu,Alex pun langsung memanggil Fani yang sedang menunggu di luar,karena ia tahu,jika Sherly datang ke sini bersama Fani,otomatis Fani pun ada di sini.


Dan Fani yang mendengar itu,ia pun berjalan masuk ke dalam ruangan milik Alex.


“Ada apa tuan?”tanya Fani saat ia telah sampai di hadapan Alex.


“Suruh koki untuk memasak makan siang untuk kita berdua”perintah Alex.

__ADS_1


Fani yang mendengar itu,ia pun hanya mengangguk,dan setelah itu,Fani pun keluar dari ruangan milik Alex.


Dan tak lama setelah itu,Fani datang bersama dengan koki,dan membawa makanan untuk Alex dan Sherly.


Kemudian Fani dan koki itu meletakan makanan itu di meja makan.


Setelah itu,Fani dan koki tersebut pun menunduk kan kepala tanda pamit,lalu mereka pun keluar dan meninggalkan Alex dan Sherly.


“Ini kamu yakin kita bakal habis makan sebanyak ini”tanya Sherly terperangah,saat melihat banyak makanan yang terhidang di atas meja.


“Iya,kenapa muka kamu kayak kaget begitu?,


aku yakin ini semua bakal habis kok,kan kita makannya berdua,bukan sendiri,jadi kita berdua bakal menghabiskan makanan ini”ucap Alex panjang lebar.


“Tapi...”ucap Sherly hendak protes.


Sedangkan Alex,ia pun hanya mengambil sendok,dan mengambil nasi beserta lauk pauknya dengan menggunakan sendok tersebut.


Kemudian sendok yang berisi lauk pauknya itu,ia suapkan ke dalam mulut Sherly yang hendak protes.


Sedangkan Sherly hanya diam,sambil mengunyah makanan itu,kemudian ia pun menatap ke arah sekitar ruangan Alex yang sepi,dan hanya ada mereka berdua saat ini.


“Aaaaa”ucap Alex saat hendak menyuapi Sherly lagi.


Sherly yang melihat itu,ia pun membuka mulutnya dan Alex pun langsung menyuapi Sherly.


Sherly pun terus mengunyah sambil menatap ke arah Alex.


“Kok kamu nggak makan sih?”tanya Sherly sambil menelan makanannya.


Alex yang melihat itu,ia pun mengambil air minum yang ada di hadapannya,dan membantu Sherly untuk minum.


Alex mengarahkan air minum itu dengan hati-hati ke mulut Sherly,sedangkan Sherly hanya meneguk air minum itu untuk menghilangkan rasa hausnya.


Tak lama setelah itu,Alex pun menaruh kembali gelas yang berisi air minum itu ke tempatnya semula.


“Aku nggak bisa makan sendiri,kamu nggak lihat apa,kalau aku ini sedang menyuapi kamu makan,jadi bagaimana bisa aku makan kalau kamu saja belum selesai makannya”ucap Alex beralasan.

__ADS_1


“Alasan,bilang aja kamu ingin di suapin”ucap Sherly tahu akan keinginan Alex itu.


Setelah itu,Sherly pun mengambil sendok dan mengambil nasi dan lauk di piring yang sama,dengan piring di mana Alex menyuapi ia tadi


Dan akhirnya Sherly pun menyuapi Alex,sedangkan Alex menerima itu dengan senang hati,Alex mengunyah makanan yang ada di mulutnya dengan cepat dan semangat.


Dan tak lama acara makan pun selesai.


“Aku nggak nyangka kamu bakal serakus ini,coba kamu lihat!,makanan yang tadi masih banyak di piring-piring yang berbeda,kini habis tak tersisa,dan kamu sendiri lah yang habisin ini semua”ucap Sherly tak habis pikir.


“Ya kan, kamu makan juga,berarti kamu juga ikut habisin makanan ini”ucap Alex tak mau kalah.


“Enak aja,aku tuh tadi makan sedikit,dan pas aku liat kamu nggak ikut makan,aku langsung suapin kamu,dan ternyata kamu mampu menghabiskan itu sendirian”ungkap Sherly dengan tak percaya.


“Ya kan,aku merasa enak pas kamu suapin tadi,makanya aku terus ngunyah sampai nggak kerasa makanan di depan aku itu udah habis”ungkap Alex menjelaskan.


“Bilang aja kamu itu rakus”ejek Sherly.


“Beneran,aku nggak pernah sebanyak dan seenak ini saat makan dulu”ungkap Alex bersungguh-sungguh.


“Ya sudah,kalau gitu aku pamit pulang duluan ya?”ucap Sherly pamit karena ia telah cukup lama berada di perusahaan .


Setelah itu,Sherly pun langsung berdiri dari duduknya,dan Alex yang melihat itu,ia pun ikut bangkit.


“Ya sudah,tapi kamu hati-hati di jalannya,


jangan lupa nanti kalau kita makan bersama kamu suapin aku lagi ya?”ucap Alex sambil menatap ke arah Sherly.


“Gimana ya?, aku pikir-pikir dulu deh,tapi ada imbalannya enggak nih kalau aku suapin kamu?”tanya Sherly berniat menggoda dan menjahili Alex.


“Kamu ini bisa aja”ucap Alex sambil mengusap rambut Sherly dengan gemas.


Karena Alex tahu Sherly hanya ingin bersikap jahil kepadanya.


“Kamu,kalau ingin usap rambut aku ya tinggal usap aja,tapi jangan sampai lecek kayak gini dong”ucap Sherly sambil memegang rambutnya yang terlihat sedikit kusut.


Karena Alex sedikit keras mengusap rambut Sherly tadi,di karena kan Alex merasa gemas akan kelakuan Sherly.

__ADS_1


__ADS_2